sign up SIGN UP

LIFE

6 Hal yang Harus Kamu Ketahui Sebelum Menginjak Usia 25 Tahun

ira syafira | Sabtu, 20 Mar 2021 13:15 WIB
6 Hal yang Harus Kamu Ketahui Sebelum Menginjak Usia 25 Tahun
caption
Jakarta -

Tanpa kita sadari, waktu semakin cepat berlalu. Tiba-tiba kamu sudah bertambah umur dan mulai dianggap dewasa oleh orang di sekitar setelah menginjak usia 20 tahun lebih.

Seperti ketika kamu sudah berusia 25 tahun, meski masih tergolong usia muda, ternyata sering dianggap menyeramkan bagi banyak orang yang belum menginjak usia tersebut. Bayang-bayang masa depan, karir, percintaan yang dituntut mengalami kemajuan, hingga pertemanan yang semakin sempit. Banyaknya tekanan seakan membuat dada ini sesak untuk bernapas. Usia ini akan dianggap sebagai orang dewasa dengan banyak tanggung jawab yang sudah harus dipenuhi.

Untuk mengatasi beberapa masalah tersebut, Beautynesia sudah merangkum 6 hal yang harus kamu ketahui sebelum menginjak usia 25 tahun. Berikut penjelasannya!

Belajar Menabung

foto: belajar menabung/id.pinterest.com/Mandy A
foto: belajar menabung/id.pinterest.com/Mandy A

Jangan pernah boros jadi orang, kamu harus ingat hal itu. Meski sudah berpenghasilan, bukan berarti kamu bisa menghamburkan uangmu begitu saja. Justru kamu harus mulai menabung untuk membiayai hidupmu sendiri. Lakukan perhitungan ulang dan hapus pengeluaran yang tidak mendesak, maka kamu akan melihat berapa banyak yang sebenarnya bisa kamu simpan.

Mulai tahun ini, rencanakan setiap pengeluaran kamu. Simpan dana berlebih untuk situasi mendadak atau impian-impian yang belum sempat terealisasikan. Uang mungkin mudah dicari, tapu kamu harus lebih pandai dalam mengelola kemampuan finansial. Jangan sampai terlalu menuruti hawa nafsu hingga berujung utang, ya!

Belajar Membuat Perencanaan

foto: membuat perencanaan/id.pinterest.com/Keith M Rhodes
foto: membuat perencanaan/id.pinterest.com/Keith M Rhodes

Walaupun kita tidak tahu apa yang akan terjadi di masa depan, tidak ada salahnya untuk menyusun perencanaan jangka panjang dan juga jangka pendek. Jika masih kesulitan, kamu bisa memulai dengan membuat rencana aktivitas harian dan memberi tanda jika kamu sudah mencapai target. Selain itu, kunci dari rencana jangka panjang adalah menyertakan langkah-langkah yang akan kamu lakukan untuk menggapainya.

Katakanlah kamu pengen hidup tanpa bekerja keras setiap harinya, maka kamu juga harus mencari beberapa cara untuk mewujudkan itu. Salah satu contoh, kamu bisa mempelajari skema investasi saham yang sedang diminati belakangan ini.

Coba untuk Mencintai Diri Sendiri

foto: mencintai diri sendiri/id.pinterest.com/Josefin Dahlberg
foto: mencintai diri sendiri/id.pinterest.com/Josefin Dahlberg

Memuji orang lain terkadang lebih mudah dilakukan dibanding harus memuji diri sendiri. Walaupun, tindakan kamu kepada diri sendiri tampaknya jauh lebih keras dibandingkan pada orang lain. Hal ini bisa adalah salah satu sebab dari ketidakmampuan individu untuk mencintai diri sendiri. Padahal, mencintai diri sendiri akan menjadikan hidupmu berjalan jauh lebih mudah.

Meski tidak gampang, kamu harus mencoba dan mempelajarinya. Cara paling sederhana yang bisa dilakukan adalah dengan memperhatikan kesehatan diri sendiri serta kebersihan di sekitarmu. Merawat diri ini akan membentuk kepedulian terhadap tubuh itu sendiri. Selain itu, kamu juga bisa mencoba dengan memuji diri sendiri ketika berhasil menyelesaikan sesuatu. Cukup sepele, tapi akan sangat berarti.

Belajar Memperlakukan Orang Lain dengan Baik

foto: memperlakukan orang dengan baik/id.pinterest.com/stocksy united
foto: memperlakukan orang dengan baik/id.pinterest.com/stocksy united

Sebagai makhluk sosial, kita tidak bisa lepas dari rutinitas interaksi ke sesama orang. Baik itu dalam hal personal atau bahkan profesional. Dalam proses interaksi tersebut tentu tidak ada yang lebih baik daripada memperlakukan orang lain dengan sikap yang sopan. Seperti mengucapkan kata ‘terima kasih’ dan ‘tolong’ yang sudah harus tertanam dalam diri kita.

Ketika kita mampu berucap dan bertingkah laku baik terhadap orang lain, tentu mereka akan lebih terbuka untuk menerima kita. Selain itu, memperlakukan orang baik terlepas dari latar belakang mereka juga bisa menjadi dasar etika yang baik.

Mencoba Petualangan atau Hal Baru dalam Hidup

foto: mencoba hal baru/id.pinterest.com/Helena Bradbury
foto: mencoba hal baru/id.pinterest.com/Helena Bradbury

Mempertahankan diri pada zona nyaman terkadang terdengar lebih tenang, akan tetapi itu bisa membuat kamu merasa bosan nantinya. Selain bosan, hidup kamu pada zona aman hanya tidak akan membuatmu belajar sebuah pengalaman baru.

Sebaiknya, kamu harus mencoba hal-hal yang belum pernah dihadapi sebelumnya. Jika kamu sering traveling bareng teman misalnya, tidak ada salahnya untuk mencoba solo traveling ke tempat baru yang belum pernah kamu kunjungi sebelumnya. Selain memperbanyak pengalaman, kamu juga bisa belajar menyelesaikan masalah-masalah yang belum pernah kamu temui dan selesaikan seorang diri.

Memperbanyak Waktu untuk Sendiri

foto: meluangkan waktu sendiri/id.pinterest.com/Alicia Lund
foto: meluangkan waktu sendiri/id.pinterest.com/Alicia Lund

Walaupun terdengar aneh, meluangkan waktu untuk diri sendiri dari segala rutinitas itu sangat penting untuk kamu lakukan. Terutama ketika kamu dihadapkan dengan pilihan antara nongkrong bareng teman atau jalan bareng pasangan, namun di satu sisi kamu sudah merasa cukup lelah setelah seharian bekerja.

Situasi seperti ini harus bisa kamu hadapi, jangan segan-segan untuk berkata ‘tidak’ jika kamu memang ingin beristirahat. Kamu tidak perlu menghabiskan setiap waktumu dengan orang lain. Sebelum menginjak usia 25, belajarlah untuk berkata ‘tidak’ sehingga kamu bisa mendapat apa yang kamu inginkan.

 

(mel/mel)

Our Sister Site

mommyasia.id