sign up SIGN UP

Kisah Gadis Jenius 10 Tahun, Adhara: IQ-nya Melebihi Einstein, Kini Kuliah di 2 Jurusan, dan Sempat Depresi

Raudiya Nurfadilah H | Senin, 13 Sep 2021 08:45 WIB
Kisah Gadis Jenius 10 Tahun, Adhara: IQ-nya Melebihi Einstein, Kini Kuliah di 2 Jurusan, dan Sempat Depresi
Adhara Pérez Sánchez, gadis 10 tahun yang IQ-nya melebihi Einstein/ Foto: Instagram/ @adhara_perez11

Beauties, pasti kamu sudah tidak asing dengan tokoh dunia Albert Einstein dan Stephen Hawking yang dikenal jenius dengan masing-masing diperkirakan memiliki IQ 160. Namun, baru-baru ini gadis berumur 10 tahun tengah menjadi sorotan karena kejeniusannya yang dinilai melebihi Einstein maupun Hawking.

Gadis jenius bernama Adhara Pérez Sánchez asal Meksiko itu, mengejutkan dunia karena di usia yang masih belia, ia sudah berkuliah di Universidad CNCI, Meksiko dengan mengambil dua jurusan sekaligus yakni di bidang teknik sistem dan teknik industri dengan fokus pada matematika.

Adhara merupakan gadis cilik yang jenius
Adhara Pérez Sánchez gadis cilik yang jenius/ Foto: Instagram/ @adhara_perez11

Melansir Daily Star, Adhara diketahui mencetak skor IQ hingga 162, nilai tersebut lebih tinggi dua angka dari Einstein dan Hawking, dua pria terpandai yang pernah hidup karena kecerdasannya.

Kejeniusan Adhara pun diketahui sudah terlihat sejak ia berusia tiga tahun. Ketika anak seusianya sedang belajar menyusun balok, mengombinasikan kata menjadi kalimat, dan sebagainya, justru Adhara sudah belajar membaca, mulai menyusun 100 potongan teka-teki, bahkan sudah belajar aljabar. Bukan hanya itu, untuk mengisi waktu luang, Adhara senang mempelajari tabel periodik, hebat banget ya, Beauties!

kejeniusan Adhara terlihat sejak berusia 3 tahun
Kejeniusan adhara terlihat sejak berusia 3 tahun/ Foto: Instagram/ @adhara_perez11

Namun di usia tiga tahun pula, Adhara didiagnosis mengalami sindrom Asperger. Mengutip laman People, sindrom tersebut termasuk dalam spektrum autisme, gangguan perkembangan yang dapat menyebabkan kesulitan dalam berinteraksi sosial. Sehingga Adhara sempat mendapat perlakuan kurang menyenangkan dan menjadi bahan ejekan teman-temannya yang memanggil dirinya dengan sebutan “aneh” dan “culun”.

“Saya melihat Adhara sedang bermain di sebuah rumah kecil dan mereka (teman-temannya) menguncinya dan mulai meneriakkan ‘oddball, aneh!,” ujar Nallely Sánchez, ibu dari Adhara.

“Dan kemudian mereka mulai memukul rumah kecil itu. Jadi saya berkata, saya tidak ingin dia menderita,” sambungnya.

Karena kejeniusannya, Adhara dianggap aneh oleh teman-temannya
Karena kejeniusannya, Adhara dianggap aneh oleh teman-temannya/ Foto: Instagram/ @adhara_perez11

Karena perlakuan yang dialaminya, Adhara mengalami depresi dan tidak ingin pergi ke sekolah. Sánchez yang menyadari akan keadaan anaknya, akhirnya ia memutuskan untuk mencari bantuan untuk rencana pendidikan yang berbeda setelah Adhara mengatakan bahwa ia tidak ingin pergi ke sekolah lagi dan membawa putrinya ke terapi.

Dari sana terungkap bahwa anaknya memiliki IQ yang sangat tinggi, Adhara pun mulai bersekolah yang khusus anak berbakat. Dalam waktu yang singkat, ia menyelesaikan sekolah dasar pada usia 5 tahun, sekolah menengah pertama pada usia 6 tahun, dan sekolah menegah atas pada usia 8 tahun.

Adhara juga menulis buku mengenai pengalamannya dengan judul yang dapat diterjemahkan menjadi “Jangan Menyerah”, bahkan ditampilkan dalam daftar 100 Most Powerful Women in Mexico versi Forbes Meksiko.

Adhara pun sedang mengembangkan gelang pintar baru yang mampu memantau emosi anak-anak berkebutuhan khusus, mengantisipasi dan mencegah kejang dan yang lainnya.

Adhara bercita-cita untuk menjadi astronot
Adhara bercita-cita untuk menjadi astronot/ Foto: Instagram/ @adhara_perez11

Sánchez juga berencana untuk membawa Adhara ke Amerika Serikat untuk mengikuti ujian masuk di Universitas Arizona, sekolah impian gadis kecil itu. Adhara sekarang sedang belajar bahasa Inggris untuk mempersiapkan kesempatan itu.

“Saya harus tinggal di sana selama tiga bulan untuk belajar dan membiasakan diri mendengar dan berbicara bahasa Inggris,” kata Adhara yang dikutip dari NBC San Diego.

Ia ingin mendalami astrofisika, karena Adhara memiliki cita-cita untuk bergabung dengan NASA sebagai astronot untuk mengubah dunia, bepergian ke luar angkasa, bahkan menjelajahi planet Mars. Luar biasa ya, Beauties!

(fip/fip)

Our Sister Site

mommyasia.id