sign up SIGN UP

Nonton Maraton atau Binge Watching Bisa Berdampak Buruk Lho pada Kesehatan Mental! Ini Penjelasannya

Siti Mukaromah | Selasa, 12 Oct 2021 08:45 WIB
Nonton Maraton atau Binge Watching Bisa Berdampak Buruk Lho pada Kesehatan Mental! Ini Penjelasannya
caption

Tim nonton drama secara maraton mana suaranya, nih? Kebiasaan seperti ini disebut juga sebagai binge watching. Nah, ternyata menonton film atau series secara berturut turut tidak hanya berefek buruk yang bakal ganggu kegiatanmu keesokan harinya.

Ada banyak dampak yang bisa ditimbulkan ketika kamu mulai nonton film secara maraton. Mulai dari insomnia, juga mata yang perih karena terus-terusan memandangi layar monitor.

Dilansir dari laman Foundry, nonton film secara maraton juga bisa berpengaruh pada kesehatan mental. Kok bisa?

Meningkatkan Tingkat Kecemasan, Depresi dan Kesepian

binge watching, mental health, drakor
Nonton maraton atau binge watching/pexels.com/ron lach

Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh para peneliti di University of Texas, Austin, banyak ditemukan korelasi tentang menonton dengan teknik maraton, dengan depresi, kecemasan dan kesepian. Seseorang yang mengalami depresi dan kecemasan biasanya memang diketahui akan lebih banyak menghabiskan waktu untuk menonton serial film.

Mengganggu Jam Tidur

Kamu yang telah melalui berbagai macam adegan mulai dari sedih hingga menegangkan dalam sebuah drama series, mungkin akan sedikit merasa seperti baru saja melalui pengalaman stres atau traumatis ringan, yang akhinya membuatmu tidak merasa kondusif untuk tidur.

Gangguan tidur ini ke depannya dapat berdampak buruk pada kesehatan mental. Karena, sejumlah penelitian menyebutkan, kurang tidur yang kronis dapat dengan cepat merusak kemampuan mental, seperti perhatian, memori kerja, dan regulasi emosional.

Dalam jangka panjang, insomnia sudah dikaitkan dengan risiko depresi berat dan gangguan kecemasan yang lebih tinggi.

binge watching, mental health, drakor
Nonton maraton/pexels.com/Ketut Subiyanto

Mengurangi Kemampuan dan Konsentrasi

Bagian ini merupakan keberlanjutan dari kamu yang kurang istirahat, karena terus-terusan maraton serial kesukaa. Jika sudah seperti ini, kegiatan sehari-hari tidak akan berjalan dengan lancar. Hingga bukan hal yang tidak mungkin pekerjaanmu akan mulai berantakan karena kurang istirahat.

Mempertahankan Rasa Kesepian

Beauties, dalam menonton film yang berdurasi 1-2 jam kamu mungkin bisa saja mengajak beberapa teman atau pacarmu. Tapi, jika sudah masuk ranah maraton serial film dalam beberapa malam, kamu kemungkinan besar akan melakukannya sendirian.

Sadar atau tidak, kegiatan yang kamu lakukan ini sama saja dengan melanggengkan rasa kesepianmu. Kamu mungkin jadi menolak untuk bersosialisasi ke luar, karena lebih memilih menonton di rumah.

binge watching, mental health, drakor
Susah move on dari film/pexels.com/cottonbro

Merasa Kecewa Ketika Tontonan Sudah Berakhir

Tidak sedikit sutradara yang sengaja mengatur film atau serial dramanya agar berakhir dengan scene menggantung, artinya penonton tidak disajikan ending yang bahagia maupun sedih sehingga membuat para penonton overthinking dengan ending yang mereka inginkan, atau ada pula sutradara yang sudah menyiapkan akhir bagi film yang sudah mereka garap.

Nah, ending seperti apapun yang sudah disajikan oleh para sutradara film, jika kamu merasa suka dengan film yang kamu tonton. Kecenderungannya kamu susah move on dari serial atau film yang sedang kamu tonton secara maraton, hingga kecewa jika film tersebut berakhir.

Beauties, menonton film memang menjadi salah satu me time yang sangat menyenangkan. Namun jangan sampai hal itu sampai mengganggu kesehatan mental atau kegiatan keseharianmu ya.

----------------

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk gabung ke komunitas pembaca Beautynesia B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!

(fip/fip)

Our Sister Site

mommyasia.id