sign up SIGN UP

Ramai Orang Kaya Jual Aset Diduga BU Terdampak Covid-19, Tapi Ada Juga Lho yang Justru Asetnya Meningkat! Apa Rahasianya?

Fina Prichilia | Rabu, 06 Oct 2021 20:00 WIB
Ramai Orang Kaya Jual Aset Diduga BU Terdampak Covid-19, Tapi Ada Juga Lho yang Justru Asetnya Meningkat! Apa Rahasianya?
caption
Jakarta -

Fenomena orang kaya menjual aset, mulai dari rumah, kendaraan, juga jam tangan mewah, menjadi perbincangan hangat netizen. Benarkah mereka jatuh miskin karena pandemi covid-19?

Ekonom Bank Permata Josua Pardede, mengungkap, fenomena ini tidak bisa dilihat secara luas memukul rata semua orang kaya, Beauties. Menurutnya, hal ini terjadi hanya kepada segelintir orang tajir saja.

Tapi, dia juga tidak memungkiri bahwa banyak juga orang kaya saat ini mengalami kekurangan uang untuk memenuhi kebutuhannya. Demikian dilansir dari laman detikFinance.

Diduga Pengusaha Kelas Menengah dan Sedang yang Jual Aset

Rumah-rumah orang kaya atau tajir di kawasan elit seperti Pondok Indah dan Menteng dijual. Begini penampakan rumahnya.Rumah-rumah orang kaya atau tajir di kawasan elit seperti Pondok Indah dan Menteng dijual. Begini penampakan rumahnya./ Foto: Sylke Febrina Laucereno/Detikcom

Memang, nggak satu atau dua orang, tetapi banyak orang kaya yang diketahui lagi sibuk obral aset mereka. Menurut Josua, kemungkinan ini terjadi pada pengusaha menengah dan sedang.

Mereka menjual aset, seperti sedang berjuang mempertahankan usahanya juga untuk memenuhi kebutuhan.

Fenomena Divergensi

Ketika ada orang yang hartanya terus berkurang, di sisi lain ada orang kaya yang justru hartanya malah meningkat. Inilah yang dinamakan fenomena divergensi di kelas menengah atas.

"Di satu sisi jumlah orang kaya di Indonesia bertambah selama pandemi. Tapi ada juga orang kaya yang turun kelas," kata Direktur Center of Economic and Law Studies (Celios) Bhima Yudhistira, dikutip dari detikFinance.

Orang kaya yang posisinya sekarang lagi nggak menguntungkan, menurut Bhima merupakan pengusaha atau pebisnis yang masuk di sektor-sektor yang melemah imbas pandemi. Misalnya sektor properti, retail, ataupun pusat perbelanjaan.

Bhima melanjutkan, saat ini orang-orang tersebut lebih baik memiliki uang secara cash ataupun instrumen investasi yang menguntungkan. Maka dari itu, demi mengurangi beban, sebaiknya aset-aset yang kurang menghasilkan dijual.

"Untuk orang kaya yang berada di sektor yang salah ini, salah satu cara untuk bisa selamat adalah dengan pegang cash, kalau investasi pun ke instrumen yang benar-benar beri untung lebih tinggi," saran Bhima.

Penghasilan Si Kaya yang Makin Kaya

gemini mudah mendapatkan uangilustrasi mudah mendapatkan uang /Foto: Unsplash/ Sharon Mccutcheon

Merangkum dari berbagai sumber, penghasilan orang kaya bisa bertambah karena mereka nggak cuma mengandalkan gaji bulanan aja, Beauties. Yakni juga dari investasi, yang mana bisa menjadi penghasilan yang menggiurkan, bahkan bisa lebih besar daripada gaji bulanan.

Contohnya, Budi Hartono yang merupakan orang terkaya di Indonesia pada 2021, kekayaannya meningkat lebih dari 50%, wah luar biasa ya!

Bila kamu tertarik untuk berinvestasi, pastikan untuk mempelajarinya dulu alias bukan cuma ikut-ikutan aja. Tetap semangat meng-upgrade diri, Beauties.

-------------

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk, gabung ke komunitas pembaca Beautynesia B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!

(fip/fip)

Our Sister Site

mommyasia.id