sign up SIGN UP

Suasana Hati Jadi Sendu Saat Cuaca Mendung? Kemungkinan Kamu Mengalami Seasonal Affective Disorder!

Friska NR | Senin, 27 Sep 2021 06:00 WIB
Suasana Hati Jadi Sendu Saat Cuaca Mendung? Kemungkinan Kamu Mengalami Seasonal Affective Disorder!
caption

Beauties, pernahkah kamu mendengar tentang Seasonal Affective Disorder? Istilah tersebut mengacu pada kondisi gangguan mental yang membuat seseorang merasa lebih murung dan sedih saat musim dingin atau musim hujan dibanding pada musim-musim lainnya.

Seasonal affective disorder umumnya terjadi saat cuaca mendung terus-menerus dan tidak ada sinar matahari. Gangguan ini bukan hanya sekadar bad mood, namun termasuk dalam salah satu tipe depresi dan dikenal juga dengan sebutan 'depresi musiman'.

Mengenal Seasonal Affective Disorder

seasonal affective disorder
Seasonal affective disorder/Foto: Pexels/Miggy Rivera

Dilansir dari Mayo Clinic, seasonal affective disorder (SAD) adalah tipe 'depresi musiman' yang seringkali terjadi dan berakhir di waktu yang sama setiap tahunnya. Pada negara 4 musim, orang yang mengidap SAD akan mulai merasakan perasaan murung dan depresi pada akhir musim gugur dan berlanjut pada bulan-bulan di musim dingin. 

Sedangkan dalam jurnal penelitian yang diterbitkan Pub Med Central, terdapat juga kasus-kasus SAD yang terjadi di negara tropis. Bahkan, gejala SAD juga dapat muncul pada musim semi atau musim panas, meskipun kasusnya sangat jarang.

Apa Saja Gejala SAD?

seasonal affective disorder
Perasaan sedih mendalam menjadi salah satu gejala seasonal affective disorder/Foto: Freepik/Kitz Corner

Seasonal affective disorder dapat mempengaruhi suasana hati, pikiran hingga perilaku seseorang secara signifikan setiap kali memasuki musim dingin atau musim hujan. Tidak hanya menimbulkan perasaan sedih yang berlebihan, berikut gejala-gejala yang sering muncul pada pengidap SAD:

  • Merasa depresi hampir setiap hari
  • Memiliki energi yang rendah, kurang bersemangat
  • Memiliki masalah tidur
  • Kehilangan minat untuk beraktivitas
  • Merasa murung, sedih dan gelisah
  • Kesulitan konsentrasi
  • Merasa putus asa, tidak berharga, bersalah dan tidak percaya diri
  • Dalam kasus yang parah, sering memikirkan tentang kematian dan bunuh diri.

Pengobatan SAD

seasonal affective disorder
Terapi pengobatan seasonal affective disorder/Foto: Freepik/Freepik

Meskipun belum diketahui penyebab spesifik SAD secara pasti, namun para ahli berpendapat kurangnya paparan sinar matahari menjadi salah satu pemicu munculnya gangguan mental ini. Pasalnya, kekurangan sinar matahari memang bisa berdampak pada menurunnya level serotonin, yaitu zat kimia yang mengatur suasana hati di dalam otak.

Oleh karena itu, pengobatan untuk seasonal affective disorder biasanya berupa terapi cahaya yang kemudian diikuti dengan psikoterapi dan pemberian obat-obatan. Pengidap SAD juga dianjurkan untuk menerapkan gaya hidup sehat seperti berolahraga secara teratur dan melakukan latihan mengelola stres.

---------------------

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk gabung ke komunitas pembaca Beautynesia B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!

(fip/fip)

Our Sister Site

mommyasia.id