sign up SIGN UP

Mengganggu Kualitas Hidup, Inilah Dampak Buruk Fobia Bagi Kesehatan Mental dan Cara Mengatasinya

Ade Irma Suryani | Selasa, 21 Sep 2021 15:30 WIB
Mengganggu Kualitas Hidup, Inilah Dampak Buruk Fobia Bagi Kesehatan Mental dan Cara Mengatasinya
caption

Seperti yang telah diketahui, fobia merupakan suatu ketakutan yang berlebihan dan tidak wajar terhadap sesuatu yang biasanya tidak membahayakan. Baik itu ketakutan saat melihat suatu benda, hewan, orang, saat berada di suatu tempat, atau ketika menghadapi situasi tertentu. Ketakutan yang berlebihan tersebut tergolong ke dalam gangguan kecemasan. 

Tentu hal ini akan ikut berpengaruh pada kesehatan mental seseorang, karena membuat kondisi emosi seseorang menjadi terganggu. Untuk itu, ketahuilah beberapa dampak fobia bagi kesehatan mental dan sekaligus cara mengatasinya di bawah ini, Beauties!

1. Perasaan Malu

Fobia yang dialami bisa membuat seseorang menjadi malu dengan orang lain.
Perasaan Malu/ Foto: pexels.com/Keira Burton 

Tak dapat dipungkiri, fobia yang dialami seseorang memang bisa membuatnya menjadi minder dan malu pada orang lain. Seperti halnya seorang perempuan yang memiliki fobia terhadap laki-laki berjenggot.

Orang yang mengalami fobia seperti ini tentu akan menunjukkan rasa takut berlebihan, cemas, berkeringat, napas yang memburu dan bahkan mungkin akan berteriak histeris ketika berhadapan dengan laki-laki berjenggot. Tak ayal, hal ini dapat memicu perasaan malu dan tak enak pada orang yang bersangkutan dan sekitarnya.  

2. Diliputi Kecemasan Hingga Depresi

Fobia dapat membuat seseorang terus diliputi Kecemasan hingga gangguan depresi.
Diliputi Kecemasan Hingga Depresi/ Foto: pexels.com/Kat Jayne 

Fobia memang termasuk ke dalam salah satu gangguan kecemasan. Orang yang mengalami fobia tentu memiliki rasa cemas yang berbeda dengan rasa cemas biasa. Karena itulah, hal ini dapat mengganggu kualitas hidup seseorang.

Apalagi jika fobia yang dialami berkaitan erat dengan aktivitas kehidupan sehari-hari. Tentu seseorang akan mengalami kesulitan dalam menghindarinya, sehingga semakin diliputi oleh kecemasan. Jika tidak ditangani dengan baik, maka hal ini juga dapat berefek ke depresi, penyalahgunaan obat-obatan, alkohol, hingga bunuh diri. 

3. Merasa Terisolasi

Fobia yang dialami dapat membuat seseorang merasa terisolasi.
Merasa Terisolasi/ Foto: pexels.com/Alex Green 

Fobia yang dialami oleh seseorang juga dapat membuatnya merasa terisolasi. Penderita tentu akan berusaha menghindari tempat atau situasi yang dapat menyebabkannya mengalami fobia.

Hal ini juga bisa membuat seseorang jadi menghindari kontak dengan keluarga dan teman, sehingga ikut berpengaruh buruk pada hubungan tersebut. Seseorang pun akan merasa dirinya begitu berbeda dan akhirnya menjadi pribadi yang tertutup. Perasaan terisolasi ini tentu akan membuat seseorang menjadi stres hingga berpotensi menyebabkan depresi.

Cara Mengatasi Fobia

Tentunya fobia yang dialami juga dapat diatasi.
Cara Mengatasi Fobia/ Foto: pexels.com/cottonbro

Setelah mengetahui beberapa dampak buruk dari fobia seperti yang dijelaskan di atas, maka jelaslah bahwa fobia yang dialami ikut berpengaruh pada kesehatan mental seseorang. Sementara itu, kesehatan mental dipengaruhi oleh beberapa hal, seperti pengalaman hidup, riwayat gangguan mental dalam keluarga, hal yang tak menyenangkan, riwayat penyakit yang dialami, lingkungan, dan sebagainya. 

Melihat begitu pentingnya kesehatan mental, maka penyakit mental seperti fobia perlu ditangani dengan baik. Untuk mengatasi penyakit fobia tersebut bisa dilakukan dengan beberapa cara, yaitu dengan menghadapi fobia secara perlahan, teknik relaksasi, dan berolahraga dengan rutin. Jika masih belum berhasil, maka pengidap fobia perlu berkonsultasi dengan psikolog atau psikiater. 

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk gabung ke komunitas pembaca Beautynesia B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!

(ria/ria)

Our Sister Site

mommyasia.id