sign up SIGN UP

RELATIONSHIP

5 Tanda Hamil Anak Kembar yang Perlu Diketahui

tjitradewi | Kamis, 14 Jan 2021 09:30 WIB
5 Tanda Hamil Anak Kembar yang Perlu Diketahui
caption

Kehamilan menjadi salah satu momen yang ditunggu bagi pasangan yang ingin memiliki keturunan. Biasanya saat tengah hamil, orang tua langsung menerka-nerka jenis kelamin si jabang bayi yang ada di kandungan.

Ada mitos bahwa jika sang ibu jadi gemar dandan, kulitnya lebih cerah, dan suka makan buah maka sedang mengandung anak perempuan. Sebaliknya, jika sang ibu malas dandan, kulitnya kusam, dan gemar makan daging maka anak yang dikandungnya laki-laki.

Nah, kalau anak kembar apa ya ciri-cirinya? Bukan sekedar mitos, seperti dilansir dari HaiBunda, berikut lima tanda jika seseorang hamil anak kembar!

1. Detak Jantung

Ilustrasi detak jantung
Ilustrasi detak jantung (freepik)

Pada kasus kehamilan kembar, umumnya dokter yang telah berpengalaman bisa mendeteksi detak jantung pada janin. Akan tetapi, cara ini tetap memiliki kelemahan. Sebab, detak jantung tunggal pada janin mudah dideteksi pada beberapa bagian perut ibu. 

2. Hormon hCG Tinggi

Ilustrasi ibu hami
Ilustrasi ibu hamil (freepik)

Hormon hCG adalah hormon khusus yang hanya terdapat pada ibu hamil. Pada kehamilan janin kembar, hormon hCG pada tubuh ibu cukup tinggi. Tapi ibu perlu waspada karena tingginya hCG bisa saja disebabkan oleh kasus hamil anggur. Oleh karena itu dibutuhkan pemeriksaan lebih lanjut.

3. Ukuran Rahim Besar

Ilustrasi rahim
Ilustrasi rahim (freepik)

Untuk memeriksanya, bidan dan dokter akan memperhatikan jarak antara bagian atas dari tulang kemaluan hingga bagian atas rahim. Jika seorang ibu mengandung anak kembar, rahim akan lebih meregang sehingga bagian uterus jauh lebih lebar. 

4. USG 

Ilustrasi USG
Ilustrasi USG (freepik)

Melakukan pemeriksaan USG merupakan salah satu cara untuk memastikan apakah seorang ibu hamil bayi kembar atau tidak. Tak perlu melakukan USG 4D, dengan menggunakan USG 2D dokter akan tahu apakah bayi yang dikandung kembar atau tidak.

5. Komplikasi

Ilustrasi
Ilustrasi (freepik)

Mengandung bayi kembar cukup berisiko dan bisa menimbulkan komplikasi. Preeklampsia merupakan komplikasi yang terjadi ketika kehamilan. Proses ini seringkali ditandai dengan peningkatan tekanan darah serta adanya kadar protein yang cukup tinggi di urine ibu hamil. Seseorang yang mengalami kehamilan kembar juga sering mengalami anemia.

(kik/kik)

Our Sister Site

mommyasia.id