sign up SIGN UP

6 Langkah Menghadapi Sikap Orang Tua yang 'Toxic'

Novianty Aulia | Jumat, 05 Nov 2021 23:30 WIB
6 Langkah Menghadapi Sikap Orang Tua yang 'Toxic'
Cara Menghadapi Orang Tua Toxic/Foto:Freepik.com/Gpointstudio

Sikap toxic dapat menjadi 'penyakit berbahaya' yang bisa datang dari siapa pun, sekalipun dari orang yang mungkin nggak kamu sangka, yakni orang tuamu sendiri.

Mengutip Huffington Post, istilah toxic pada orang tua merujuk pada tidak mendukung hingga memanipulasi segala sesuatunya guna membentuk rasa patuh anak terhadapnya. Alhasil, menimbulkan kerusakan emosional dan perkembangan yang signifikan, dan pada akhirnya mungkin berakhir 'terasing' dari anak saat ia dewasa.

Sekalipun mungkin orang tua melakukan hal tersebut dengan alasan niat yang baik, tetapi perasaan tertekan hingga kehilangan jati diri, kerap bisa dialami karena terpaan sikap toxic dari orang terdekatmu.

Meskipun tak mudah, bukan berarti kamu hanya diam dan menerima semua perlakuan toxic tersebut. Berikut ini Beautynesia telah merangkum 6 langkah terbaik untuk menghadapi orang tua toxic. Simak selengkapnya berikut ini.

Berbicara Empat Mata dari Hati ke Hati

Agar lebih saling memahami, ajaklah orang tuamu untuk berbicara dari hati ke hati.
Bukalah pembicaraan yang intim dengan orang tuamu/Foto:Freepik.com/Pressfoto


Bisa saja orang tua memang tidak memiliki niat jahat apa pun terhadap anaknya sendiri. Terkadang, mereka hanya keliru dalam mengambil langkah dan jadi 'menyakitkan' buah hatinya.

Sesekali, bukalah pembicaraan yang intim atau deep talk sembari mengutarakan bagaimana perasaan dan keluhanmu akan sikapnya yang mengganggu. Setelah tuntas, berikan waktu kepada orang tuamu untuk berpikir dan menanggapi pernyataan yang kamu berikan.

Ingat, jangan gunakan paksaan ataupun intonasi yang tinggi ketika berbicara. Tenang sambil mendengarkan secara seksama, menjadi kunci dari pembicaraan dua arah yang baik.

Buatlah Batasan

Agak tidak selalu diatur secara seenaknya, ada baiknya kamu menetapkan batasan yang jelas dengan orang tuamu.
Penjelasan batasan antara kamu dengan orang tuamu/Foto:Freepik.com/Bearfotos


Meskipun terkesan berlebihan, menetapkan batasan dengan orang tua toxic penting untuk dilakukan. Batasan tersebut bertujuan untuk mempertegas bahwa kamu punya zona kehidupan tersendiri yang 'tidak boleh' dilewati oleh campur tangan orang tua.

Melansir dari laman Healthline, seorang psikoterapis, Sharon Martin mengungkap bersikap tegas disertai dengan komunikasi yang jelas ialah cara terbaik untuk menetapkan batasan.

Tidak apa untuk berkata tidak, jika dirasa mereka sudah bertindak terlalu jauh dan menggunakan power yang dimilikinya untuk mengatur hidupmu.

Hindari Berargumen

Tidak akan ada habisnya menghadapi orang tua toxic dengan menggunakan emosi. Daripada membungan energi, tahanlah diri dan jangan tersulut ke dalam argumen yang tidak habisnya.
Jangan tersulut emosi saat beragumen dengan orang tuamu/Foto:Freepik.com.Freepik


Tidak akan ada habisnya jika harus beradu debat dengan seseorang yang dianggap toxic, terlebih pada orang tuamu. Alih-alih selesai, kondisi malah semakin memburuk dan hanya membuat kamu frustasi untuk meladeni segala perkataan yang tidak baik.

Sebisa mungkin alihkan pembicaraan pada hal-hal positif yang jauh dari akar masalah. Tahanlah diri agar tidak terbawa pada adu argumen yang bisa berubah menjadi tindakan tidak sopan dan memancing kemarahan yang lebih parah terhadap orang tuamu.

Berhati-hati terhadap Hal-hal yang Kamu Ceritakan

Tidak segalanya dapat kamu ceritakan mengingat respon orang tua ayang tidak selalu memihak pada diri kamu.
Bedakan mana yang perlu kamu ceritakan dan tidak/Foto:Freepik.com/DCstudio


Tidak selamanya orang terdekatmu dapat diberikan kepercayaan akan segala hal, salah satunya pada kasus orang tua dengan sifat ini.

Dilansir dari laman Psych Central, orang tua toxic menjadi pengecualian utama, untuk selalu berbagai rahasia penting tentang diri kamu. Tidak peduli apa pun yang kamu katakan, kecenderungan mereka akan terus mengkritik dan mengomentarinya, dengan kalimat tidak menyenangkan.

Daripada sakit hati, ada baiknya kamu mengontrol diri kamu sendiri dengan apa yang perlu kamu ceritakan. Bagikan saja hal-hal yang dirasa aman dan nyaman untuk kamu bicarakan.

Buatlah Pendirian yang Kuat terhadap Jalan Hidupmu Sendiri

Bagaimana pun juga ini adalah hidupmu sendiri, tetap bertahan pada pendirian dan tujuan yang kamu yakini benar.
Kuatkan pendirian akan jalan hidupmu/Foto:Freepik.com/Cookies_studio


Wajar untuk selalu mengikuti permintaan terbaik dari orang tua, tetapi dengan sikap toxic, hal ini dapat menjadi salah satu pengecualian yang harus kamu hindari.

Orang tua dengan sikap toxic cenderung sulit merasa puas dan terus-menerus mengatur anaknya untuk mengikuti apa yang mereka inginkan. Sebelum dikendalikan lebih jauh, ada baiknya kamu menentukan dengan tegas seperti apa jalan kehidupan yang ingin kamu jalani.

Cobalah untuk berani membuktikan bahwa kamu mampu melakukan segalanya dengan usahamu sendiri. Buatlah pilihan yang membuatmu merasa baik sesuai dengan nilai yang kamu yakini. Kekuatan inilah yang membuktikan bahwa kamu memiliki harga diri dan kemampuan untuk menjadi diri sendiri.

Jangan Lupa, Sayangi Diri Kamu Sendiri

Jika orang tuamu tidak memberikan perlakuan yang baik maka kamu sendirilah yang harus merawat diri dengan baik.
Perlakukan diri kamu dengan baik/Foto:Freepik.com/Freepik


Menjalani keseharian dengan sikap toxic dari orang terdekat tentunya membuat kamu tertekan. Dilansir dari laman Health Shot, seseorang dengan orang tua toxic memiliki risiko terkena depresi bahkan gangguan kesehatan yang lebih besar daripada umumnya.

Penting bagi kamu untuk dapat menyayangi diri sendiri dengan baik guna menjaga kondisi mental dan tubuhmu. Mulailah dengan hal-hal dasar seperti mengonsumsi makanan bergizi, olahraga dan istirahat yang cukup. Tidak lupa juga untuk membangun hubungan sosial yang baik agar hidupmu selalu positif.

-----------------

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk, gabung ke komunitas pembaca Beautynesia B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!


Our Sister Site

mommyasia.id