sign up SIGN UP

RELATIONSHIP

Dampak Perceraian Terhadap Anak dan Langkah untuk Mengantisipasinya

Rumaysha Milhania | Jumat, 03 Jul 2020 13:00 WIB
Dampak Perceraian Terhadap Anak dan Langkah untuk Mengantisipasinya
caption
Jakarta -

Saat akan melangsungkan pernikahan, semua pasangan tentu mengharapkan hubungan yang langgeng dan abadi hingga maut memisahkan. Sayangnya, kenyataan hidup tidak selalu sejalan dengan keinginan. Banyak pasangan yang mendapatkan masalah dan menemukan perselisihan yang tak lagi ada solusinya. Alhasil, perceraian menjadi jalan keluar dari permasalahan-permasalahan yang kerap terjadi. Meskipun ini selalu dianggap sebagai pilihan yang buruk, terkadang pilihan terbaik dari yang terburuk pun memang harus diambil untuk mengambil jalan terbaik. 

Perceraian orangtua dapat memberikan pengaruh pada tumbuh kembang anak.
Anak-anak/ Sumber: Freepik.com

Sayangnya, pada pernikahan yang sudah dikaruniai momongan, perceraian menjadi hal yang lebih rumit dan kompleks. Pasalnya, ini juga akan mempengaruhi kehidupan si anak setelah kedua orangtuanya bercerai. Nah, berikut ini adalah ulasan mengenai dampak perceraian terhadap anak dan bagaimana cara menanggulanginya.


Sulit Mendapatkan Akses Berinteraksi dengan Salah Satu Orangtua

Meskipun ada banyak dari pasangan bercerai yang mampu menjaga hubungan baik dalam hal pengasuhan anak, tidak sedikit dari mereka yang malah membatasi hubungan anak dengan mantan pasangannya. Tentu hal ini akan berdampak serius pada tumbuh kembang anak di mana ia tidak lagi dapat memperoleh akses interaksi dengan salah satu orangtuanya. Akhirnya, peran ayah atau ibu menjadi hilang dan ini tentu akan berpengaruh pada kondisi psikologisnya.

Perubahan Sikap dan Kecanggungan dengan Orangtua yang Tak Mendapatkan Hak Asuh

Anak-anak korban perceraian kerap mengalami kesepian karena kehilangan sosok ayah dan ibu yang lengkap di rumah.
Anak Kesepian/ Sumber: Freepik.com

Pada beberapa kasus, anak-anak yang kehilangan akses interaksi dengan orangtua yang tidak mendapatkan hak asuh akan cenderung lebih canggung dan sulit akrab. Hal ini akan berdampak pada hilangnya naluri mengenai sosok ibu atau sosok ayah yang selalu ada dan mendampinginya.

Anak remaja korban perceraian akan lebih sering bermain di luar karena hilangan rasa pentingnya keluarga.
Anak Remaja/ Sumber: Freepik

Kehilangan Arti Keluarga

Anak-anak korban perceraian berisiko mengalami masa di mana ia akan kehilangan arti atau makna keluarga. Tentu ini akan sangat disayangkan karena jika dibiarkan mereka akan mencari sumber kebahagiaan lain di luar rumah. Tidak heran jika anak-anak yang lebih besar akan menjadi lebih jarang di rumah dan menghabiskan waktu untuk bermain di luar.

Untuk menghindari dampak ini semakin memburuk, berikut ini adalah beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk meminimalisir dampak perceraian pada anak:

  1. Hindari pertengkaran depan anak di masa-masa awal perceraian.
  2. Buatlah kesepakatan dengan pasangan untuk tetap fokus mengurus dan merawat anak-anak.
  3. Ciptakan jadwal yang adil untuk anak mendapatkan akses interaksi dengan ayah dan ibunya.
  4. Untuk anak-anak yang lebih kecil, luangkan waktu bersama setidaknya satu bulan sekali untuk bermain bersama-sama.

Itulah beberapa hal yang harus kamu tahu tentang dampak perceraian pada anak. Semoga informasi ini bermanfaat, ya!

(arm2/arm2)

Our Sister Site

mommyasia.id