sign up SIGN UP

RELATIONSHIP

Suka Duka Pasangan yang Menjalani Prosedur Bayi Tabung untuk Mendapatkan Momongan

Rumaysha Milhania | Kamis, 17 Sep 2020 20:00 WIB
Suka Duka Pasangan yang Menjalani Prosedur Bayi Tabung untuk Mendapatkan Momongan
Suka Duka Bayi Tabung/ Sumber: Instagram.com/zaskiasungkar15/
Jakarta -

Tidak semua orang dapat dengan alami mendapatkan momongan. Beberapa dari mereka harus menjalani perjuangan panjang untuk bisa menghadirkan anggota baru dalam keluarga kecilnya. Beragam kondisi dan masalah yang harus dikonsultasikan terasa sangat melelahkan. Jangan heran jika para pejuang bayi tabung menjadi salah satu pasangan yang rumah tangganya dipenuhi dengan beragam cobaan dan suka duka.

Tidak memiliki anak kerap menjadi bahan omongan di masyarakat Indonesia. Setelah resmi menikah, kebanyakan pasangan akan mendapatkan pertanyaan tentang kapan mereka akan mendapatkan anak.
Bayi Tabung/ Sumber: Freepik.com

1. Menghadapi Omongan Orang Lain

Tidak memiliki anak kerap menjadi bahan omongan di masyarakat Indonesia. Setelah resmi menikah, kebanyakan pasangan akan mendapatkan pertanyaan tentang kapan mereka akan mendapatkan anak. Hal ini tentu akan menjadi sangat menyakitkan jika pasangan tersebut memang belum diberikan rezeki meskipun sudah mengupayakan.

2. Energi Habis untuk Konsultasi

Saat anak belum juga hadir setelah 2 tahun menikah, biasanya dokter akan mulai memberikan banyak rekomendasi untuk perawatan dan pemeriksaan. Tentu ini akan membutuhkan banyak energi untuk bisa menjalani tiap prosedur dan prosesnya. Belum lagi jika pasangan tersebut harus mencari dokter yang benar-benar pas dan nyaman untuk diajak berkonsultasi.


Menjalani program perencanaan kehamilan tentu akan membutuhkan biaya yang sangat besar. Apalagi jika yang harus dilakukan adalah prosedur bayi tabung.
Bayi Tabung/ Sumber: Freepik.com

3. Biaya yang Besar

Menjalani program perencanaan kehamilan tentu akan membutuhkan biaya yang sangat besar. Apalagi jika yang harus dilakukan adalah prosedur bayi tabung. Mulai dari biaya pemeriksaan hingga beragam rangkaian prosedur panjangnya membutuhkan biaya yang tidak sedikit.

4. Risiko Gagal

Bayi tabung tidak menjamin kehamilan akan terjadi. Zaskia Sungkar juga menceritakan kegundahannya saat menantikan apakah bayi tabung yang dijalaninya akan berhasil. Risiko gagal ini tentu akan sangat menguras emosi, energi, dan biaya. Pasangan yang memiliki dana cukup mungkin tidak masalah jika harus mengulanginya. Namun, mereka yang masih harus mengupayakan biaya dari menabung tentu akan menjadi hal yang sangat menyakitkan. 

Menjalani proses dan perjuangan panjang berdua inilah yang nantinya akan memberikan kedekatan dan keintiman yang lebih baik antar pasangan.
Program Hamil/ Sumber: Freepik.com

5. Mendekatkan Pasangan

Belum adanya buah hati seharusnya menjadi salah satu saat-saat yang tepat untuk mendekatkan dirimu dengan pasangan. Sadari bahwa momongan memang rezeki, tetapi keberadaan kalian satu sama lain merupakan hal penting yang tidak bisa dianggap remeh. Menjalani proses dan perjuangan panjang berdua inilah yang nantinya akan memberikan kedekatan dan keintiman yang lebih baik antar pasangan.

(arm2/arm2)

Our Sister Site

mommyasia.id