sign up SIGN UP

RELATIONSHIP

Waspada, Ini Dampak Pandemi Terhadap Kesehatan Mental Anak

Rumaysha Milhania | Kamis, 25 Feb 2021 09:30 WIB
Waspada, Ini Dampak Pandemi Terhadap Kesehatan Mental Anak
caption
Jakarta -

COVID-19 tidak hanya berdampak pada aspek kesehatan masyarakat secara fisik. Pandemi ini juga berpengaruh pada berbagai faktor kompleks secara mental di mana hidup ini dipenuhi dengan ketidakpastian, isolasi sosial, dan kecemasan. Tidak bisa dipungkiri, hal ini akan berdampak pada kesehatan mental anak-anak dan remaja.

COVID-19 tidak hanya berdampak pada aspek kesehatan masyarakat secara fisik. Pandemi ini juga berpengaruh pada berbagai faktor kompleks secara mental di mana hidup ini dipenuhi dengan ketidakpastian, isolasi sosial, dan kecemasan.
Dampak perkembangan anak-anak di masa pandemi/ Sumber: Freepik.com

Melansir dari Psychiatric Times, anak-anak ternyata menunjukkan lebih banyak risiko terkait dengan konsekuensi COVID-19. Ditambah lagi dengan kesulitan yang dihadapi orangtua dalam menenangkan kecemasan anaknya karena ketidakpastian dalam hidup mereka. Orangtua biasanya mahir membuat rencana untuk anak-anak mereka, tetapi rencana apapun tampaknya mustahil untuk dilaksanakan saat ini. 

Dampak COVID-19 Terhadap Kesehatan Mental Anak

Sebuah survei kuesioner online diberikan kepada 359 anak-anak dan 3254 remaja berusia 7 hingga 18 tahun selama penyebaran COVID-19 di Tiongkok. Kuesioner tersebut mencakup skala depresi, skala kecemasan, dan skala coping style. Hasilnya menunjukkan 22,3% remaja memiliki skor yang menunjukkan gejala depresi klinis lebih tinggi dari perkiraan prevalensi depresi remaja di Tiongkok. Tingkat gejala kecemasan juga meningkat terkait dengan ketidakpastian dan kekhawatiran dengan isolasi hingga kematian.

Sebuah survei kuesioner online diberikan kepada 359 anak-anak dan 3254 remaja berusia 7 hingga 18 tahun selama penyebaran COVID-19 di Tiongkok.
Tumbuh kembang anak di masa pandemi/ Sumber: Freepik.com

Gangguan Mental yang Mengancam Anak-Anak di Masa Pandemi

Beberapa gangguan mental mungkin akan dialami oleh anak-anak selama masa pandemi. Beberapa diantaranya adalah:

Depresi

Depresi berpotensi dialami oleh anak-anak karena tekanan dari ketidakpastian dan keterbatasan yang mereka dapatkan selama pandemi. Larangan untuk beraktivitas seperti biasa membatasi diri mereka dalam mengekspresikan perasaan. Jangan heran jika anak-anak menjadi lebih mudah rewel dan murung selama menghabiskan waktu di rumah.

Gangguan kecemasan

Anak-anak yang tumbuh dan berkembang di masa pandemi juga kerap merasa takut akan penyakit. Pada anak-anak yang lebih besar juga kerap mengalami ketakutan akan kehilangan orang-orang tersayang. Ditambah lagi jika anak-anak mengalami sendiri kehilangan anggota keluarga karena COVID-19.

Gangguan kepribadian

Hilangnya kesempatan untuk bersosialisasi dengan orang lain membuat anak-anak kehilangan momen untuk mengembangkan kepribadian dan karakternya. Jangan heran jika banyak anak-anak menjadi lebih sibuk dengan gadget dan tampak kesulitan untuk berbicara dan berinteraksi dengan orang baru.

Hilangnya kesempatan untuk bersosialisasi dengan orang lain membuat anak-anak kehilangan momen untuk mengembangkan kepribadian dan karakternya.
Kehidupan di masa pandemi/ Sumber: Freepik.com

Nah, itulah beberapa masalah mental yang mungkin akan terjadi pada anak-anak yang tumbuh dan berkembang di masa pandemi. Pastikan kamu selalu memantau dan mendampingi tumbuh kembang anak selama karantina dan isolasi. Hal ini penting untuk memastikan dirinya mendapatkan kebutuhan esensial untuk perkembangannya.

(arm2/arm2)

Our Sister Site

mommyasia.id