sign up SIGN UP

RELATIONSHIP

4 Dampak Buruk Akibat Jarang Bercinta dengan Pasangan

Lifia Mawaddah Putri | Senin, 14 Sep 2020 21:00 WIB
4 Dampak Buruk Akibat Jarang Bercinta dengan Pasangan
Hubungan Seks/freepik.com
Jakarta -

Bukan hanya bisa mempererat hubungan, seks juga memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. Namun apa yang terjadi jika jarang melakukan hubungan intim? Ternyata, ada beberapa dampak kesehatan yang bisa terjadi apabila kamu jarang melakukan seks dengan pasanganmu lho. Hal ini penting untuk kamu ketahui nih, Beautynesian. Yuk simak beberapa dampak buruknya berikut ini!

Sistem Kekebalan Tubuh Melemah

sistem kekebalan tubuh manusia bisa mendapatkan dorongan besar dari seks.
Sistem Kekebalan Tubuh/freepik.com

Di tengah masa pandemi seperti sekarang ini, salah satu upaya yang bisa kita lakukan untuk tetap sehat adalah dengan menjaga kekebalan daya tahan tubuh. Buat kamu yang sudah menikah, selain olahraga, seks juga bisa membantu menjaga sistem kekebalan tubuh lho! Justru jika kamu jarang berhubungan intim dengan pasangan, sistem kekebalan tubuhmu akan melemah. Sebab, sistem kekebalan tubuh manusia bisa mendapatkan dorongan besar dari seks. Hal ini dikarenakan Immunoglobulin A diproduksi selama hubungan intim yang merupakan antibodi untuk melawan virus penyakit.


Mudah Merasa Stres

seks dapat meningkatkan kadar endorfin dan hormon oksitosin yang diproduksi oleh otak sehingga mengurangi efek kortisol atau hormon penyebab stres.
Hubungan Intim/freepik.com

Setiap orang pasti memiliki masalah yang berujung stres. Baik masalah di tempat kerja maupun persoalan lainnya. Nah, dengan melakukan seks, hal ini sebenarnya bisa membantumu meredakan rasa stres lho! Sebaliknya, jika kamu malah terlalu sibuk dan jarang berhubungan intim dengan pasanganmu, justru kamu akan mudah merasa stres dan emosi yang tidak stabil. Hal ini pun telah dibuktikan oleh sebuah studi pada tahun 2005. Studi itu menunjukkan bahwa seks jauh lebih efektif dibandingkan dengan masturbasi. Alasannya karena seks dapat meningkatkan kadar endorfin dan hormon oksitosin yang diproduksi oleh otak sehingga mengurangi efek kortisol atau hormon penyebab stres.

Dinding Vagina Menipis

Ketika wanita memasuki masa menopause, tubuh tidak akan memompa banyak estrogen. Hal inilah yang menjadi penyebab atrofi vagina, dimana dinding vagina akan menipis, kering, dan lebih rentan robek.
Vagina Menipis/freepik.com

Ketika wanita memasuki masa menopause, tubuh tidak akan memompa banyak estrogen. Hal inilah yang menjadi penyebab atrofi vagina, dimana dinding vagina akan menipis, kering, dan lebih rentan robek. Sebab, saat kamu berhubungan intim dengan pasangan, aliran darah dapat membantu menjaga jaringan di area vagina tetap sehat.

Kenaikan Tekanan Darah

Terakhir, jika kamu dan pasangan jarang melakukan hubungan seksual, hal ini akan meningkatkan risiko mengidap tekanan darah tinggi.
Darah Tinggi/freepik.com

Terakhir, jika kamu dan pasangan jarang melakukan hubungan seksual, hal ini akan meningkatkan risiko mengidap tekanan darah tinggi. Pada pasangan yang rajin berhubungan seks, pembuluh darah akan melebar. Oleh karena itu, pengiriman oksigen dan nutrisi ke sel-sel dalam tubuh akan meningkat. Sehingga rajin berhubungan intim dapat mencegah risiko terkena penyumbatan pembuluh darah.

(arm2/arm2)

Our Sister Site

mommyasia.id