sign up SIGN UP

RELATIONSHIP

Apa yang Akan Tejadi Jika Seseorang Berhenti Berhubungan Seks?

Rumaysha Milhania | Senin, 15 Mar 2021 02:00 WIB
Apa yang Akan Tejadi Jika Seseorang Berhenti Berhubungan Seks?
caption

Sama seperti kebutuhan biologis lainnya, seks merupakan bagian penting dalam kehidupan. Ini dia yang akan terjadi saat seseorang berhenti berhubungan seks!

Gangguan Kecemasan

Mungkin seks adalah hal terakhir yang ada di pikiran kamu saat stres. Tapi itu memang cenderung dapat membantu menurunkan kecemasan. Seks tampaknya mengurangi jumlah hormon yang dilepaskan tubuh sebagai respons terhadap stres.

Di sisi lain, kehidupan seks yang aktif bisa membuat seseorang lebih bahagia dan lebih sehat, yang mungkin juga membantu menjauhkan diri kecemasan.

Mungkin seks adalah hal terakhir yang ada di pikiran kamu saat stres. Tapi itu memang cenderung dapat membantu menurunkan kecemasan.
Seks/ Sumber: Freepik.com

Organ Hati Tidak Bekerja dengan Baik

Penelitian mengatakan orang yang berhubungan seks sebulan sekali atau kurang berisiko tinggi memiliki penyakit jantung daripada mereka yang melakukannya dua kali seminggu atau lebih. Ini dikaitkan dengan kemungkinan seseorang yang aktif secara seksual untuk lebih banyak berolahraga dan cenderung tidak cemas atau depresi. 

Daya Ingat Menurun

Semakin tua, seseorang cenderung kehilangan kemampuannya dalam mengingat. Ini mungkin terjadi karena seks sudah tidak sering dilakukan sebagaimana saat muda. Pasalnya, seks yang teratur tampaknya dapat membantu pada peningkatan daya ingat, terutama jika kamu berusia antara 50 dan 89 tahun.

Semakin tua, seseorang cenderung kehilangan kemampuannya dalam mengingat. Ini mungkin terjadi karena seks sudah tidak sering dilakukan sebagaimana saat muda.
Daya Ingat Menurun/ Sumber: Freepik.com

Sistem Kekebalan Tubuh Melemah

Seks yang rutin mampu meningkatkan sistem kekebalan dibandingkan dengan mereka yang lebih jarang melakukannya. Aliran darah yang lancar memicu metabolisme yang baik sehingga daya tahan tubuhmu akan bekerja lebih optimal.

Pada Pria: Masalah Pada Prostat

Dalam satu penelitian, pria yang ejakulasi kurang dari tujuh kali dalam sebulan lebih mungkin terkena kanker prostat dibandingkan dengan mereka yang melakukannya setidaknya 21 kali sebulan.

Sakit dan Nyeri Badan

Seks bisa menjadi cara yang baik untuk mengalihkan pikiran dari rasa sakit dan nyeri yang dialami. Tapi itu lebih dari itu, orgasme juga menyebabkan tubuh melepaskan endorfin dan hormon lain yang dapat membantu meredakan sakit kepala, punggung, dan kaki. Mereka juga dapat membantu nyeri radang sendi dan kram menstruasi.

Orgasme dapat menyebabkan tubuh melepaskan endorfin dan hormon lain yang dapat membantu meredakan sakit kepala, punggung, dan kaki. Mereka juga dapat membantu nyeri radang sendi dan kram menstruasi.
Manfaat Orgasme/ Sumber: Freepik.com

Risiko Masalah Seksual di Masa Depan

Ini mungkin tampak aneh, tetapi "use it" or "lose it" adalah ungkapan yang tepat di sini. Bagi wanita menopause, jaringan vagina bisa menipis, menyusut, dan mengering tanpa hubungan seksual yang teratur. Itu bisa membuat seks menyakitkan dan mengurangi dorongan seksual kamu.

Di sisi lain, beberapa penelitian mengatakan pria yang berhubungan seks kurang dari sekali dalam seminggu memiliki risiko dua kali lebih banyak mengalami disfungsi ereksi (DE) dibandingkan mereka yang melakukannya setiap minggu.

(arm2/arm2)

Our Sister Site

mommyasia.id