sign up SIGN UP

RELATIONSHIP

Seks di Bulan Ramadan, Seperti Apa Aturannya?

Rumaysha Milhania | Sabtu, 24 Apr 2021 05:00 WIB
Seks di Bulan Ramadan, Seperti Apa Aturannya?
caption

Tidak hanya menahan lapar dan haus, saat berpuasa kita semua juga harus menjaga diri dari hawa nafsu. Salah satu yang menjadi pertanyaan besar adalah bagaimana dengan suami istri yang memiliki kebutuhan biologis untuk seks. Nah, berikut ini adalah ulasan mengenai bagaimana aturan untuk berhubungan seks selama bulan Ramadan. Yuk, simak!

Hasrat seksual dan kondisi hormon selama Ramadan

Sebuah penelitian dilakukan di Rumah Sakit Umum Hammad, Doha, mengamati 45 pria dengan fungsi ereksi normal tanpa bantuan obat untuk menilai apakah puasa Ramadan memengaruhi fungsi ereksi dan hasrat seksual. Studi tersebut menyatakan bahwa perubahan fisiologis yang terjadi selama puasa dan penurunan tingkat energi mengakibatkan penurunan hasrat yang signifikan sehingga mempengaruhi frekuensi hubungan intim.

Tidak hanya menahan lapar dan haus, saat berpuasa kita semua juga harus menjaga diri dari hawa nafsu. Salah satu yang menjadi pertanyaan besar adalah bagaimana dengan suami istri yang memiliki kebutuhan biologis untuk seks.
Seks di Bulan Ramadan/ Sumber: Freepik.com

Akan tetapi, tidak bisa dipungkiri bahwa banyak pasangan yang tetap membutuhkan seks sebagai media untuk menghabiskan waktu bersama. Nah, selama bulan Ramadan, tentu ini akan menjadi hal yang membingungkan. Apakah seks benar-benar dilarang selama Ramadan? Simak ulasannya berikut ini.

Seks di bulan Ramadan

Dalam syariah Islam, suami dan istri dilarang melakukan hubungan seksual selama jam puasa Ramadan. Suami istri yang bersetubuh saat puasa Ramadan dan membatalkan puasanya diharuskan melakukan melakukan kaffara dan berpuasa selama 60 hari berturut-turut. 

Aktivitas intim selain penetrasi seksual dapat membatalkan puasa jika melibatkan keluarnya air mani atau cairan seksual lainnya.
Seks di Bulan Ramadan/ Sumber: Freepik.com

Apakah suami dan istri boleh berciuman, berpelukan, atau bersentuhan di bulan Ramadan?

Aktivitas intim selain penetrasi seksual dapat membatalkan puasa jika melibatkan keluarnya air mani atau cairan seksual lainnya. Dalam hal ini, pasangan harus mengganti hari puasa yang terlewat. Itu sebabnya, pasangan diminta menahan diri dari tindakan-tindakan inti tersebut selama jam puasa karena mereka mungkin tidak memiliki kendali atas hasrat seksual mereka.

Apakah mimpi basah membatalkan puasa?

Seseorang yang mendapatkan mimpi basah tetap dapat melanjutkan puasa. Namun, mereka dianjurkan untuk mandi besar dan membasuh seluruh tubuh, sebelum matahari terbenam. Jadi, mimpi basah yang terjadi tanpa diniatkan tidak akan membatalkan puasa.

Aktivitas intim selain penetrasi seksual dapat membatalkan puasa jika melibatkan keluarnya air mani atau cairan seksual lainnya.
Seks di Bulan Ramadan/ Sumber: Freepik.com

Kapan waktu yang diperbolehkan untuk seks di bulan Ramadan?

Saat bulan Ramadan, kamu bisa melakukan hubungan suami istri di malam hari setelah berbuka atau sebelum sahur. Mandi wajib hanya diwajibkan untuk dilakukan sebelum menunaikan sholat. 

Nah, itulah beberapa hal yang harus kamu tahu tentang seks di bulan Ramadan. Semoga informasi ini bermanfaat, ya!

(arm2/arm2)

Our Sister Site

mommyasia.id