sign up SIGN UP

RELATIONSHIP

Pria Wajib Tahu! Ini Fakta-Fakta Menarik Tentang Ejakulasi

Rumaysha Milhania | Kamis, 22 Apr 2021 23:00 WIB
Pria Wajib Tahu! Ini Fakta-Fakta Menarik Tentang Ejakulasi
caption

Ejakulasi saat orgasme pada pria tidak hanya bermanfaat untuk pembuahan dalam proses reproduksi, tetapi juga mengurangi risiko seorang pria terkena kanker prostat. 

Ketika alat kelamin pria dirangsang, ini dapat dapat menghasilkan pelepasan sperma dan air mani dari penis. Stimulasi tersebut dapat terjadi karena adanya rangsangan fisik atau visual seperti berciuman hingga aktivitas intim seksual lainnya.

Orgasme vs Ejakulasi

Orgasme dan ejakulasi memang menggambarkan klimaks dari aktivitas seksual, tetapi keduanya tidak sama. Orgasme adalah kontraksi ritmis yang terjadi saat ejakulasi.

Dengan kata lain orgasme pria dapat berlangsung dari beberapa detik hingga satu menit, tetapi ejakulasi sendiri merupakan kontraksi dari orgasme.

Umumnya ejakulasi terjadi dengan kontraksi yang bertanggung jawab untuk mendorong air mani keluar.

Ejakulasi saat orgasme pada pria tidak hanya bermanfaat untuk pembuahan dalam proses reproduksi, tetapi juga mengurangi risiko seorang pria terkena kanker prostat.
Orgasme/ Sumber: Freepik.com

Orgasme Dikendalikan Otak

Fakta menarik tentang ejakulasi adalah bahwa ejakulasi dikendalikan oleh otak, lebih tepatnya ini dikontrol oleh sistem saraf pusat. Stimulasi alat kelamin ini akan mendorong keluarnya air mani dari testis setelah mengalami rangsangan seksual.

Disfungsi Ejakulasi

Ada tiga disfungsi utama yang terkait dengan ejakulasi:

  1. Ejakulasi dini: Ejakulasi yang terjadi sebelum penetrasi atau segera setelahnya.
  2. Ejakulasi tertunda: Tidak ada ejakulasi setelah orgasme.
  3. Ejakulasi retrograde: Air mani kembali ke kandung kemih saat seorang pria mengalami orgasme.
Penting untuk dicatat bahwa rata-rata pria mengalami ejakulasi dengan mengeluarkan 17 liter air mani dalam hidupnya.
Ejakulasi Dini/ Sumber: Freepik.com

Jumlah Ejakulasi

Penting untuk dicatat bahwa rata-rata pria mengalami ejakulasi dengan mengeluarkan 17 liter air mani dalam hidupnya. Setelah ejakulasi, para pria dianjurkan untuk mengonsumsi cairan seperti jus atau air kelapa, yang mengandung elektrolit, untuk mengisi kembali cairan yang hilang.

Frekuensi Ejakulasi Berdasarkan Usia

Frekuensi ejakulasi bervariasi menurut umur. Semakin tua usia seorang pria, maka frekuensi ejakulasinya akan menurun. Nah, berikut perkiraan kasar terjadinya ejakulasi:

  • 16-19 tahun: lima sampai enam kali seminggu
  • 20-30 tahun: dua hingga empat kali seminggu
  • Di atas 30: satu atau dua kali seminggu
  • Di atas 45: seminggu sekali
Frekuensi ejakulasi bervariasi menurut umur. Semakin tua usia seorang pria, maka frekuensi ejakulasinya akan menurun.
Orgasme saat seks/ Sumber: Freepik.com

Itulah beberapa hal yang harus kamu tahu seputar ejakulasi. Jika kamu merasakan adanya masalah seputar ejakulasi dan orgasme, ada baiknya kamu berkonsultasi pada dokter untuk mendapatkan pemeriksaan dan perawatan yang tepat.

(arm2/arm2)

Our Sister Site

mommyasia.id