sign up SIGN UP

SKINCARE

13 Indikasi Rambut Bermasalah

Zozo | Sabtu, 12 Dec 2015 10:00 WIB
13 Indikasi Rambut Bermasalah
caption
Masalah rambut tak mengenal jenis dan model rambut. Panjang pendek, lurus ikal, hitam pirang, hampir setiap orang pasti pernah mengalami masalah rambut. Masalah rambut ada yang ringan hanya berupa kerontokan beberapa helai hingga kebotakan. Namun ternyata rambut yang bermasalah juga dapat menjadi indikasi adanya gangguan pada tubuh, berikut ulasannya:

Kulit Kepala Bersisik


Beberapa ada yang menganggapnya sama dengan kulit kepala berketombe padahal ini berbeda. Sebuah kerak tebal yang terbentuk di kulit kepala dapat menjadi indikasi adanya psoriasis. Hal ini biasanya dipicu karena terjadi gangguan pada sistem imun tubuh yang salah dalam memberi sinyal perintah sehingga sel-sel kulit tumbuh terlalu cepat. Tak hanya gatal, psoriasis dapat menjadi indikasi adanya penyakit lupus, Crohn, dan juga rheumatoid arthritis.

Rambut Bercabang


Jika rambutmu bercabang itu artinya rambutmu mengalami kekeringan. Tak hanya kulit, rambut juga harus dijaga kelembapannya agar tetap sehat. Rambut kering bisa disebabkan karena terlalu sering mencuci rambut dengan shampoo mengandung bahan kimia yang dapat membuat kuit kepala kering. Tak hanya itu, cat rambut dan hair dryer juga dapat menjadi penyebabnya.

Kulit Kepala Gatal


Tak hanya di wajah, kulit kepala yang normal juga memproduksi sebum untuk menjaga kelembapan rambut. Jika produksi sebum ini kurang maka kulit kepala akan menjadi kering sehingga timbul rasa gatal.
Foto: https://stylesatlife.com/articles/home-remedies-for-itchy-hair/

Rambut Lepek


Folikel rambut yang ada di kulit kepala memproduksi sebum, yaitu minyak alami yang berfungsi menjaga kelembapan kulit kepala. Jika produksi sebum ini berlebihan akan dapat menyebabkan kulit kepala lepek dan berminyak. Kulit kepala lepek dan berminyak dapat menjadi tempat berkembangbiaknya jamur dan bakteri. Inilah penyebab gatal di kulit kepala berminyak.

Rambut Rontok


Produksi hormon tiroid yang tidak seimbang juga dapat menyebabkan rambut rontok karena siklus pertumbuhan rambut berjalan lebih cepat sehingga fase telogen terjadi sebelum waktunya. Gejala ini bisa terjadi karena tubuh terlalu banyak memproduksi hormon stres yang disebut kortisol.

Penipisan Rambut


Kekurangan protein dapat terindikasi dari adanya penipisan rambut dan juga rambut rontok. Jadi jika tiba-tiba kamu merasa rambutmu semakin menipis dan rontok, bisa jadi asupan makananmu kurang mengandung protein.
Foto: https://www.webmd.com/skin-problems-and-treatments/hair-loss/ss/slideshow-womens-hair-loss

Poni Tidak Tumbuh


Kondisi ini juga terjadi ketika rambut kekurangan asupan protein dan juga asam lemak omega 3 yang dapat mendukung rambut untuk tumbuh secara lebat.

Rambut Rusak


Gejala rambut rusak seperti kering dan pecah-pecah juga dapat menganggu penampilan. Sebaiknya hindari hal ini sebelum rambutmu mengalami masalah yang lebih serius. Rambut kasar, kusam, dan kering dapat disebabkan karena dampak radikal bebas seperti polusi udara. Ini menjadi tanda bahwa tubuhmu kekurangan antioksidan sehingga tubuh tidak mampu melawan dampak radikal bebas.
Foto: https://mkfinstitute.com/learn-make-up/the-sun-turning-hair-from-silk-to-straw/

Tumbuh Bulu Halus di Area Wajah


Jumlah bulu halus yang tumbuh terlalu banyak di area tubuh tertentu dapat menjadi salah satu gejala Polycystic Ovarian Syndrome. PCOS juga dapat menyebabkan kerontokan dan kebotakan di area kepala.

Warna Rambut Berubah Menjadi Putih


Rambut yang berubah warna menjadi putih mengindikasikan bahwa orang tersebut memasuki usia tua. Selain itu, pada beberapa orang, rambut yang berubah warna putih bisa dipengaruhi oleh kondisi tubuh yang mengalami stres. Pada saat stres, tubuh memproduksi hormon kortisol yang dapat menghambat folikel untuk menyerap melanin sehingga warna rambut berubah menjadi putih. Adapun warna rambut putih disebabkan oleh faktor keturunan.
Foto: https://www.24medica.com/content/view/2870/77/

Warna Rambut Kusam


Tak hanya merusak kulit, sinar UV matahari juga bisa merusak rambutmu, lho. Pada umumnya, warna rambut orang Indonesia adalah hitam. Namun pada beberapa orang, warna hitam ini mulai memudar sehingga menjadi cokelat atau kemerahan. Hal ini dapat menjadi indikasi bahwa rambut mengalami kerusakan akibat sinar ultraviolet matahari.

Ketombe


Salah satu penyebab ketombe adalah jamur. Kondisi kulit kepala yang terlalu lembap dapat menjadi tempat untuk tumbuh kembangnya jamur. Oleh sebab itu, ketombe tak hanya terjadi pada rambut kering. Untuk menghindari hal ini, jangan biarkan kodisi kulit kepala terlalu lembap. Jagalah kondisi kulit kepala tetap sehat, tidak terlalu lembap maupun terlalu kering.
Foto: https://www.bioscorthailand.com/main/advertorials?lang=th

Gejala Anemia


Anemia terjadi ketika jumlah sel darah merah yang ada di tubuh berada di bawah normal. Hal ini disebabkan karena kurangnya zat besi. Karena tubuh kekurangan darah sebagai alat transportasi untuk mengedarkan sari makanan, akibatnya sari makanan dan nutrisi tidak teralokasi dengan baik, sehingga rambut pun kekurangan nutrisi dan oksigen. Rambut yang kekurangan nutrisi akhirnya melemah dan kemudian rontok.
(ebn/ebn)

Our Sister Site

mommyasia.id