sign up SIGN UP

SKINCARE

Minyak Jelantah Bisa Diolah menjadi Produk Sabun, Apakah Aman?

Nisrina Salsabila | Sabtu, 14 Nov 2020 22:00 WIB
Minyak Jelantah Bisa Diolah menjadi Produk Sabun, Apakah Aman?
caption
Jakarta -

Ladies, apakah minyak goreng di dapurmu sudah dipakai untuk menggoreng lebih dari 3 kali? Kalau iya, sebaiknya jangan digunakan lagi, deh. Minyak yang telah dipakai berkali-kali itu mengandung senyawa karsinogenik pemicu kanker yang terjadi selama proses penggorengan.

Kamu juga harus perhatikan, nih, cara membuang minyak jelantah tersebut. Jangan membuang minyak ke saluran wastafel dapur karena dapat menyumbat pipa saluran air serta menimbulkan polusi air. Hindari juga membuang minyak ini ke tanah karena akan menyebabkan pori-pori tanah tertutup dan tanah menjadi keras juga tercemar.

Terus, bagaimana, dong, cara membuang minyak jelantah yang benar? Agar tidak mencemari lingkungan, gabungkan limbah minyak jelantah bersama limbah lain yang dapat menyerapnya. Atau, jangan salah, nih, minyak jelantah juga bisa disumbangkan, dengan sebelumnya didinginkan dan diletakkan di dalam wadah.

Daur Ulang Menjadi Sabun

Mendaur ulang minyak jelantah menjadi sabun
Hasil sabun minyak jelantah yang sudah jadi/Foto: Pinterest

Faktanya, limbah minyak jelantah bisa didaur ulang menjadi bahan bakar biodiesel, bahkan sabun, loh! Mulai dari masyarakat rumahan, mahasiswa hingga komunitas berhasil membuat sabun dari limbah minyak jelantah ini.

Contohnya seperti, mahasiswa UAD Yogyakarta yang melibatkan kelompok masyarakat setempat serta workshop pengolahan limbah jelantah oleh Yayasan Lengis Hijau di Denpasar, Bali.

Bahkan, seorang ibu rumah tangga di Bantul, Yogyakarta berhasil menjadi pegiat UMKM yang menjual sabun minyak jelantah di bawah label “Sabun Langis”.

Mendaur ulang minyak jelantah menjadi sabun
Produk UMKM Sabun Langis dari minyak jelantah/Foto: www.saran.id

Disamping mudah untuk membuat, bahan-bahannya pun gampang ditemukan di pasaran. Pembuatan sabun ramah lingkungan ini dimulai dengan proses penjernihan minyak jelantah.

Saring dengan kain dan tamping minyak dalam wadah. Saat proses penjernihan ini kamu bisa gunakan arang untuk menyerap kotoran dengan cara menaruhnya di wadah hasil saringan minyak.  

Setelah itu, minyak jelantah yang sudah murni dicampur dengan larutan soda api (NaOH), minyak kelapa, cuka apel, fragrance oil atau jeruk nipis, pewarna makanan, serta ekstrak daun binahong sebagai bahan anti bakteri.

Tuang ke dalam cetakan dan biarkan 3-5 hari hingga padat. Kamu bisa membungkusnya dengan hiasan untuk dijadikan sebagai souvenir organik yang anti mainstream, loh!

Mendaur ulang minyak jelantah menjadi sabun
Mencetak sabun minyak jelantah/Foto: Pinterest

Hasilnya, sabun ini bisa digunakan untuk mencuci baju, alat dapur, menyikat kamar mandi, bahkan mencuci kendaraan bermotor. Sabun ini diklaim sangat efektif menghilangkan kotoran berlemak, minyak, dan noda darah yang membandel.

Sabun cuci dari minyak jelantah juga tidak pedih di tangan karena tidak menyertakan bahan deterjen dan pemutih dalam proses pembuatannya. Kelebihan lainnya adalah, sabun DIY (Do It Yourself) ini dapat kamu buat sendiri di rumah dan yang pasti jauh lebih murah.

Terakhir, sabun ini membuat warna pakaian yang berbahan dasar batik, khususnya batik tulis, lebih awet dan tidak cepat pudar ketimbang sabun lainnya.

Belum Terjamin Keamanannya

Mendaur ulang minyak jelantah menjadi sabun
Hasil cetakan sabun bisa menjadi suvenir/Foto: www.zerowaste.id

Meskipun bisa menjadi solusi bagi limbah minyak goreng, namun sabun dari minyak jelantah ini belum bisa dijamin keamanannya.

Dilansir dari bbc.com, pakar lingkungan ITB, Katrina Oginawati, mengakui manfaat upaya mendaur ulang minyak jelantah menjadi sabun bagi kelestarian lingkungan.

Akan tetapi, dirinya menyatakan perlu dilakukan penelitian untuk bisa memastikan keamanan sabun cuci hasil daur ulang minyak jelantah itu. Untuk itu, sabun tersebut tidak disarankan untuk digunakan sebagai sabun badan maupun untuk mencuci benda yang bersentuhan langsung dengan kulit.

(arm2/arm2)

Our Sister Site

mommyasia.id