sign up SIGN UP

SKINCARE

Risiko Menggabungkan Bahan Aktif Skincare dan Solusinya

Siti Mukaromah | Selasa, 30 Mar 2021 20:15 WIB
Risiko Menggabungkan Bahan Aktif Skincare dan Solusinya
caption

Menggunakan bahan aktif memang dianggap jalan pintas paling ampuh ketimbang harus ke dokter maupun klinik kecantikan. Namun, dalam penggunaannya beberapa bahan aktif tidak dianjurkan untuk digunakan secara bersamaan karena justru akan menimbulkan masalah kulit. Sebelum kita membahas lebih jauh ada beberapa hal yang perlu kamu perhatikan sebelum menggunakan bahan aktif.

Kenali kulitmu, karena kondisi kulit setiap orang berbeda-beda dan belum tentu skincare yang cocok di orang lain cocok juga denganmu. Pastikan juga basic skincaremu sudah benar. Gunakan produk baru yang memiliki bahan aktif secara bertahap dan dimulai dari kadar konsentrasi paling rendah.

Retinol dan Glycolic Acid

Resiko Penggabungan Bahan Aktif Skincare dan Solusinya/freepik.com
Resiko Penggabungan Bahan Aktif Skincare dan Solusinya/freepik.com

Penggunaan retinol dan glycolic acid secara bersamaan berisiko menimbulkan iritasi pada kulit, kulit kemerahan, kering dan pengelupasan secara berlebih. Hal ini dikarenakan retinol dan glycolic acid sama-sama memiliki fungsi sebagai eksfoliator yang berpotensi menyebabkan iritasi akibat over-eksfoliasi terutama jika digabungkan.

Solusi yang dapat kamu gunakan untuk menggunakan dua bahan aktif ini adalah menggunakannnya di malam yang berbeda. Karena masing-masing bahan ini akan lebih efektif jika digunakan pada malam hari.

Benzoyl Peroxide dan Salicylic Acid

Resiko Penggabungan Bahan Aktif Skincare dan Solusinya/freepik.com
Resiko Penggabungan Bahan Aktif Skincare dan Solusinya/freepik.com

Benzoyl Peroxide merupakan bahan aktif yang ampuh untuk membersihkan jerawat dan bakteri penyebab jerawat. Disamping itu salicylic acid juga memiliki fungsi yang sama yakni mengurangi jerawat dan mengangkat sel kulit mati.

Jika menggunakan keduanya secara bersamaan berisiko mengiritasi kulit dan memicu kekeringan pada kulit serta kemerahan. Untuk mengantisipasi hal itu terjadi kamu bisa menggunakan benzoyl peroxide di malam yang berbeda dengan salicylic acid atau menggunakan benzoyl peroxide di pagi hari dan salicylic acid dimalam hari sehingga kamu akan tetap mendapat penganan jerawatmu secara maksimal.

Benzoyl Peroxide dan Retinol

Resiko Penggabungan Bahan Aktif Skincare dan Solusinya/freepik.com
Resiko Penggabungan Bahan Aktif Skincare dan Solusinya/freepik.com

Masih dengan benzoyl peroxide, bahan aktif ini juga tidak dianjurkan untuk digabungkan dengan retinol. Karena meskipun kedua bahan aktif ini dapat mengatasi jerawat secara efektif tapi benzoyl peroxide dapat mematikan molekul retinol sehingga keduanya secara bersamaan akan kehilangan manfaat satu sama lain.

Pada sebagian orang, penggabungan dua bahan aktif ini berpotensi menimbulkan pengelupasan secara berlebih, kulit menjadi kering dan kemerahan. Untuk itu kamu bisa menggunakan benzoyl peroxide di malam yang berbeda dengan retinol atau menggunakan benzoyl peroxide di pagi hari dan retinol di malam hari.

Vitamin C dan AHA/BHA

Resiko Penggabungan Bahan Aktif Skincare dan Solusinya/freepik.com
Resiko Penggabungan Bahan Aktif Skincare dan Solusinya/freepik.com

Penggabungan dua bahan aktif ini justru dapat mengurangi manfaat dari keduanya. Vitamin C merupakan bahan aktif yang mengandung antioksidan yang secara inheren tidak stabil. Sehingga jika menggabungkannya dengan bahan eksfoliasi cenderung akan mengurangi kinerja dari bahan aktif exfoliate ini.

Hal ini dikarenakan Vitamin C yang sangat sensitive terhadap pH. Ditambah sifat dari kedua bahan ini yang menimbulkan pergantian sel akan berpotensi mengiritasi kulit pada sebagian orang terutama yang memiliki kulit sensitif. Sebagai alternatifnya kamu bisa menggunakan kedua bahan ini diwaktu yang berbeda, Vitamin C di pagi hari dan AHA/BHA di malam hari.

[Gambas:Instagram]

Retinol dan Vitamin C

Resiko Penggabungan Bahan Aktif Skincare dan Solusinya/freepik.com
Resiko Penggabungan Bahan Aktif Skincare dan Solusinya/freepik.com

Retinol dan asam L-askrobat seperti Vitamin C memiliki perbedaan pH yang cukup besar retinol dengan kadar ph 5.0 dan 6.0 sedangkan bentuk aktif Vitamin V harus memiliki pH 3.5 atau lebih rendah agar dapat menembus kulit dan bekerja secara efektif. Jika digabungkan akan membalikkan situasi dari kedua bahan aktif ini secara bersamaan, sehingga pH retinol jadi menurun dan pH Vitamin C akan meningkat.

Hal inilah yang berakibat pada non-aktifnya efek atau manfaat dari kedua bahan aktif ini. Penggabungan kedua bahan aktif ini juga berpotensi meningkatkan sensitivitas kulit dan menimbulkan efek iritasi pada kulit. Untuk itu, kamu bisa menggunakan vitamin c di pagi hari dan retinol di malam hari.

Memang penggunaan bahan aktif dianjurkan untuk skincare rutin kita tapi kamu juga harus memperhatikan jenis dan pemakaiannya saat layering ya ladies. semoga membantu.

(kik/kik)

Our Sister Site

mommyasia.id