sign up SIGN UP

SKINCARE

Sudah Menginjak 30 tahun Tapi Masih Jerawatan? Mungkin Itu Jerawat Dewasa!

Nisrina Salsabila | Senin, 11 Jan 2021 19:00 WIB
Sudah Menginjak 30 tahun Tapi Masih Jerawatan? Mungkin Itu Jerawat Dewasa!
Jerawat dewasa biasa menyerang wanita berusia 26 tahun ke atas/Foto: Pinterest/GirlUnfinished
Jakarta -

Jerawat dewasa adalah jenis jerawat yang terjadi pada wanita 26 tahun ke atas. Jika sebelumnya di masa remaja kamu memiliki sedikit jerawat atau bahkan tidak pernah, bisa saja jerawat dewasa akan menyerangmu di usia 30-an. Atau mungkin, selain jerawat puber, di masa mendatang kamu akan mengalami fase jerawat dewasa.

Pada dasarnya, penyebab utama jerawat adalah minyak, bakteri, sumbatan sel-sel kulit mati pada pori-pori, dan peradangan. Kemudian fluktuasi hormon, stres, dan pola makan kemungkinan besar juga berperan. Sayangnya, para ahli belum sepenuhnya memahami perbedaan penyebab jerawat remaja versus jerawat dewasa, selain satu perbedaan potensial: Saat remaja, hormon berfluktuasi secara alami tanpa bisa dikendalikan. Tetapi, ketika dewasa fluktuasi hormon dipengaruhi oleh hal-hal seperti peradangan dan stres.

Ada perbedaan antara jerawat breakout dan jerawat dewasa yang muncul terus-menerus. Bila ada beberapa jerawat yang bermunculan di sana-sini, penyebabnya mungkin karena over-eksfoliasi, alergi produk rambut yang kamu gunakan atau sarung bantal yang kotor. Tetapi jika kamu memiliki jerawat kronis yang tak kunjung hilang, kemungkinan itu adalah jerawat dewasa.

Tips Pencegahan dan Perawatan Jerawat Dewasa

Para dermatologis terus menemukan cara baru untuk mengobati jerawat dewasa. Di bawah ini, dermatologis New York Joshua Zeichner, M.D. dan ahli kecantikan medis Jordana Mattioli berbagi tips teratas mereka tentang pendekatan terbaik untuk menangani jerawat dewasa.

1. Singkirkan Krim Wajah Bertekstur Berat

jerawat dewasa
Gunakan pelembap bertektur gel yang ringan/Foto: Pinterest/shefinds

Begitu perempuan mencapai usia pertengahan 20-an, banyak dari mereka yang mulai menggunakan produk skincare anti-aging. Akan tetapi, mayoritas produk anti-aging dirancang khusus untuk kulit dewasa yang tidak menghasilkan minyak sebanyak dulu, sehingga memiliki tekstur yang berat. Sebagai gantinya beralihlah ke pelembab ringan, misalnya yang bertekstur gel, yang tidak akan menyumbat pori-pori Anda.

2. Pakai Produk Wajah Secukupnya

jerawat dewasa
Produk yang terlalu banyak membuat kulit tampak greasy/Foto: Pinterest/buzzfeed

Menerapkan lebih banyak produk tidak selalu berakhir baik, utamanya bila bersinggungan dengan jerawat. Kita memiliki area wajah tertentu yang lebih berminyak dari area wajah lainnya. Jika bagian dahimu cenderung berminyak, cukup berikan sedikit pelembap di area itu. Tujuannya supaya tidak menambahkan risiko kelebihan minyak yang bisa menyumbat pori-pori namun sekaligus juga tetap melembapkan.

Lalu, berdasarkan penelitian, penggunaan konsentrasi yang lebih tinggi dari yang seharusnya pada bahan aktif seperti benzoyl peroxide tidaklah berakibat baik. Malahan, itu berisiko mengiritasi kulitmu, loh!

3. Pilih Produk Spot Treatment yang Sesuai

jerawat dewasa
Rekomendasi produk untuk mengatasi jerawat dewasa/Foto: Pinterest/CultBeauty & https://ebay.com

Pertimbangkan jenis jerawat yang kamu miliki. Pada kasus benjolan jerawat merah besar, kamu membutuhkan benzoyl peroxide untuk membunuh bakteri penyebab jerawat dan mengurangi peradangan. Contohnya Oxy Acne Pimple Medication. Untuk blackhead dan whitehead kamu membutuhkan produk Salicylic acid dengan kadar 1% hingga 2% untuk membantu menghilangkan minyak berlebih dan sel-sel kulit mati. Contohnya The Ordinary Salicylic Acid 2% Solution Serum.

4. Hindari Memencet Jerawat

jerawat dewasa
Tahan untuk tak memencet jerawat/Foto: Pinterest/glampins

Ini adalah godaan umum pada jerawat yang wajib kamu lawan. Jerawat dewasa cenderung meradang dan dalam, sehingga tidak bisa dikeluarkan dengan mudah dengan cara dipencet. Bila dilakukan, akan menyebabkan peradangan dan luka jerawat yang lebih parah.

5. Bantu dengan Pola Hidup Sehat

jerawat dewasa
Jalankan pola hidup sehat/Foto: Pinterest/wheretoget

Faktor makanan seperti kadar gula yang tinggi terbukti memperburuk jerawat pada orang yang rentan berjerawat. Kurangi makanan manis olahan dan konsumsilah makanan anti-inflamasi seperti, ikan, kacang-kacangan, buah, serta daging dan produk susu organik bebas hormon. Selain itu, minimalisir stres yang dapat memengaruhi hormon dengan olahraga seperti meditasi dan yoga.

(arm2/arm2)

Our Sister Site

mommyasia.id