sign up SIGN UP

5 Fakta Pembuatan Yeezy Gap dan Kolaborasi dengan Balenciaga, Sempat Hampir Gagal Produksi!

Dimitrie Hardjo | Beautynesia
Senin, 01 Aug 2022 18:00 WIB
5 Fakta Pembuatan Yeezy Gap dan Kolaborasi dengan Balenciaga, Sempat Hampir Gagal Produksi!
caption

Beauties, masih ingat kolaborasi Yeezy Gap yang sangat dinantikan beberapa waktu lalu? Setelah 18 bulan sejak diumumkannya kolaborasi dengan Kanye West di tahun 2020, mereka hanya merilis 2 produk, yaitu The Round Jacket dan The Perfect Hoodie. Sementara itu, koleksi dengan total 36 items diluncurkan Yeezy Gap Engineered by Balenciaga tahun ini.

Rentang waktu tersebut tergolong lama untuk memproduksi 2 items, Beauties. Bukan hanya dari segi waktu, orang-orang juga kecewa karena jumlah sedikit dalam koleksi. Namun, apa sebenarnya yang membuat prosesnya begitu lama? Berikut rangkumannya dari laporan The New York Times.

1. Perbedaan Budaya Kerja Gap dan Kanye West

Kanye West memakai Yeezy Gap jaket/
Kanye West memakai Yeezy Gap jaket/ Foto: instagram.com/yeezyxgap

Gap perusahaan korporat di industri fashion dan Kanye berlatar belakang industri kreatif yang sama bonafide di bidangnya masing-masing. Mereka mempunyai kultur sendiri dalam melakukan pekerjaannya. Perbedaan ini menjadi alasan sekaligus kendala yang dihadapi selama proses kolaborasi, Beauties.

Gap dan Kanye mulai proyeknya di musim panas 2020. Dikenal perfeksionis, laki-laki yang biasa disapa Ye itu mengerahkan caranya sendiri dalam bekerja. “Menurutku mentalitasnya bukan seperti yang biasa kita lihat dalam rumah mode klasik,” Nick Knight selaku fotografer dalam proyek Yeezy Gap mendeskripsikan cara kerja Ye pada The New York Times.

“Jika dia ingin menghabiskan setahun melihat warna biru, kita akan menghabiskan setahun melihat warna biru. Ini sangat menginspirasi karena terlalu sering jadwal jadi prioritas di atas kreativitas.”


2. Deadline Mundur 

Yeezy Gap The Perfect Hoodie/
Yeezy Gap The Perfect Hoodie/ Foto: instagram.com/yeezyxgap

Namun karena caranya yang tidak konvensional itu, keluhan Gap yang membiayai semuanya pun muncul. Dua mantan pekerja menyebutkan jam kerja panjang dan ketidaksabaran Gap atas banyaknya deadline terlewat. Rencana peluncuran koleksi yang awalnya ditetapkan pada November 2020––bertepatan dengan Singles Day, acara belanja tahunan masyarakat Tiongkok––terpaksa diundur akibat koleksi yang masih belum siap.

Alih-alih masuk dalam tahap akhir produksi, seluruh sampel dalam koleksi dieliminasi––sebuah hal baru untuk industri sebesar Gap yang biasa melanjutkan produksi setiap sampelnya.


3. Desain Pertama yang Gagal Diproduksi

Yeezy Gap The Round Jacket/
Yeezy Gap The Round Jacket/ Foto: instagram.com/yeezyxgap

Koleksi pertama yang dibuat tahun 2020 dan dibagikan pada The New York Times menunjukkan ragam pakaian ciri khas Gap dalam warna terang, mulai dari celana panjang, celana pendek, kaus, hoodie, hingga ikat pinggang. Namun semua sampel ini tidak lanjut diproduksi. 

“Koleksinya tidak dibuang; ini merupakan bagian dari proses kreatif. Iterasi sengaja dilakukan oleh tim kami sampai mereka puas,” ujar juru bicara Gap melalui email menanggapi banyaknya sampel yang tak terpakai itu, dilanjutkan dengan pernyataan bahwa gol besar mereka adalah pengembangan produk, testing, dan belajar.

4. Kolaborasi dengan Balenciaga untuk Percepat Proses

Produk Yeezy Gap Engineered by Balenciaga/
Produk Yeezy Gap Engineered by Balenciaga/ Foto: instagram.com/yeezyxgap

Setelah meluncurkan 2 items koleksi Yeezy Gap, kolaborasi dilanjutkan dengan Yeezy Gap Engineered by Balenciaga yang tengah dalam perilisan koleksinya. Demna Gvasalia, direktur kreatif Balenciaga, menceritakan awal mula kerjasama tersebut. “Ye menelponku bulan Maret 2021, dia memberitahu bahwa dia sedang mengerjakan sebuah proyek dan bekerja bersamaku dalam proyek itu adalah mimpinya.”

Di sela banyaknya proyek yang Balenciaga punya, Gvasalia menyempatkan bertukar ide kreatif dengan Ye melalui pesan teks. Ia merasa harus mendukung sahabat rappernya itu untuk membentuk pondasi estetika yang solid dan bersama mereka buat untuk mempercepat prosesnya. Dari sinilah nama “Engineered by Balenciaga” berasal.


5. Prototipe Dibuat Balenciaga

Koleksi Yeezy Gap Engineered by Balenciaga/
Koleksi Yeezy Gap Engineered by Balenciaga/ Foto: instagram.com/yeezyxgap

Peran Balenciaga dalam mewujudkan koleksi cukup krusial, Beauties. Gvasalia menyebutkan beberapa hal yang dibutuhkan Ye darinya, seperti membagi ilmu untuk membuat sesuatu, membentuk struktur, fitting, atelier, dan pembuatan pola.

“Ye ingin bahan yang sangat ringan, tapi juga hangat dan tidak bersuara––seperti nylon, tapi bukan nylon. Hal-hal yang terdengar mustahil atau sangat sulit untuk dibuat secara teknis,” cerita Gvasalia tentang kerjasama tersebut.

Mereka membuat prototipe sebuah item di Balenciaga Studios di Paris dan Zurich setelah brainstorming ide dilakukan Ye dan Gvasalia. Ketika sudah siap, prototipe itu diserahkan ke tim Gap di Los Angeles untuk proses perindustrian.

Apakah kolaborasi Yeezy x Gap ini akan tetap berlanjut? Kanye West mengungkapkan ini hanyalah awal, Beauties.

---

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk gabung ke komunitas pembaca Beautynesia B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!

(raf/raf)

Our Sister Site

mommyasia.id