Kenali 9 Bahan Pakaian yang Bisa Memicu Bau Badan

Vira Nabilla | Beautynesia
Jumat, 15 May 2026 14:30 WIB
7. Denim
Ilustrasi bahan denim/ Foto: Freepik.com/drobotdean

Siapa nih yang kalau beli baju tidak memperhatikan  bahan  kainnya? Eitss, mulai sekarang kamu harus memperhatikannya ya, Beauties. Jangan asal lucu atau murah, ternyata beberapa bahan baju juga punya peran besar soal bau badan, lho! 

Banyak orang nggak sadar kalau keringat yang bercampur dengan jenis kain tertentu, malah membuat bau badan tak sedap. Beberapa bahan kain memang kurang ramah untuk menyerap keringat, sehingga menjadi sarang bakteri penyebab bau. 

Berikut beberapa bahan kain yang membuat bau badan menjadi tidak sedap dan perlu kamu hindari, untuk itu simak lebih lanjut, yuk!

1. Polyester

Ilustrasi bahan Polyester/ Foto: Freepik.com

Salah satu bahan pakaian yang paling terkenal dan sering digunakan banyak orang ialah polyester. Tapi kamu harus tahu nih, Beauties, bahan satu ini sering dikaitkan dengan masalah bau badan, lho! 

Meski memiliki bahan yang ringan dan cepat kering, tapi bahan satu ini cenderung ‘mengunci’ keringat dan minyak tubuh di serat kainnya. Akibatnya, bakteri penyebab bau jadi lebih mudah berkembang dan aroma tubuh bisa lebih menyengat meskipun bajunya terlihat masih bersih. 

2. Nylon

Ilustrasi bahan Nylon/ Foto: Freepik.com/rawpixel.com

Nylon juga termasuk bahan sintetis yang cukup sering bikin tubuh terasa gerah dan memicu bau badan. Teksturnya yang halus dan elastis, membuat banyak orang sering menggunakannya untuk activewear atau pakaian ketat. 

Akibatnya, sirkulasi udara pada nylon tidak terlalu baik sehingga keringat lebih mudah terperangkap di dalam kain. Ketika keringat tertahan terlalu lama, maka bakteri di area tubuh seperti ketiak akan berkembang lebih cepat dan menimbulkan bau menyengat. 

3. Rayon

Ilustrasi bahan rayon/ Foto: Freepik.com/rawpixel.com

Bahan satu ini memang terasa adem dan lembut di kulit, namun bahan ini cukup mudah menyerap kelembapan. Saat terkena keringat berlebih, rayon bisa menjadi lembap dalam waktu lama dan menciptakan kondisi yang mendukung pertumbuhan bakteri penyebab bau badan. 

Selain itu, rayon cenderung mudah kusut dan lebih lama kering setelah di cuci. Kalau proses pengeringannya kurang maksimal, kain tersebut bisa meninggalkan bau apek yang bercampur dengan aroma tubuh saat dipakai kembali. 

Maka dari itu, baju berbahan rayon seharusnya dicuci dan dikeringkan dengan benar agar tidak memicu bau tidak sedap.

4. Acrylic

Ilustrasi bahan Acrylic/ Foto: Freepik.com/rawpixel.com

Bahan satu ini sering dipakai sebagai alternatif wol karena teksturnya yang lembut dan hangat. Namun, bahan ini termasuk kurang breathable sehingga panas tubuh dan keringat lebih mudah terjebak di dalam pakaian. 

Kelembapan yang tertahan pada bahan acrylic bisa memicu bakteri berkembang lebih cepat dan menyebabkan bau badan muncul lebih kuat. Selain itu, karena bersifat sintesis, akrilik juga mudah menyimpan berbagai aroma sehingga pakaian bisa cepat bau meski baru dipakai beberapa jam. 

5. Spandex

Ilustrasi bahan spandex/ Foto: Freepik.com/rawpixel.com

Spandex atau elastane terkenal karena sifatnya yang super elastis dan sering dipakai pada pakaian ketat seperti legging atau inner wear. Masalahnya, bahan ini biasanya menempel sangat dekat dengan kulit sehingga area tubuh jadi lebih panas dan berkeringat. 

Jika dipakai terlalu lama, keringat akan tertahan dan dapat memicu bau badan. Karena spandex sering dicampur dengan bahan sintetis lain, sirkulasi udaranya juga kurang maksimal. 

6. Fleece

Ilustrasi bahan fleece/ Foto: Freepik.com/8photo

Bahan fleece memang nyaman, lembut, dan hangat saat dipakai di cuaca dingin. Namun, bahan ini biasanya terbuat dari serat sintetis seperti polyester yang mudah menahan panas dan kelembapan tubuh. 

Saat tubuh mulai berkeringat, udara di dalam pakaian jadi kurang bersirkulasi sehingga bakteri penyebab bau lebih cepat berkembang. Selain itu, fleece cenderung menyerap aroma dari lingkungan sekitar, termasuk keringat dan asap. 

Jadi, hindari menggunakan bahan ini saat cuaca sedang panas-panasnya, ya!

7. Denim

Ilustrasi bahan denim/ Foto: Freepik.com/drobotdean

Seperti yang kita ketahui bahwa bahan denim sangat tebal, kan? Hal ini yang menyebabkan tidak adanya sirkulasi udara saat menggunakan bahan satu ini. Tentu saja, karena hal tersebut bisa memicu bau badan. 

Bahannya memang kuat dan tahan lama, tapi cenderung berat dan kurang breathable nih, Beauties. Saat dipakai seharian di cuaca panas, tubuh jadi lebih mudah berkeringat dan kelembapan tertahan di area tertentu yang bisa menyebabkan aroma tak sedap muncul. 

8. Kulit Sintetis (PU Leather)

Ilustrasi bahan PU Leather/ Foto: Freepik.com/benzoix

Bahan satu ini sering dipakai untuk jaket, rok, ataupun celana karena tampilannya yang stylish. Tapi, bahan ini hampir tidak memiliki pori udara, sehingga akan membuat tubuh kamu terasa panas dan keringat mudah terjebak di dalam pakaian. 

Saat keringat tidak bisa menguap dengan baik, bakteri akan berkembang lebih cepat dan menyebabkan bau badan muncul lebih kuat. Selain itu, bahan kulit sintetis juga bisa meninggalkan aroma bau lembap jika disimpan di tempat yang kurang kering atau dipakai terlalu lama tanpa dibersihkan. 

9. Satin Sintetis

Ilustrasi bahan satin sintetis/ Foto: Freepik.com/user15285612

Satin sintetis memang terlihat mewah dan licin, tetapi sering kali dibuat dari polyester atau nylon. Karena itu, kemampuan menyerap keringatnya cukup rendah. Saat dipakai di cuaca panas, kulit bisa terasa lebih lengket dan lembap yang menyebabkan keringat tidak terserap dengan baik. 

Kondisi lembap tersebut akan membuat bakteri penyebab bau badan lebih mudah berkembang, terutama di area tubuh yang tertutup. Selain itu, satin sintetis juga gampang menyimpan aroma parfum dan keringat yang membuat aromanya bercampur. 

---

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI! 

(sim/sim)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE