Penuh Makna, Ini Alasan Kenapa Tas Ransel Anak Sekolah Jepang 'Randoseru' Harganya Mahal

Sierra Ayuningtyas Muktisari | Beautynesia
Rabu, 09 Sep 2026 13:00 WIB
Alasan Kenapa Randoseru Harganya Mahal
Ilustrasi Randoseru/ Foto: pexels.com/Maheshwaran Shanmugam

Ada berbagai hal menarik dari negeri Sakura, salah satunya mengenai  tas  ransel anak sekolah Jepang yang disebut sebagai Randoseru.

Sekilas, tas ini mungkin terlihat seperti tas ransel sekolah pada umumnya. Namun, Randoseru ini memiliki struktur yang kokoh dengan harga 'selangit', lho. Kira-kira, apa alasan di balik tersebut? Simak penjelasannya berikut ini, yuk!

Apa Itu Randoseru?

Randoseru

Ilustrasi Randoseru/ Foto: pexels.com/Sara Er

Melansir dari laman Tsuchiya Kaban, Randoseru merupakan tas ransel yang secara tradisional digunakan oleh para siswa di Jepang. Rata-rata, mereka memakai tas yang sama setiap hari selama enam tahun, Beauties.

Nama Randoseru sendiri berasal dari kata dalam bahasa Belanda ‘Ransel’ yang berarti tas punggung. Diyakini bahwa tentara Jepang pertama kali mengadopsi Randoseru pada akhir zaman Edo (1603–1867) setelah diperkenalkan dengan desain tas punggung bergaya Barat dari Belanda.

Pada tahun 1880-an, para siswa di sekolah swasta elite Jepang mulai menggunakan tas yang terinspirasi gaya militer ini untuk membawa perlengkapan sekolah, sebuah tren yang kemudian, pada pertengahan abad ke-20, berujung pada penggunaan luas tas ini di sekolah-sekolah dasar di seluruh Jepang.

Selama bertahun-tahun, Randoseru telah disempurnakan oleh para pengrajin ahli, namun bentuk dasarnya tetap tidak berubah dan tak lekang oleh waktu.

Alasan Kenapa Randoseru Harganya Mahal

Randoseru

Ilustrasi Randoseru/ Foto: pexels.com/Maheshwaran Shanmugam

Belum banyak yang tahu, Randoseru memiliki harga yang cukup tinggi untuk ukuran sebuah tas ransel sekolah, Beauties. Melansir dari laman Go!Go! Nihon, Randoseru memiliki harga tinggi karena kualitas yang ditawarkan.

Selain itu, tas sekolah ini diharapkan bisa dipakai dalam jangka waktu lama mulai dari kelas 1 - 6 SD, bahkan kemudian bisa ‘diwariskan’ kepada saudara berikutnya untuk dipakai.

Melansir dari laman Tokyo Weekender, Randoseru juga dibentuk agar kokoh dan luas untuk menyimpan berbagai kebutuhan anak sekolah. Randoseru dengan bahan kulit tradisional pun bisa memiliki ukuran berat 4,28 kg dan rata-rata memiliki harga 60 ribu Yen atau sekitar Rp6,8 juta.

Tidak hanya itu saja, harga tinggi Randoseru ini juga menjadi bentuk rasa hormat dan pujian untuk menggunakan dan merawat sebuah barangbegitu lama, baik pada bagian dari siswa dan produsen Jepang untuk menempatkan begitu banyak usaha untuk membuat produk yang berkualitas.

Pesan Filosofis di Balik Randoseru

Tas Randoseru/ Foto: Tsuchiya Kaban Co., LTD

Randoseru/ Foto: Tsuchiya Kaban Co., LTD

Daya tarik utama Randoseru memang terletak pada ketahanan dan kehadirannya yang tak lekang oleh waktu.

Terlebih, tas ini ‘setia’ menemani anak-anak sepanjang enam tahun di sekolah dasar. Namun, ketahanan Randoseru juga selaras dengan peran simbolisnya dalam mengajarkan kemandirian kepada anak-anak, Beauties.

Melansir dari Tokyo Weekender, Randoseru mengikuti tonggak pencapaian baru bagi anak-anak dengan pergi dan pulang sekolah sendiri, mengerjakan tugas, serta belajar berkomunikasi dan bekerja sama secara mandiri.

Dengan memercayakan perawatan barang berharga seperti Randoseru kepada anak-anak, orang tua dan guru secara diam-diam menanamkan benih rasa tanggung jawab yang kelak akan membantu mereka tumbuh berkembang saat beranjak dewasa.

Di sisi lain, menjadi sebuah tradisi bagi kakek dan nenek untuk memberikan Randoseru sebagai hadiah untuk cucu mereka dan menjadi momen berharga di hari pertama sekolah mereka.

---

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(sim/sim)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE