100 Hari Genosida Israel di Palestina: 23 Ribu Korban Tewas-Kondisi Saat Ini

ALMIRA WIJI RAHAYU | Beautynesia
Senin, 15 Jan 2024 17:00 WIB
100 Hari Genosida Israel di Palestina: 23 Ribu Korban Tewas-Kondisi Saat Ini
100 Hari Genosida di Palestina/Foto: Reuters/Ibraheem Abu Mustafa via CNBC Indonesia

Pada Minggu (14/1) lalu, 100 hari genosida yang dilakukan Israel terhadap Palestina telah terjadi. Israel menyerang Palestina, khususnya jalur Gaza, tanpa ampun dari darat dan udara sejak 7 Oktober 2023. 

Laporan terakhir dari Al Jazeera yang dikumpulkan dari Associated Press (AP), Kementerian Kesehatan Palestina, dan lain-lainnya memperlihatkan data dari dampak serangan tersebut.

Setidaknya ada 23.700 orang yang terkonfirmasi meninggal dalam 100 hari terakhir ini. Di angka tersebut, terdapat 9.600 anak kecil dan 6.750 yang nyawanya hilang di tanah kelahirannya sendiri. 

Lebih dari 60 ribu rakyat Palestina terluka akibat serangan dari tentara zionis. Lebih dari 1.000 anak kecil kehilangan satu atau kedua kakinya akibat dari ledakan bom. 

Dengan angka orang terluka sebesar itu, fasilitas rumah sakit di jalur Gaza tidak terpenuhi. Hanya 15 dari 36 rumah sakit dengan keterbatasan obat serta tenaga medis mampu mengobati puluhan ribu korban terluka saat ini. 

100 Jurnalis Telah Terbunuh

Rompi Pers di Atas Jasad Jurnalis Hamza Al Dahdouh/Foto: Detikcom

Di antara lebih dari 23 ribu korban meninggal, terdapat 100 jurnalis yang terbunuh oleh pasukan tentara Israel per 14 Januari 2024. Angka tersebut menunjukkan pembunuhan terhadap pekerja media yang paling parah dalam 30 tahun terakhir.

Dikutip dari laporan terbaru Committee to Protect Journalists, jurnalis Mohamed Jamal Sobhi Al-Thalathini adalah pekerja yang meninggal terakhir dalam 11 Januari lalu. Ia dibunuh dalam serangan Israel ke rumahnya yang berada di Gaza Selatan. 

Jangan lupa dengan Hamza Al Dahdouh. Ia adalah jurnalis dan juru kamera dari Al Jazeera yang tewas dibunuh dengan drone Israel bersama rekan kerjanya, Mustafa Thuraya, saat melakukan liputan pada 7 Januari lalu.  

Hamza adalah anak dari jurnalis senior dari Al Jazeera Gaza, Wael Al Dahdouh. Keluarga Wael kini hanya tersisa satu anak perempuannya setelah ditinggal selama-lamanya oleh istri, anak laki-laki dan perempuan, serta cucunya di hari pertama penyerangan Israel. 

Kondisi Palestina Saat Ini

Kondisi di Gaza Setelah Serangan Israel/Foto: Reuters/Ibraheem Abu Mustafa via CNBC Indonesia

Kondisi negara saat ini, khususnya di Jalur Gaza, jauh dari kata layak. Dikutip dari Al Jazeera, 359.000 unit rumah telah rusak dan hancur.

Hal tersebut menyebabkan 1,9 juta orang hidup dalam tempat pengungsian yang disediakan oleh lembaga naungan PBB, UNRWA. 

Genosida di Palestina juga berdampak adanya krisis makanan dan kelaparan terjadi di mana-mana. Setidaknya ada 2,2 juta orang yang mengalami kelaparan, yang mana 9 dari 10 orang tidak makan sama sekali dalam waktu 24 jam atau lebih.

Belum lagi adanya pemutusan jaringan telekomunikasi dan internet sepihak yang dilakukan Israel di semua wilayah Palestina.

Solidaritas dari Berbagai Negara untuk Rakyat Palestina

Demonstran Pro-Palestina di Time Square, New York/Foto: Reuters/Eduardo Munoz via CNBC Indonesia

Berbagai dukungan agar Palestina terbebas dari Israel datang dari berbagai belahan dunia. Salah satunya adalah Afrika Selatan yang menggugat Israel yang melakukan genosida di Palestina ke International Court Justice (ICJ) pada Kamis (11/1) lalu.

Selain itu, berbagai demo ke Kedutaan Besar Israel di berbagai belahan dunia juga telah dilakukan sejak penyerangan pertama. Para pendemo dengan lantang berteriak, "Free Palestine, Free Palestine!"

Tidak lupa juga dengan solidaritas dari warganet dunia yang menggunakan akun media sosialnya untuk menyebarkan berita paling terkini mengenai Gaza dan sekitarnya. 

Dalam 100 hari genosida di Palestina, ada jutaan rakyat yang kehilangan hak hidup tenang di negaranya sendiri, ada jutaan mimpi anak-anak yang terkubur dan kehilangan keluarganya, serta ratusan jurnalis yang tak gentar mengungkapkan berbagai peristiwa di sana.

***

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk, gabung ke komunitas pembaca Beautynesia, B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!

(naq/naq)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE