12 Isi Perlengkapan Tas Siaga Bencana yang Perlu Dipersiapkan

Natasha Riyandani | Beautynesia
Kamis, 10 Sep 2026 15:15 WIB
6. Masker dan Pelindung Diri
Masker/ Foto: Magnific.com/rawpixel-com

Dalam beberapa waktu terakhir, Indonesia tengah dihadapkan dengan berbagai bencana alam yang datang silih berganti. Dari banjir, gempa, tanah longsor, kebakaran hutan dan lahan, hingga erupsi gunung yang baru terjadi.

Di kondisi darurat seperti ini, menyiapkan tas siaga bencana bisa menjadi langkah sederhana namun sangat penting sebagai bekal menghadapi situasi yang mendadak. Keberadaan tas ini dinilai dapat membantu Beauties tetap aman dan bertahan, setidaknya selama tiga hari pertama.

Berikut ini 12 barang wajib di tas siaga bencana yang perlu dipersiapkan, seperti dilansir dari detikEdu.

1. Dokumen Penting

Ilustrasi dokumen penting/ Foto: Magnific.com/magnific

Barang utama yang wajib dimasukkan ke dalam tas siaga bencana adalah surat-surat dan dokumen penting. Menurut panduan dari Badan Nasional Penanggulangan Nasional (BNBP), daftar lengkap barang tersebut meliputi KTP, kartu keluarga, akte kelahiran, ijazah, surat nikah, surat kendaraan, sertifikat tanah, buku tabungan, hingga asuransi kesehatan.

Selain itu, sertakan juga daftar kontak darurat sanak-saudara dan foto keluarga untuk memudahkan proses identifikasi dan pengurusan keperluan darurat setelah evakuasi, atau saat terpisah dari keluarga.

Simpan semua dokumen penting, baik yang asli atau fotokopi legalisir, ke dalam plastik klip yang kedap air untuk melindunginya dari basah dan kerusakan. Jangan lupa juga untuk menyimpan salinan digital (scan) di dalam ponsel sebagai cadangan.

Pastikan menyimpan dokumen di bagian yang aman dan sulit diambil dari dalam tas agar tidak mudah dicuri atau hilang.

2. Pakaian untuk 3 Hari

Ilustrasi menyiapkan pakaian/ Foto: Magnific.com/magnific

Pakaian juga harus ada di dalam tas siaga bencana. Tak perlu banyak-banyak, setidaknya cukup untuk bertahan selama 72 jam pertama di tempat pengungsian sebelum bantuan tiba.

Siapkan pakaian lengkap, meliputi pakaian dalam, baju hangat, celana panjang, jaket, selimut, dan jas hujan. Pakaian bersih diperlukan untuk mengganti pakaian yang kotor dan basah agar badan tetap nyaman dan mengurangi iritasi.

Pastikan membawa pakaian atau selimut yang cukup praktis masuk ke dalam tas agar tidak memberatkan atau memakan banyak tempat.

3. Makanan Tahan Lama

Makanan kaleng/ Foto: Magnific.com/magnific

Jangan lupa menyiapkan makanan yang tahan lama, praktis, berenergi, dan tidak cepat rusak di dalam tas siaga bencana, setidaknya cukup untuk dikonsumsi selama tiga hari pertama.

Beberapa jenis makanan tahan lama yang direkomendasikan, meliputi makanan kaleng, biskuit, sereal, dan mi instan sebagai cadangan praktis. Hindari makanan pedas atau terlalu asin untuk menghemat air minum.

Biar nggak mubazir, pilih makanan dengan masa kedaluwarsa yang panjang. Jangan lupa periksa kondisi makanan secara berkala atau menerapkan sistem rolling stock dengan menggantinya dengan produk yang baru minimal 6 bulan sekali.

4. Air Minum

Air minum/ Foto: Magnific.com/fabrikasimf

Selain makanan, masukkan juga air minum yang cukup untuk memenuhi kebutuhan cairan selama tiga hari. Siapkan sekitar 3 liter per orang setiap harinya agar tetap bisa bertahan hidup sampai bantuan datang.

Namun, jika kamu merasa kebanyakan, maka bisa disesuaikan dengan kapasitas beban yang sanggup dibawa saat evakuasi. Pastikan selalu mengecek tanggal kedaluwarsa pada kemasan air minum dan menggantinya secara berkala.

5. Kotak P3K dan Obat Pribadi

Kotak P3K/ Foto: Magnific.com/rawpixel-com

Kotak pertolongan pertama sangat penting untuk merawat luka ringan atau menangani kondisi medis darurat selama proses evakuasi. Isi dengan perlengkapan seperti plester, perban, antiseptik, masker, serta obat-obatan pribadi dan obat-obatan umum (pereda nyeri, demam, flu, dan obat diare).

Sementara, jika ada anggota keluarga yang memiliki kebutuhan khusus seperti bayi, lansia, atau pengidap penyakit tertentu, sertakan pula perlengkapan seperti popok, susu formula, obat-obatan yang biasa dikonsumsi, dan pembalut bagi perempuan dewasa.

6. Masker dan Pelindung Diri

Masker/ Foto: Magnific.com/rawpixel-com

Siapkan juga masker dan perlengkapan perlindungan untuk menyaring debu, asap, atau partikel kotoran di udara. Biasanya, barang-barang ini akan berguna ketika terjadi bencana kebakaran atau erupsi gunung berapi.

Lengkapi peralatan perlindungan diri dengan hand sanitizer, pelindung mata dan wajah, serta sarung tangan jika diperlukan sewaktu-waktu.

7. Alat Penerangan

Senter/ Foto: Unsplash.com/Tawseem Hakak

Beberapa alat bantu penerangan seperti senter, lampu kepala (headlamp), serta korek api dan lilin juga wajib ada di dalam tas siaga bencana untuk membantu menghadapi situasi darurat, terutama saat aliran listrik padam.

Pilihlah senter atau lampu kepala yang hemat energi dan tahan air. Siapkan juga baterai cadangan untuk memastikan alat berfungsi normal saat dibutuhkan.

8. Perkakas Serbaguna

Perkakas serbaguna/ Foto: Unsplash.com/Maciej Karon

Barang berikutnya yang wajib kamu masukkan ke dalam tas siaga bencana adalah multitool atau perkakas serbaguna. Isinya berupa pisau lipat, gunting kecil, pembuka kaleng atau botol, serta obeng dan tang mini.

Alat ini sangat praktis dan mudah dibawa kemana-mana. Berguna untuk memotong tali, membuka kemasan, dan keperluan memotong perban atau plester saat situasi darurat.

Siapkan juga kantong plastik atau trash bag untuk melindungi barang dari air, menyimpan sampah, atau alas duduk sementara.

9. Peluit

Peluit/ Foto: Magnific.com/rawpixel-com

Benda kecil yang akan sangat berguna dalam situasi darurat adalah peluit. Peluit berfungsi sebagai alat bantu untuk meminta pertolongan. Suaranya yang keras dan nyaring bisa memberi tanda kepada tim penyelamat, terutama jika kamu tertimbun reruntuhan atau terjebak di tempat gelap.

Meniup peluit juga membantu menghemat tenaga karena membutuhkan lebih sedikit tenaga dibandingkan berteriak secara terus-menerus.

10. Uang Tunai

Uang tunai/ Foto: Unsplash.com/Mufid Majnun

Dalam situasi bencana, mesin ATM atau sistem pembayaran digital sering kali tidak berfungsi. Oleh karena itu, siapkan juga uang tunai secukupnya untuk membantu memenuhi kebutuhan mendesak seperti membeli makanan, transportasi, atau keperluan lainnya.

Simpan uang di dalam dompet atau tempat tahan air agar tetap aman dari basah dan rusak. Letakkan di bagian dalam atau sulit diambil dari tas siaga bencana agar tidak hilang atau diambil orang.

11. Perlengkapan Mandi

Ilustrasi perlengkapan mandi/ Foto: Magnific.com/magnific

Perlengkapan mandi yang wajib ada dalam tas siaga bencana meliputi sabun, sampo, sikat gigi, pasta gigi, sisir, dan handuk. Barang-barang ini diperlukan untuk menjaga kebersihan dan kesehatan diri selama berada di tempat pengungsian atau ketika fasilitas sanitasi belum memadai.

Pilih produk dengan ukuran travel atau batangan kecil yang praktis dan mudah disimpan. Begitu pula dengan handuk, pilih yang berukuran kecil dan quick-dry sehingga tidak memakan banyak tempat di dalam tas.

12. Alat Komunikasi dan Pengisi Daya

Alat komunikasi/ Foto: Magnific.com/xb100

Alat komunikasi sangat penting dan dibutuhkan dalam situasi darurat. Pastikan telepon genggam selalu berada di dalam tas siaga bencana, beserta alat pengisi daya, baterai cadangan, atau powerbank agar tetap bisa terhubung dengan anggota keluarga dan memantau informasi bencana.

Namun, dalam beberapa kondisi bencana besar, jaringan seluler dan internet biasanya lumpuh dan tidak stabil untuk sementara waktu. Mengatasi hal ini, Beauties bisa menyiapkan radio portabel sebagai sumber informasi alternatif

Nah, itulah beberapa barang yang wajib ada di tas siaga bencana. Sebaiknya dipersiapkan dari sekarang sebelum keadaan darurat terjadi. Semoga bermanfaat, Beauties!

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(ria/ria)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE