20% Usaha Bisa Menghasilkan 80% Hasil? Ini Penjelasan Prinsip Pareto

Budi Rahmah Panjaitan | Beautynesia
Jumat, 21 Aug 2026 07:30 WIB
Apakah Selalu Tepat 20% Menghasilkan 80%?
Prinsip Pareto bukan tentang angka yang harus selalu tepat 80/20, melainkan tentang menemukan sedikit hal yang memberikan dampak paling besar/ Foto: Magnific.com/Benzoix

Pernahkah Beauties merasa sudah melakukan banyak hal, tetapi hasilnya belum seberapa? Bisa jadi, tidak semua usaha yang dilakukan memberikan dampak yang sama. Inilah yang coba dijelaskan oleh Prinsip Pareto atau yang lebih dikenal dengan aturan 80/20. Prinsip ini menyebutkan bahwa sekitar 80% hasil sering kali berasal dari 20% penyebab atau usaha.

Angka tersebut bukan aturan yang selalu tepat, tetapi gambaran bahwa sebagian kecil hal dapat memberikan pengaruh yang jauh lebih besar. Dengan memahami prinsip ini, kita bisa belajar menentukan mana yang benar-benar penting dan menggunakan waktu serta energi dengan lebih bijak. Nah, untuk itu, mari mengenal lebih jauh Prinsip Pareto!

Apa Itu Prinsip Pareto?

Prinsip Pareto menjelaskan bahwa sekitar 20% usaha dapat menghasilkan 80% hasil, sehingga tidak semua aktivitas memberikan dampak yang sama/ Foto: Magnific.com/Magnific
Prinsip Pareto menjelaskan bahwa sekitar 20% usaha dapat menghasilkan 80% hasil, sehingga tidak semua aktivitas memberikan dampak yang sama/ Foto: Magnific.com/Magnific

Mengutip Forbes, Prinsip Pareto adalah gagasan bahwa sebagian kecil penyebab sering menghasilkan sebagian besar dampak. Konsep ini berawal dari pengamatan ekonom bernama Vilfredo Pareto terhadap distribusi kekayaan, kemudian berkembang dan digunakan dalam berbagai bidang.

Dalam kehidupan sehari-hari, contohnya cukup mudah ditemukan. Sebagian kecil pakaian mungkin menjadi pakaian yang paling sering kita gunakan, beberapa produk bisa menyumbang sebagian besar penjualan sebuah bisnis, atau beberapa tugas tertentu menjadi penyumbang terbesar terhadap pencapaian target. Ini menunjukkan bahwa tidak semua aktivitas memiliki tingkat pengaruh yang sama.

Mengapa 20% Usaha Bisa Memberikan Hasil Besar?

Bekerja lebih banyak belum tentu berarti lebih produktif. Fokus pada hal yang paling berdampak dapat membantu mengubah usaha menjadi hasil yang lebih berarti/ Foto: Magnific.com/Kamranaydinov

Kita tentu sulit menyangkal bahwa setiap aktivitas memiliki nilai dan dampak yang berbeda. Ada pekerjaan yang menghabiskan banyak waktu tetapi hasilnya kecil, sementara pekerjaan lain yang lebih sederhana justru membawa perubahan besar. Dalam belajar, misalnya, memahami konsep utama sebuah materi bisa jauh lebih bermanfaat daripada mencoba menghafal semuanya.

Begitu juga dalam pekerjaan, menyelesaikan beberapa tugas penting dapat memberikan hasil lebih besar daripada sibuk mengerjakan banyak hal yang kurang berpengaruh. Prinsip Pareto membantu kita melihat perbedaan tersebut sehingga kita tidak sekadar sibuk, tetapi benar-benar produktif.

Contoh Penerapan Prinsip Pareto

Dari belajar hingga berbisnis, Prinsip Pareto dapat membantu menentukan aktivitas, tugas, atau sumber daya yang memberikan kontribusi terbesar/ Foto: Magnific.com/Magnific

Prinsip 80/20 bisa diterapkan dalam berbagai kegiatan. Contoh sederhananya adalah saat belajar bahasa, kita dapat memprioritaskan kata-kata yang paling sering digunakan agar lebih cepat memahami percakapan sehari-hari. Dalam pekerjaan, kita bisa mencari tugas yang paling berpengaruh terhadap target dan mengerjakannya terlebih dahulu.

Sementara dalam bisnis, perusahaan dapat melihat produk atau pelanggan yang memberikan kontribusi terbesar. Dengan fokus pada bagian yang paling berdampak, waktu dan energi dapat digunakan untuk hal-hal yang benar-benar penting.

Bagaimana Menentukan Prioritas dengan Prinsip Pareto?

Temukan aktivitas yang paling berpengaruh terhadap tujuan, lalu berikan waktu dan energi lebih banyak pada hal tersebut/ Foto: Magnific.com/Magnific

Mulailah dengan melihat kembali aktivitas yang sedang dilakukan, kemudian tanyakan, “Mana yang memberikan hasil paling besar?” Setelah menemukan jawabannya, berikan lebih banyak perhatian pada aktivitas tersebut.

Sebaliknya, pekerjaan yang dampaknya kecil dapat dikurangi, disederhanakan, atau didelegasikan jika memungkinkan. Cara ini membantu kita berhenti menghabiskan terlalu banyak energi untuk hal-hal yang sebenarnya kurang penting. Jadi, produktivitas bukan hanya tentang melakukan lebih banyak pekerjaan, tetapi tentang melakukan hal yang tepat.

Apakah Selalu Tepat 20% Menghasilkan 80%?

Prinsip Pareto bukan tentang angka yang harus selalu tepat 80/20, melainkan tentang menemukan sedikit hal yang memberikan dampak paling besar/ Foto: Magnific.com/Benzoix

Tidak. Prinsip Pareto bukan rumus yang mengharuskan hasil selalu terbagi tepat 80% dan 20%. Dalam kenyataannya, perbandingannya bisa berbeda-beda, tergantung situasi. Hal terpenting adalah memahami bahwa sebagian kecil aktivitas sering kali memberikan dampak yang lebih besar dibandingkan aktivitas lainnya. Karena itu, gunakan prinsip Pareto sebagai alat untuk menemukan “sedikit hal yang paling penting”, bukan sebagai angka yang harus selalu dipenuhi.

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(dmh/dmh)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE