3 Cara Mengenali Orang yang Sebenarnya Insecure Dilihat dari Cara Bermain Media Sosial

Nadya Quamila | Beautynesia
Sabtu, 06 Jun 2026 15:00 WIB
Sering Mengeluh di Media Sosial
Cara Mengenali Orang yang Sebenarnya Insecure Dilihat dari Cara Bermain Media Sosial/Foto: Pexels/Ivan S

Tidak dapat dipungkiri bahwa media sosial kini memegang porsi besar dalam kehidupan manusia. Tak lagi hanya sebagai sarana bertukar kabar dengan orang lain, media sosial kini juga menjadi sumber informasi yang cepat, berbisnis, mencari pekerjaan, bahkan mencari pasangan.

Jika diperhatikan ada banyak tipe-tipe pengguna media sosial yang bisa kita temukan. Ada yang hobi berbagi keseharian dalam hidup, hanya mengunggah liburan dan momen pentingnya, atau ada pula sosok misterius yang tidak kita temukan satupun unggahan di akunnya.

Ada juga tipe orang yang tidak percaya diri atau insecure tapi berusaha menutupinya dengan bermain di media sosial. Tipe yang satu ini biasanya berlindung dari rasa tidak aman yang mereka alami dengan perilaku-perilaku tertentu yang ditunjukkan di media sosialnya.

Dirangkum dari Elite Daily, berikut ini cara mengenali orang yang sebenarnya insecure dilihat dari caranya bermain media sosial. Yuk, cari tahu!

Sering Mengeluh di Media Sosial

Orang yang insecure menggunakan media sosial sebagai pelampiasan untuk terus-terusan mengeluh. Salah satu alasan mereka melakukan ini adalah mereka tidak memiliki seseorang yang benar-benar bisa mendengarkan kisahnya karena takut dihakimi.

Cara Mengenali Orang yang Sebenarnya Insecure Dilihat dari Cara Bermain Media Sosial/Foto: Pexels/Ivan S

Kita semua pasti pernah mengeluh. Tapi orang yang insecure menggunakan media sosial sebagai pelampiasan untuk terus-terusan mengeluh. Mereka akan mengeluhkan apa pun dari kehidupan mereka. Entah mantan pasangan, sekolah, pekerjaan, keluarga, dan masih banyak lagi.

Mereka tidak ragu membagikan hal yang bersifat personal tersebut di media sosial, entah itu cuitan di X (dulu Twitter) atau unggahan di Instagram Story. Mereka lebih memilih membagikan kekesalannya di media sosial alih-alih curhat dengan orang terdekat. Ada rasa kepuasan tersendiri saat mereka memilih mengeluh dengan cara ini.

Salah satu alasan mereka melakukan ini adalah mereka tidak memiliki seseorang yang benar-benar bisa mendengarkan kisahnya karena takut dihakimi. Padahal, dengan membagikannya di media sosial juga bukan pilihan bijak karena akan ada lebih banyak orang, yang bahkan tidak dikenal, jadi mengetahuinya.

Terlalu Sering Scrolling di Media Sosial

Cara mengenali orang insecure dari cara bermain media sosial adalah mereka terus mengecek berbagai platform, mulai dari X, Instagram, TikTok, Facebook, dan lainnya. Mereka lebih memilih menghabiskan waktu untuk berselancar di dunia maya daripada berinteraksi langsung di dunia nyata.

Cara Mengenali Orang yang Sebenarnya Insecure Dilihat dari Cara Bermain Media Sosial/Foto: Pexels/mikoto.raw Photographer

Cara mengenali orang insecure dari cara bermain media sosial adalah mereka terus mengecek berbagai platform, mulai dari X, Instagram, TikTok, Facebook, dan lainnya. Mereka lebih memilih menghabiskan waktu untuk berselancar di dunia maya daripada berinteraksi langsung di dunia nyata.

Rasa insecure yang mereka miliki berusaha dienyahkan atau dipinggirkan sementara waktu dengan menggulir berbagai konten hiburan yang mereka temukan di media sosial. Kesenangan instan yang mereka rasakan dirasa mampu menutupi masalah yang sedang mereka alami. Padahal jika dilakukan terus-menerus, hal ini bisa berdampak pada kesehatan mental.

Obsesi pada Jumlah Like

Orang insecure sedikit terobsesi dengan jumlah 'like' atau suka yang mereka dapatkan dari sebuah unggahan di media sosial. Orang yang insecure sering kali memiliki rasa percaya diri rendah dan mereka sulit menemukan rasa berharga dari dalam dirinya. Oleh karena itu, mereka mencari validasi dari luar, salah satunya media sosial, demi merasa baik akan dirinya sendiri.

Cara Mengenali Orang yang Sebenarnya Insecure Dilihat dari Cara Bermain Media Sosial/Foto: Pexels/Anna Shvets

Orang insecure sedikit terobsesi dengan jumlah 'like' atau suka yang mereka dapatkan dari sebuah unggahan di media sosial. Mereka akan membuka ponsel dan mengecek media sosial, ingin tahu berapa banyak orang yang telah menyukai dan berkomentar tentang unggahan mereka.

Media sosial sering kali berubah menjadi "panggung kompensasi" bagi mereka yang merasa kurang percaya diri di dunia nyata. Orang yang insecure sering kali memiliki rasa percaya diri rendah dan mereka sulit menemukan rasa berharga dari dalam dirinya. Oleh karena itu, mereka mencari validasi dari luar, salah satunya media sosial, demi merasa baik akan dirinya sendiri.

Akhirnya, muncul pola pikir keliru, yaitu mereka menganggap harga diri mereka hanya sebatas jumlah like di media sosial. Ketika mereka mendapat banyak like, mereka akan senang dan merasa berharga. Sebaliknya, jika konten mereka sepi atau jumlah like tidak sesuai ekspektasi, mereka merasa dirinya gagal dan ini hanya akan memperparah rasa insecure mereka.

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(naq/naq)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE