3 Ciri Kepribadian Orang yang Tidak Punya Sahabat Dekat

Dewi Maharani Astutik | Beautynesia
Selasa, 17 Feb 2026 19:30 WIB
Negativitas Kronis
Alasan sulit menjalin kedekatan sering kali berakar pada negativitas kronis yang tidak disadari/Foto: Freepik

Pernahkah kamu bertanya-tanya kenapa seseorang tidak punya sahabat dekat yang bertahan lama meskipun sudah berusaha sebaik mungkin? Hal ini karena, secara psikologis, ada sejumlah ciri kepribadian yang dapat menjadi penghalang tak terlihat dalam membentuk kedekatan emosional seseorang.

Menariknya, ciri-ciri kepribadian ini kerap berkembang sebagai mekanisme perlindungan diri dari pengalaman yang tidak menyenangkan di masa lalu. Memahami alasan sulit menjalin kedekatan dengan orang lain ini bisa menjadi langkah awal untuk membuka ruang perubahan yang lebih sehat. Untuk penjelasan lebih lanjut, kamu bisa simak artikel yang dilansir dari Expert Editor di bawah ini!

Kemandirian yang Berlebihan

Alasan sulit menjalin kedekatan sering tersembunyi di balik citra mandiri yang kuat. Kebiasaan mengatasi semua persoalan tanpa melibatkan orang lain dapat menutup peluang membangun kepercayaan.
Alasan sulit menjalin kedekatan sering kali berakar pada kemandirian yang berlebihan/Foto: Freepik/wavebreakmedia_micro

Kemandirian memang merupakan suatu kualitas yang berharga. Namun, ketika dilakukan secara berlebihan, hal itu bisa menyiratkan pesan bahwa kamu tidak membutuhkan siapa pun.

Dalam praktik profesional, tidak jarang ditemui individu yang bangga karena tidak pernah meminta bantuan, selalu menyelesaikan masalah sendiri, dan berupaya tidak merepotkan orang lain. Padahal, persahabatan bertumbuh melalui prinsip timbal balik. Ketika seseorang tidak memberi ruang bagi orang lain untuk membantu, kesempatan untuk merasa dibutuhkan dan dihargai pun ikut tertutup.

Hubungan yang sehat tidak hanya dibangun di atas interaksi yang menyenangkan atau citra kuat semata, tetapi juga dari keberanian untuk menunjukkan sisi rapuh secara jujur. Bahkan menghubungi teman pada pukul 2 pagi karena sedang berada dalam kondisi emosional dapat menjadi bagian dari proses membangun kepercayaan.

Negativitas Kronis

Alasan sulit menjalin kedekatan sering kali berakar pada negativitas kronis yang tidak disadari/Foto: Freepik

Sesekali meluapkan perasaan seperti bercerita saat sedang sedih, kecewa, atau cemas adalah hal yang normal dan sehat. Namun, bersikap negatif terus-menerus bisa membuat orang di sekitar merasa lelah secara emosional. Lama-kelamaan, hal ini dapat merenggangkan hubungan karena orang lain akan merasa energinya terkuras saat sedang bersamamu.

Dalam buku Laughing in the Face of Chaos: A Politically Incorrect Shamanic Guide for Modern Life karya Ruda Iande, kecemasan dipandang sebagai sinyal. Artinya, rasa cemas bisa menjadi petunjuk bahwa ada sesuatu dalam hidup yang perlu diperhatikan.

Ketika kecemasan langsung dianggap sebagai masalah yang harus diselesaikan secepat mungkin, kita cenderung hanya fokus meredakannya. Namun, ketika kecemasan dipandang sebagai “pintu”, hal itu tidak lagi dilihat sebagai musuh yang harus disingkirkan, tetapi sebagai titik masuk untuk memahami diri sendiri secara lebih jujur.

Ketidaktersediaan Emosional

Alasan sulit menjalin kedekatan sering berkaitan dengan ketidaktersediaan emosional dalam hubungan pertemanan/Foto: Freepik

Ketidaktersediaan emosional terjadi ketika seseorang menyimpan perasaannya terlalu rapat sehingga teman-temannya tidak pernah benar-benar mengenalnya. Ia mungkin membicarakan pekerjaan, cuaca, atau olahraga, tetapi menghindari percakapan soal perasaan dan persoalan pribadi.

Hubungan akan lebih kuat dan bertahan lama jika kedua orang yang terlibat sama-sama mau terbuka secara emosional. Sebaliknya, relasi yang hanya berjalan di permukaan cenderung memudar seiring waktu. Intinya, ketersediaan emosional berarti berani memperlihatkan diri apa adanya, termasuk segala kekurangan.

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiwa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(naq/naq)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE