Pernahkah kamu bertanya-tanya kenapa seseorang tidak punya sahabat dekat yang bertahan lama meskipun sudah berusaha sebaik mungkin? Hal ini karena, secara psikologis, ada sejumlah ciri kepribadian yang dapat menjadi penghalang tak terlihat dalam membentuk kedekatan emosional seseorang.
Menariknya, ciri-ciri kepribadian ini kerap berkembang sebagai mekanisme perlindungan diri dari pengalaman yang tidak menyenangkan di masa lalu. Memahami alasan sulit menjalin kedekatan dengan orang lain ini bisa menjadi langkah awal untuk membuka ruang perubahan yang lebih sehat. Untuk penjelasan lebih lanjut, kamu bisa simak artikel yang dilansir dari Expert Editor di bawah ini!
Kemandirian yang Berlebihan
|
Alasan sulit menjalin kedekatan sering kali berakar pada kemandirian yang berlebihan/Foto: Freepik/wavebreakmedia_micro |
Kemandirian memang merupakan suatu kualitas yang berharga. Namun, ketika dilakukan secara berlebihan, hal itu bisa menyiratkan pesan bahwa kamu tidak membutuhkan siapa pun.
Dalam praktik profesional, tidak jarang ditemui individu yang bangga karena tidak pernah meminta bantuan, selalu menyelesaikan masalah sendiri, dan berupaya tidak merepotkan orang lain. Padahal, persahabatan bertumbuh melalui prinsip timbal balik. Ketika seseorang tidak memberi ruang bagi orang lain untuk membantu, kesempatan untuk merasa dibutuhkan dan dihargai pun ikut tertutup.
Hubungan yang sehat tidak hanya dibangun di atas interaksi yang menyenangkan atau citra kuat semata, tetapi juga dari keberanian untuk menunjukkan sisi rapuh secara jujur. Bahkan menghubungi teman pada pukul 2 pagi karena sedang berada dalam kondisi emosional dapat menjadi bagian dari proses membangun kepercayaan.