3 Kalimat Orang Tua yang Bikin Anak Tumbuh Kurang Percaya Diri

Rini Apriliani | Beautynesia
Rabu, 29 Jul 2026 20:00 WIB
“Kamu Hanya Akan Mengacaukannya”
Ilustrasi orang tua dan anak/Foto: Magnific.com

Beauties, seperti apa kepribadian anak saat dewasa tentu dipengaruhi oleh pola asuhnya sejak kecil. Anak yang tumbuh sangat percaya diri kemungkinan besar memiliki orang tua yang memberikan dukungan penuh tanpa ragu dengan kalimat-kalimat penyemangatnya.

Sebaliknya, jika seorang anak terus-menerus meragukan dirinya sendiri, bisa jadi hal tersebut akibat orang tuanya yang mengikis rasa percaya diri mereka. Saat anak mencoba melakukan percakapan atau diskusi agar dirinya bisa dipahami, orang tuanya justru memberikan respons yang membuat anak meragu dengan dirinya sendiri. Alhasil, anak yang tidak mendapatkan dukungan penuh tersebut bisa tumbuh menjadi kurang percaya diri.

Melansir YourTango, ada beberapa kalimat orang tua yang tanpa sadar bikin anak tumbuh kurang percaya diri. Apa saja itu, simak!

“Sudah Kubilang, Kan?”

kalimat orang tua yang bikin anak tumbuh kurang percaya diri.  Tanpa disadari, kalimat “Sudah kubilang, kan?” itu dapat menciptakan rasa takut dengan kegagalan pada diri anak.

Ilustrasi orang tua dan anak/Foto: Magnific.com/peoplecreations

Kalimat di atas sering kali diucapkan orang tua saat anak melakukan kesalahan. Tanpa disadari, kalimat “Sudah kubilang, kan?” itu dapat menciptakan rasa takut dengan kegagalan pada diri anak.

Dampaknya, anak yang ingin mencoba hal-hal baru akan selalu meragukan dirinya sendiri. Mereka takut apa yang akan dilakukannya tersebut justru akan mengecewakan orang lain, terutama orang tuanya.

Alhasil, mereka berpotensi tumbuh hanya untuk menyenangkan orang lain atau people pleaser karena sejak kecil terngiang rasa takut membuat orang kecewa. Mereka sulit mengambil keputusan untuk dirinya sendiri dan terus-menerus membutuhkan validasi orang lain.

“Kamu Hanya Akan Mengacaukannya”

Kalimat seperti “Kamu hanya akan mengacaukannya” telah menghilangkan kesempatan bagi anak-anak untuk belajar dan berkembang.

Ilustrasi orang tua dan anak/Foto: Magnific.com

Memarahi anak kecil hanya karena membuat kesalahan dapat merusak harga diri mereka.

Kalimat seperti “Kamu hanya akan mengacaukannya” telah menghilangkan kesempatan bagi anak-anak untuk belajar dan berkembang. Padahal, membuat kesalahan adalah bagian dari proses belajarnya. Mereka bisa lebih banyak belajar untuk melakukan yang lebih baik di lain waktu.

Anak-anak yang tumbuh dengan tekanan untuk tidak membuat kesalahan itu pun akan merasa tidak nyaman saat menghadapi hal-hal baru. Mereka jadi hanya akan bertahan di zona nyaman karena orang tuanya selalu berasumsi bahwa mereka akan melakukan sesuatu yang salah.

Padahal kenyataannya, tidak selalu kesalahan yang dibuat itu adalah sesuatu yang buruk. Itu bisa jadi menjadi proses belajar yang membuatnya terus berkembang.

“Kamu Akan Mengerti saat Kamu Sudah Besar”

Kalimat “Kamu akan mengerti saat kamu sudah dewasa” telah menetapkan harapan yang tidak berkelanjutan.

Ilustrasi orang tua dan anak/Foto: Magnific.com/bearfotos

Tak jarang, orang tua juga menahan anak untuk mengetahui percakapan tertentu karena menganggap anak masih kecil. Padahal, seorang anak memang memiliki rasa ingin tahu yang tinggi.

Sayangnya, kalimat “Kamu akan mengerti saat kamu sudah dewasa” telah menetapkan harapan yang tidak berkelanjutan. Memang ada beberapa topik percakapan yang sebaiknya tidak melibatkan anak, tetapi meremehkan rasa ingin tahunya telah menumpulkan kemampuan anak berpikir kritis. Hal ini turut menciptakan kecemasan dan membuat mereka meragukan caranya berpikir.

Beauties, itu dia beberapa kalimat orang tua yang bikin anak tumbuh kurang percaya diri. Bagaimana menurutmu?

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(ria/ria)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE