3 Kalimat yang Diucapkan oleh Orang yang Iri dengan Kamu

Sierra Ayuningtyas Muktisari | Beautynesia
Kamis, 16 Apr 2026 21:00 WIB
3. 'Pasti itu menyenangkan bagimu'
Ilustrasi iri dengan orang lain/ Foto: freepik.com

Memperoleh penghargaan atau hal menyenangkan lain atas kerja keras sendiri menjadi sesuatu yang patut kamu banggakan, Beauties. Terlebih, kamu memperoleh hal tersebut berkat usaha tanpa henti serta kegigihan tanpa perasaan ingin menyerah.

Namun, ada kalanya orang-orang di sekitar bisa merasa iri dengan pencapaian yang kamu peroleh. Hal ini bisa terlihat secara jelas, atau bahkan tidak terlalu terlihat jika tidak diperhatikan dengan cermat.

Orang yang diam-diam iri dengan kamu cenderung menunjukkan perilaku seolah-olah mendukung dan memberikan ucapan selamat, namun sebenarnya kalimat mereka diam-diam menunjukkan perasaan iri yang jelas.

Melansir dari Your Tango dan The Expert Editor, simak tiga kalimat yang diucapkan oleh orang yang diam-diam  iri  dengan kamu.

1. 'Kamu sangat beruntung'

Kebiasaan buruk di dunia kerja dapat membuat karyawan yang kompeten terlihat tidak profesional di mata rekan dan atasan. Perilaku sehari-hari memengaruhi penilaian terhadap etika dan integritas seseorang. Menyadari kebiasaan tersebut menjadi langkah penting untuk mempertahankan reputasi.

Ilustrasi iri dengan orang lain/ Foto: freepik.com

Kalimat pertama yang sering diucapkan oleh orang iri yaitu, 'Kamu sangat beruntung'. Ungkapan ini kerap ditujukan saat mendengar tentang keberhasilan atau kebahagiaan orang lain, Beauties.

Padahal, apa yang diperoleh orang lain bisa berasal dari upaya dan kerja keras tanpa henti alih-alih hanya mengandalkan sebuah keberuntungan. Orang yang iri akan menganggap orang-orang lain berhasil karena faktor beruntung dan mengesampingkan kerja keras yang telah diperjuangkan.

Terkadang, kalimat 'Kamu sangat beruntung' bisa menjadi komentar yang tulus. Namun, jika seseorang diam-diam iri kepada kamu, maka dirinya akan sulit untuk bersikap tulus sepenuhnya terhadapmu.

Orang yang merasa iri atau yang tidak menyukai kehidupannya sendiri kerap mengkritik kebahagiaan atau pencapaian orang lain, Beauties.

2. 'Aku bisa melakukannya kalau aku mau'

Alih-alih mengagumi, orang iri sering mencari kesalahan orang sukses supaya merasa lebih baik.

Ilustrasi iri dengan orang lain/ Foto: freepik.com

Kalimat lainnya yang sering diucapkan oleh orang yang merasa iri yaitu, 'Aku bisa melakukannya kalau aku mau'.

Misalnya, kamu berhasil mendapat peringkat di kelas atau memperoleh promosi jabatan di tempat kerja. Saat kamu memperolehnya berkat kerja keras, kamu patut membanggakan hasilnya, Beauties.

Namun, jika ada teman atau orang lain yang berkata, 'Aku bisa mendapatkan itu juga kalau aku mau', hal ini bisa menunjukkan bahwa mereka diam-diam iri dengan pencapaianmu.

Meskipun kalimat tersebut tampaknya sederhana, namun kalimat tersebut juga menunjukkan rasa iri dan seolah meremehkan kerja keras orang lain, Beauties.

3. 'Pasti itu menyenangkan bagimu'

Pujian yang diikuti kritik halus sering menjadi cara pasif-agresif untuk menutupi rasa iri dan ketidakamanan diri.

Ilustrasi iri dengan orang lain/ Foto: freepik.com

Beauties, kalimat 'Pasti itu menyenangkan bagimu' merupakan bentuk perilaku pasif-agresif yang bisa menafsirkan berbagai arti, salah satunya pujian terselubung.

Jika kamu bercerita mengenai pencapaian kepada seseorang dan mereka menjawab, 'Pasti itu menyenangkan', hal ini bisa menunjukkan bahwa mereka tidak benar-benar bahagia untukmu, melainkan diam-diam menunjukkan rasa iri terhadapmu.

Namun, mereka enggan menunjukkan perasaan aslinya, sehingga menutupi rasa iri tersebut dengan pujian yang terdengar setengah hati.

---

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI! 

(sim/sim)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE