sign up SIGN UP

4 Cara Mengenali Online Shop Bodong Penuh Tipuan, Bikin Fake Testimoni Demi Menarik Pelanggan!

Rini Apriliani | Beautynesia
Rabu, 02 Mar 2022 12:30 WIB
4 Cara Mengenali Online Shop Bodong Penuh Tipuan, Bikin Fake Testimoni Demi Menarik Pelanggan!
caption
Jakarta -

Beberapa waktu yang lalu, saya Rini Apriliani menjadi korban dari salah satu online shop tidak bertanggung jawab. Foto keberhasilan diet saya digunakan oleh salah satu online shop, seolah-olah foto keberhasilan saya adalah testimoni pelanggan. 

Padahal, saya tidak menggunakan produk tersebut dan saya menjalani program diet hanya dengan defisit kalori dan olahraga di tempat gym. Hal ini tentu saja sangat merugikan saya. 

Sebab, saya berkomitmen untuk memberikan edukasi tentang 'metode diet yang benar' walau saya masih belajar, ke berbagai platform milik saya, baik TikTok maupun Instagram. Dengan adanya hal ini, maka akan semakin banyak orang keliru yang berpikir bahwa diet harus menggunakan 'produk pelangsing' agar sukses. Padahal tidak seperti ini.

Fake testimoni jelas tidak bisa dibenarkan. Bayangkan betapa berbahayanya mereka menggunakan testimoni palsu untuk menjual produk yang tidak bisa dibuktikan kemanjurannya. Akan ada berapa banyak orang yang termakan rayuan ini?

"Oh dia langsing karena minum ini. Aku pasti bisa,". Akan seberapa banyak orang yang termakan hal ini?

Ini adalah Pengalaman Saya Pribadi 'Membongkar' Kebohongan Online Shop!

Fake Testimoni oleh Online ShopFake Testimoni oleh Online Shop/ Foto: Dok. Rini Apriliani

Foto di atas adalah foto yang saya bagikan ke laman TikTok dan diedit ulang oleh online shop tersebut dengan menyisipkan kata "akibat minum-minuman yang bikin kurus, jadi glow up". Benar-benar seolah saya adalah konsumen atau pelanggannya!

Lalu, apa yang saya tuliskan di bawah ini, adalah pengalaman saya 'membongkar' kebohongan online shop. Bukan hal yang mudah, namun ada beberapa poin yang bisa saya simpulkan dari hasil penelusuran saya, yang mana ini bisa membantu Beauties agar tidak menjadi korban online shop penuh tipuan yang memberikan fake testimoni untuk menarik pelanggan.

4 Cara Mengenali Online Shop Penuh Tipuan dengan Fake Testimoni

Berikut adalah empat cara mengenali online shop bodong yang penuh tipuan dan suka memberikan fake testimoni, berdasarkan penelusuran saya. Simak selengkapnya ya, Beauties!

1. Penjualan Puluhan Ribu tapi Review Hanya Angka Jari

Cara Mengenali Online Shop Suka Fake TestimoniCara Mengenali Online Shop Suka Fake Testimoni/ Foto: Screenshoot Rini Apriliani

Saya menemukan kejanggalan pertama dari produk yang terjual pada online shop tersebut. Saat saya melihat tampilan awal, terlihat informasi jika produk tersebut telah terjual lebih dari 10 ribu. Wah, banyak juga ya!

Tapi, ada keanehan ketika saya melihat hasil review pelanggan. "Kok cuma 8 review aja?" kata saya kala itu. Ini jelas satu hal yang tidak seimbang.

Bagaimana bisa, produk laris tapi banyak pelanggan yang tidak berbaik hati memberikan reviewnya. Minimal review singkat saja, tidak.

Ini menjadi hal pertama yang perlu dikenali, karena dengan memperhatikannya, kita akan tahu bagaimana produk tersebut seutuhnya. Hal ini pun, demi keamanan dirimu sendiri yang menggunakannya.

Cara Mengenali Online Shop Suka Fake TestimoniCara Mengenali Online Shop Suka Fake Testimoni/ Foto: Screenshoot Rini Apriliani

Tak selesai, saya pernah ingat jika ulasan produk bisa dibeli. Saya pun mencoba mencari tahu lebih lanjut tentang hal ini. 

Akhirnya, saya menemukan memang beberapa akun yang 'menjual review atau ulasan'. Yang mana, keberadaannya adalah untuk meningkatkan penjualan suatu online shop. Di sini, saya tidak menyalahkan akun yang menjual review tersebut.

Tapi, saya menemukan kejanggalan pada online shop yang menggunakan foto saya, apakah benar-benar ia juga menggunakan hal ini? Karena jika memang produk yang terjual tersebut laku keras, seharusnya review yang ditawarkan juga sebanding bukan? Bukan 'telah terjual 10 Ribu' tapi saat dilihat reviewnya hanya '8 orang'.

2. Tidak Bisa Menunjukkan Keaslian Produk

Cara Mengenali Online Shop Suka Fake TestimoniCara Mengenali Online Shop Suka Fake Testimoni/ Foto: Screenshoot Rini Apriliani

Untuk memastikan keaslian produk, saya mencoba mengikuti cara pengecekan seperti yang dianjurkan oleh online shop tersebut. Anehnya, setelah mengikuti link yang disarankan, saya malah ditujukan ke Canva yang sebenarnya tidak bisa menjawab pertanyaan saya apakah produk ini beneran asli?

Selanjutnya, saya melakukan penelusuran pada izin edar yang dituliskan pada keterangan produk penjualan. Ada nomor izin dari Dinkes PIRT yang dituliskannya. 

Akhirnya saya pun mencoba melacak nomor tersebut. Saya memang masih awam soal pengecekan hal ini, namun beberapa kali dilakukan, saya tidak menemukan data tersebut. Selalu ada tulisan "Data Tidak Ditemukan".

Produk yang dijualnya adalah produk konsumsi layaknya obat herbal, tapi bagaimana jika izin edar saja tidak saya temukan? Padahal ini adalah salah satu poin penting dalam keamanan konsumen. 

Sebagai pembelajaran, Beauties yang ingin membeli produk kosmetik, obat herbal, sampai sederhana produk teh saja, bisa menanyakan izin BPOM, Dinkes, dan PIRT. Setelah mendapatkan nomor izin, jangan serta-merta percaya. Kamu juga harus mengecek nomor tersebut secara mandiri agar beneran tahu apakah produk tersebut aman atau tidak ya, Beauties!

3. Tawarkan Hasil/Keuntungan Menggiurkan

Foto: Ekspresi Terkejut/www.freepik.comTawarkan Keuntungan Menggiurkan/ Foto: Freepik.com

Demi menarik pelanggan, banyak online shop yang juga menawarkan hasil atau keuntungan yang begitu menggiurkan. Sebenarnya menawarkan hasil atau keuntungan dalam setiap produk yang ditawarkan adalah hal yang wajar. Tapi perlu ditelisik lagi, apakah keuntungan yang tersebut logis atau tidak?

Misalnya: pada produk untuk teh diet menawarkan 'turun 3-6 kilo hanya dalam 7 hari, tanpa menjaga pola makan dan olahraga'.

Seperti yang kita tahu, kunci diet sukses ada pada defisit kalori dengan menjaga pola makan dan olahraga. Selain itu, berat badan ideal dan amannya untuk turun dalam seminggu adalah 0,5 - 1 kg atau 2-4 kg dalam sebulan. 

Begitu menggiurkan bukan tawaran yang diberikannya? Tapi, jangan asal langsung percaya ya. Kembali lagi, ini adalah untuk menarik pelanggan.

4. Kenali Lewat Foto/Video Testimoni

Aplikasi BerbahayaKenali Lewat Foto/Video Testimoni/ Foto: Freepik.com/cookie_studio

Adapun cara mengenali online shop bodong terakhir adalah lewat foto atau video testimoni yang diberikan. Sebagai seorang penjual, seharusnya memegang siapa nama yang dijadikannya sebagai testimoni tersebut. Sst, jika ia saja tidak tahu siapa yang dijadikannya objek, apalagi tidak didukung dengan informasi pribadi atau akun objek foto tersebut, waspada itu adalah buatan atau fake testimoni!

Pada penelusuran ini, saya menemukan kejanggalan saat online shop tersebut memberikan testimoni pelanggan. Mulai dari tidak adanya nama si pelanggan yang sukses menjalankan diet dengan produk pelangsingnya, sulitnya saya untuk menemukan akun yang memberikan testimoni karena akun tersebut berakhir tidak ada layaknya dibuat sementara, dan beberapa hasil testimoni yang dibagikannya di TikTok layaknya telah diedit berulang. 

Dalam kasus ini, sebelumnya saya telah mengajak berdiskusi melalui WhatsApp dan DM Instagram dengan online shop tersebut. Namun belum usai saya berdiskusi, kedua akses tersebut diblokir sepihak olehnya. Adapun postingan yang menggunakan foto keberhasilan saya di TikTok telah dihapus. 

Tapi dari hal ini, membawa saya untuk menelusuri lebih jauh tentang bagaimana produk penjualan yang satu ini. Selain itu, saya pun ingin membagikan pengalaman bagaimana cara mengenali online shop  yang penuh tipuan dengan fake testimoni agar tidak lagi memakan banyak orang yang percaya. Intinya, lebih selektif lagi saat melakukan transaksi ya, hal ini demi kenyamanmu juga, Beauties!

[Gambas:Video Beautynesia]

_______________

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk, gabung ke komunitas pembaca Beautynesia, B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!

(ria/ria)

Our Sister Site

mommyasia.id