4 Cara Terbaik Menjaga Kesehatan Mental Setelah Seharian Kerja
Begitu jam kerja usai, sebagian besar dari kita akhirnya punya waktu sejenak untuk melepas penat. Namun, alih-alih benar-benar menenangkan diri, kita sering kali terjebak dalam kebiasaan yang justru memperburuk kondisi mental. Contohnya, doomscrolling.
Menurut para ahli, kebiasaan dan kesehatan mental memiliki hubungan timbal balik. Kesehatan mental memengaruhi kebiasaan yang kita jalani dan pada saat yang sama kebiasaan tersebut juga memengaruhi kesehatan mental.
Lantas, apa cara terbaik untuk mendukung kesehatan mental setelah seharian bekerja? Berikut empat kebiasaan yang direkomendasikan para ahli.
1. Quality Time bersama Orang Terdekat
Ilustrasi orang quality time bersama orang terdekat/Foto: Pexels.com/Mikhail Nilov
Setelah menjalani hari yang melelahkan, banyak orang tanpa sadar mengisolasi diri. Padahal, meluangkan waktu bersama orang terdekat adalah hal yang penting bagi pengaturan emosi dan ketangguhan jangka panjang.
“Kita punya kebutuhan untuk merasa menjadi bagian dari sesuatu. Oleh karena itu, menjalin hubungan dengan orang terdekat adalah kebutuhan yang juga dapat membantu kita melepas stres,” ujar Lara Barbir, Psy.D., pada EatingWell.
Interaksi sosial yang positif dapat meredam respons stres dengan melepaskan hormon oksitosin. Interaksi tersebut dapat berupa pelukan, kontak mata, tawa, atau percakapan yang berkualitas meskipun hanya lewat telepon.
2. Meluangkan Waktu untuk Diri Sendiri
Ilustrasi orang me time/Foto: Pexels.com/Kaboompics
Tidak semua orang mengisi ulang energi dan mentalnya dengan cara quality time bersama orang lain. Justru sebaliknya, mereka memilih untuk me time.
Meluangkan waktu untuk diri sendiri secara rutin dapat menurunkan gejala kecemasan secara signifikan. Hal selaras juga disampaikan neuropsikolog Sanam Hafeez, Ph.D, pada Real Simple.
Menurutnya, me time menjaga kesehatan mental pada tingkat neurobiologis. Me time menjadi hal yang penting karena otak hanya bisa bertahan dalam kondisi reaktif untuk jangka waktu tertentu sebelum akhirnya mengalami kelelahan.
Terus-menerus merespons orang, tugas, atau notifikasi membuat sirkuit stres akan tetap aktif dan korteks prefrontal menjadi lelah. Saat itulah fokus menurun, kesabaran berkurang, dan hal-hal kecil terasa jauh lebih besar daripada kenyataannya.
3. Menenangkan Pikiran Sebelum Tidur
Ilustrasi orang sedang menenangkan pikiran/Foto: Magnific.com/Magnific
Meluangkan waktu untuk menenangkan pikiran secara sadar sangat penting bagi kesehatan mental. Caroline Leaf, M.S., Ph.D menyarankan 30-60 menit terakhir sebelum tidur untuk menghindari tugas-tugas yang berorientasi pada target atau aktivitas yang banyak melibatkan gawai.
“Ke mana pikiran kita tertuju, ke situ pula otak dan tubuh akan mengikuti,” jelas Leaf.
Jadi, saat menjelang malam, biarkan pikiran rileks. Pikiran yang tenang membantu tubuh melepas lelah, menurunkan hormon stres, dan mempermudah proses tidur nyenyak.
4. Melakukan Aktivitas Yoga
Ilustrasi orang sedang yoga/Foto: Pexels.com/Elina Fairytale
Merujuk Health, jenis yoga yang mengutamakan gerakan lambat dan pernapasan dalam seperti Hatha, Yin, dan Restorative, berkontribusi terhadap kesehatan mental sebelum tidur.
Yoga jenis tersebut mendorong aktivasi sistem saraf parasimpatis, sehingga dapat membantu mengurangi stres dan meningkatkan relaksasi. Untuk mendapatkan manfaatnya baik secara fisik maupun mental, Beauties bisa melakukan Yoga sesi singkat sekitar 15-20 menit.
Itulah beberapa kebiasaan yang bisa Beauties lakukan setelah seharian bekerja demi menjaga kesehatan mental tetap stabil.
***
Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!