Dunia kerja adalah dunia yang dikenal keras karena didominasi dan bahkan diasosiasikan sebagai “taman bermain” bagi para pria. Meskipun begitu, seiring dengan perkembangan zaman dan emansipasi, makin banyak perempuan yang ikut berkecimpung di dunia ini.
Sayangnya, makin banyaknya perempuan yang menyumbangkan tenaga dan pikirannya di ranah ini tidak linier dengan perkembangan kebijakan serta dukungan bagi pekerja perempuan.
Dilansir dari Principal, untuk mengatasi hal ini, atasan bisa memberikan dukungan kepada karyawan perempuan dengan cara seperti di bawah ini!
Menetapkan Kebijakan yang Meningkatkan Fleksibilitas
Pekerja perempuan yang telah memiliki anak menanggung beban sebagai pengasuh yang cukup berat. Menurut laporan berjudul The Gender Gap in Financial Health yang disusun oleh Financial Health Network, 70 persen perempuan yang memiliki anak berusia di bawah 18 tahun memutuskan untuk mengubah kariernya karena tanggung jawab mereka sebagai orangtua dibandingkan dengan 55 persen pria.
Hasil dari fenomena itu adalah pekerja perempuan juga mengalami tingkat penurunan pendapatan yang lebih tinggi dibandingkan pria. Hasil yang berbeda mungkin akan diperoleh jika perempuan mendapat fleksibilitas untuk setidaknya memilih di mana mereka bekerja.
Menetapkan Batasan Waktu Kerja yang Jelas
Tanpa batasan yang jelas, jam kerja fleksibel dapat dengan segera berubah menjadi kerja sepanjang waktu. Tetapkan tujuan pekerjaan yang jelas dan pastikan semua waktu tambahan yang diperlukan untuk mengerjakan tugas itu diperhitungkan, diakui, dan diberikan penghargaan yang setimpal.