4 Kalimat yang Diucap Orang Tua agar Anak Bisa Mengontrol Emosinya Sendiri Menurut Psikolog

Dimitrie Hardjo | Beautynesia
Sabtu, 14 Feb 2026 14:00 WIB
“Mari kita tarik napas, istirahat, duduk, dan berhenti sejenak.”
Kalimat “Mari kita tarik napas, istirahat, duduk, dan berhenti sejenak.”./ Foto: Pexels.com/Jep Gambardella

Mendidik anak bisa dimulai dari cara orang tua berucap. Anak akan mencontoh pengasuhnya dalam berpikir, berkata-kata, sampai mengelola emosinya. Terlebih jika anak sedang tantrum atau marah, orang tua punya peran besar untuk membantunya mengatasi emosinya sendiri.

Caitlin Slavers, seorang psikolog anak, menulis dalam CNBC Make It bahwa kemarahan anak nggak selalu menjadi hal buruk. Emosi yang mereka rasakan membawa pesan yang memberi sinyal bahwa dia merasa disakiti. Orang tua berperan untuk mengarahkan anak menyadari perasaan tersebut dan membantu mereka mengelolanya sehingga bisa diekspresikan dengan baik. Ini dia beberapa kalimat yang bisa disampaikan orang tua kepada anak supaya mereka bisa mengatur emosinya.

“Mama/Papa tahu kamu marah tentang ini sekarang. Alasannya bisa dimengerti kok.”

Kalimat “Mama/Papa tahu kamu marah tentang ini sekarang. Alasannya bisa dimengerti kok.”. Kalimat ini membantu memvalidasi perasaan anak.

Kalimat “Mama/Papa tahu kamu marah tentang ini sekarang. Alasannya bisa dimengerti kok.”. Kalimat ini membantu memvalidasi perasaan anak./ Foto: Pexels.com/Ketut Subianto

Slavers mengatakan validasi oleh orang tua akan perasaan anak sangat penting, Beauties. Mengenali rasa marah bagi anak-anak adalah suatu yang besar, berbeda dengan orang dewasa. Oleh karena itu, pastikan sang anak mengerti ada orang yang mau mendengar mereka. Ketika orang tua menunjukkan mereka ada di pihak anak dan mau mendengar, maka anak akan merasa lebih nyaman mengatur emosinya.

“Mama/Papa peduli dengan perasaanmu dan mau membantumu melewati ini. Apa yang bisa kita lakukan sekarang?”

Kalimat “Mama/Papa peduli dengan perasaanmu dan mau membantumu melewati ini. Apa yang bisa kita lakukan sekarang?”. Kalimat ini membantu anak untuk mengelola emosinya bersama.

Kalimat “Mama/Papa peduli dengan perasaanmu dan mau membantumu melewati ini. Apa yang bisa kita lakukan sekarang?”. Kalimat ini membantu anak untuk mengelola emosinya bersama./ Foto: Pexels.com/RDNE Stock Project

Selanjutnya, Slavers menyarankan agar orang tua memberi tahu bahwa mereka ada di pihak sang anak dan bersedia membantunya kapan pun dibutuhkan. Orang tua juga perlu memberi tahu cara terbaik untuk mengekspresikan emosi anak. Misalnya dengan menggerakan tubuh, menuangkannya dalam gambar, menarik dan menghembuskan napas sejenak, dan sebagainya. Orang tua juga bisa menanyakan apa yang membuat anak merasa nyaman dalam kondisi tersebut.

“Perasaanmu saat ini tidak akan bertahan selamanya.”

Kalimat “Perasaanmu saat ini tidak akan bertahan selamanya.”. Kalimat ini membantu anak memahami perasaan yang dia rasakan bersifat sementara.

Kalimat “Perasaanmu saat ini tidak akan bertahan selamanya.”. Kalimat ini membantu anak memahami perasaan yang dia rasakan bersifat sementara./ Foto: Pexels.com/Ron Lach

Melansir dari laman Euka, mengetahui bahwa sebuah perasaan tidak bertahan selamanya juga penting untuk meningkatkan kemampuan anak dalam mengelola emosinya. Saat anak marah atau bersedih, mengingatkan mereka bahwa perasaan tersebut hanya sementara dan pasti akan ada hari yang lebih baik di setelah melaluinya.

“Mari kita tarik napas, istirahat, duduk, dan berhenti sejenak.”

Kalimat “Mari kita tarik napas, istirahat, duduk, dan berhenti sejenak.”.

Kalimat “Mari kita tarik napas, istirahat, duduk, dan berhenti sejenak.”./ Foto: Pexels.com/Jep Gambardella

Cara mengekspresikan emosi yang positif dan mudah dilakukan yaitu dengan istirahat sejenak untuk mengatur napas. Ketika anak diajak untuk diam sejenak dan mengizinkan diri untuk mengidentifikasi dan menghayati perasaan tersebut, maka mereka bisa melepaskannya dengan lebih mudah pula.

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI! 

(dmh/dmh)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE