Beauties, sebagian besar hubungan tidak dimulai dengan kekerasan, bahkan mungkin tidak pernah ada pengalaman physical abusive sebelumnya. Cukup sulit untuk mengetahui apakah seseorang akan berpotensi melakukan kekerasan apalagi di awal hubungan.
Meskipun kita nggak pernah tahu dengan pasti, ternyata ada beberapa tanda peringatan yang harus diwaspadai yang dapat meramalkan apakah suatu hubungan yang awalnya tampak bahagia dan sehat akan berubah menjadi kekerasan dalam rumah tangga.
Melansir dari berbagai sumber, Beautynesia merangkum tanda-tanda berikut ini agar kamu mengetahui red flags yang harus dihindari. Yuk simak apa saja yang dikatakan oleh psikolog!
1. Berkepribadian Ganda
Kepribadian Ganda/ Foto: Pexels/ Karolina Grabwoska |
Dihujani pujian dan kasih sayang mungkin nggak membuat Beauties khawatir bahwa hubungan tersebut akan berubah menjadi kekerasan. Meski nggak selalu seperti ini, tetapi love bombing yang dibarengi dengan tindakan yang berbeda ketika di depan umum dan secara pribadi, itu juga menjadi red flag yang harus disadari.
"Pelaku tindak kekerasan sering tampil menawan di sekitar orang lain dengan tujuan membuat orang berpikir bahwa mereka adalah orang yang penuh kasih kepada pasangan, namun di baliknya adalah cerita yang sama sekali berbeda," kata Jaime Zuckerman, Psy,D, seorang psikolog berlisensi di Pennsylvania, dilansir dari Good House Keeping.
Tindakan ini untuk membuat framing yang baik dan membuat orang lain tidak mempercayai adanya kekerasan dalam hubungannya dengan korban.
2. Bersikap Manipulatif
Manipulatif/ Foto: Pexels/ Mart Production |
Taktik manipulasi lumrah digunakan oleh pelaku kekerasan, seolah semua masalah ada pada korban, bukan pada pelaku.
"Pelaku kekerasan sering menyalahkan kamu untuk hal-hal yang salah, atau menyalahkan kamu atas perilaku kasar mereka sendiri," kata Dr. Judy Ho, Ph.D, seorang neuropsikolog klinis.
Gaslighting adalah red flag paling nyata dari hubungan yang toxic. Di saat itulah seseorang menggunakan kata-kata dan narasi palsu mereka untuk membuat kamu mempertanyakan kebenaran atau persepsi kamu tentang situasi tertentu, sehingga bahkan pikiran kamu berada di bawah kendali si pelaku.
3. Cenderung Mengekang dan Membatasi
Mengekang/ Foto: Pexels/ Anete Lusina |
Tanda peringatan dini lainnya adalah membatasi pasangannya untuk bersosialisasi dengan orang sekitar. Di awal, mereka akan melarang kamu untuk saling menanyakan kabar lewat telepon, hingga mereka melarang kamu untuk bertemu dengan teman atau orang lain di sekitar.
Pelaku akan mencoba meyakinkan korban bahwa nggak semua orang di sekitar akan bersikap baik dan berhubungan tulus dengannya, sehingga membuat korban merasa pasangan adalah satu-satunya orang yang terbaik yang bisa mencintai dan mendukungnya.
4. Melakukan Kekerasan Terhadap Hewan
KDRT/ Foto: Pexels/ Mart Production |
Nggak semua pelaku kekerasan fisik nyatanya menyakiti hewan, tetapi kalau kamu melihat pasangan nggak berpikir dua kali sebelum bersikap kejam atau menendang anjing karena menggonggong, atau sesederhana meneriaki kucing yang menggaruk sofa, ketahuilah bahwa reaksi semacam itu bukanlah hal normal.
Menurut Dr. Zuckerman, hal tersebut bisa menandakan potensi mereka untuk juga melakukan kekerasan terhadap kamu.
Nah, setelah mengetahui tanda peringatan dini tersebut diharapkan tidak ada lagi korban yang mengalami kekerasan dalam rumah tangga. Jika mungkin Beauties sedang berada dalam situasi sulit seperti ini, nggak ada salahnya untuk segera mencari bantuan dari orang terdekat maupun profesional yang bisa memandu kamu untuk membuat rencana pelarian yang aman.
______________
Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk, gabung ke komunitas pembaca Beautynesia, B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!