5 Alasan Pria dan Perempuan Tidak Bisa Hanya Sekedar Sahabatan Menurut Ilmu Psikologi

Nazwa Yuliana | Beautynesia
Rabu, 05 Aug 2026 17:00 WIB
3. Daya Tarik Fisik Bisa Memengaruhi Hubungan
Daya tarik fisik bisa memengaruhi hubungan/ Foto: Pexels.com/ Froydd97 ‎

Beauties, pernahkah kamu mendengar ungkapan bahwa pria dan perempuan tidak bisa berteman? Kalimat tersebut sering muncul dalam berbagai percakapan, baik di media sosial maupun kehidupan sehari-hari. Ada yang percaya bahwa persahabatan lintas gender bisa berjalan dengan baik, tetapi ada juga yang beranggapan bahwa salah satu pihak pada akhirnya akan menyimpan perasaan lebih.

Perdebatan mengenai apakah tidak ada pertemanan antara pria dan perempuan sebenarnya telah lama menjadi perhatian para peneliti psikologi. Meski banyak persahabatan yang sehat dan bertahan lama tanpa adanya hubungan romantis, beberapa penelitian menunjukkan bahwa dinamika persahabatan antara pria dan perempuan memang memiliki tantangan tersendiri.

Dilansir dari Scientific American yang mengulas penelitian psikolog April Bleske-Rechek serta pembahasan di YourTango, terdapat beberapa faktor yang menjadi penyebab mengapa persahabatan antara pria dan perempuan terkadang berkembang menjadi hubungan yang lebih rumit. Meski demikian, bukan berarti semua pria dan perempuan pasti tidak bisa bersahabat. Faktor kepribadian, batasan yang jelas, serta kondisi masing-masing individu tetap berperan penting.

Lantas, apa saja fakta yang membuat topik ini terus menjadi perdebatan? Simak ulasannya berikut ini, Beauties.

1. Pria Lebih Sering Salah Menafsirkan Sinyal Persahabatan

Pria lebih sering salah menafsirkan sinyal persahabatan/ Foto: Pexels.com/ cottonbro studio

Salah satu temuan yang paling sering dibahas dalam penelitian mengenai persahabatan lintas gender adalah adanya perbedaan cara pria dan perempuan menafsirkan interaksi. Dalam penelitian yang dikutip Scientific American, pria cenderung lebih sering menganggap sikap ramah, perhatian, atau kedekatan emosional dari teman perempuan sebagai tanda ketertarikan romantis.

Sebaliknya, perempuan umumnya lebih akurat dalam melihat hubungan tersebut sebagai persahabatan biasa. Perbedaan persepsi ini menjadi salah satu penyebab mengapa hubungan yang awalnya terasa biasa bagi satu pihak dapat menimbulkan harapan yang berbeda bagi pihak lainnya. Namun, penting dipahami bahwa hal ini merupakan kecenderungan yang ditemukan dalam penelitian, bukan karakter yang dimiliki oleh semua pria.

2. Salah Satu Pihak Bisa Menyimpan Perasaan Lebih

Salah satu pihak bisa menyimpan perasaan lebih/ Foto: Pexels.com/ Andres Ayrton

Persahabatan sering kali dibangun melalui komunikasi yang intens, saling mendukung, dan berbagi pengalaman hidup. Kedekatan emosional seperti ini dapat membuat salah satu pihak mulai mengembangkan perasaan romantis, meskipun hubungan awalnya murni sebagai teman.

Ketika perasaan tersebut tidak berbalas, hubungan persahabatan bisa menjadi canggung. Sebaliknya, jika kedua pihak memiliki perasaan yang sama, persahabatan tersebut dapat berkembang menjadi hubungan asmara.

Inilah alasan mengapa sebagian orang beranggapan bahwa pria dan perempuan tidak bisa berteman dalam jangka panjang. Meski begitu, kondisi ini tidak selalu terjadi pada setiap hubungan pertemanan.

3. Daya Tarik Fisik Bisa Memengaruhi Hubungan

Daya tarik fisik bisa memengaruhi hubungan/ Foto: Pexels.com/ Froydd97 ‎

Faktor lain yang sering muncul dalam penelitian adalah adanya kemungkinan ketertarikan fisik. Semakin sering dua orang menghabiskan waktu bersama, semakin besar peluang munculnya rasa nyaman dan ketertarikan.

Dalam beberapa kasus, ketertarikan tersebut tidak mengganggu hubungan persahabatan. Namun, pada situasi lain, hal tersebut justru dapat mengubah ekspektasi salah satu pihak terhadap hubungan yang dijalani. Karena itu, menjaga komunikasi yang terbuka dan memahami batasan masing-masing menjadi hal penting agar hubungan tetap sehat.

4. Lingkungan Sering Menganggap Mereka Sedang Berpacaran

Lingkungan sering menganggap mereka sedang berpacaran/ Foto: Pexels.com/ Mikhail Nilov

Tidak hanya berasal dari kedua individu yang bersahabat, tekanan juga bisa datang dari lingkungan sekitar. Beauties tentu pernah melihat dua orang yang sebenarnya hanya berteman, tetapi terus-menerus dijodohkan oleh teman, keluarga, atau rekan kerja.

Komentar seperti, "Kalian cocok, nih," atau, "Masa cuma teman?" dapat membuat hubungan yang awalnya biasa saja menjadi terasa berbeda. Tekanan sosial seperti ini terkadang memengaruhi cara seseorang memandang hubungan tersebut. Meski bukan faktor utama, persepsi lingkungan dapat menjadi salah satu penyebab munculnya kecanggungan dalam persahabatan antara pria dan perempuan.

5. Persahabatan Tetap Bisa Terjalin Jika Memiliki Batasan yang Jelas

Persahabatan tetap bisa terjalin jika memiliki batasan yang jelas/ Foto: Pexels.com/ George Pak

Meskipun berbagai penelitian menunjukkan adanya tantangan dalam persahabatan lintas gender, bukan berarti tidak ada pertemanan antara pria dan perempuan. Faktanya, banyak pria dan perempuan yang mampu menjalin persahabatan selama bertahun-tahun tanpa berkembang menjadi hubungan romantis.

Kuncinya adalah memiliki ekspektasi yang sama, menghormati batasan masing-masing, serta menjaga komunikasi secara terbuka apabila muncul kesalahpahaman. Selain itu, memahami bahwa setiap hubungan memiliki dinamika yang berbeda juga penting. Tidak semua persahabatan akan mengalami konflik akibat perasaan romantis, begitu pula tidak semua hubungan akan berkembang menjadi asmara.

Beauties, perdebatan mengenai apakah pria dan perempuan tidak bisa berteman memang masih terus berlangsung hingga saat ini. Meski demikian, bukan berarti tidak ada pertemanan antara pria dan perempuan. Dengan komunikasi yang baik, batasan yang jelas, serta rasa saling menghormati, persahabatan lintas gender tetap dapat terjalin secara sehat. Pada akhirnya, setiap hubungan bersifat unik, sehingga tidak semua orang akan mengalami dinamika yang sama.

___

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI! 

(ria/ria)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE