Kata Dosen Universitas Columbia, 5 Bahasa Tubuh Saat Public Speaking Ini Buat Terlihat Meyakinkan
Bicara di depan umum seperti berpidato tidak hanya mampu dilakukan oleh seorang ekstrovert. Semua orang bisa melakukannya asal menguasai teknik public speaking yang tepat. Selain dari kematangan isi pidato, tutur kata, dan banyaknya latihan, bahasa tubuh ikut memengaruhi penampilan kamu saat public speaking.
Jesse Scinto, seorang lecturer program graduate Strategic Communication, Universitas Columbia, membeberkan bahasa tubuh yang patut kamu perhatikan saat sedang bicara di depan umum.
"Audiens kami akan menganggap tanda-tanda yang muncul ini sebagai isyarat kredibilitas dan kekuatan," katanya, seperti yang dikutip dari laman Columbia SPSÂ (School of Professional Studies). Apa saja bahasa tubuh tersebut yang wajib dilakukan itu?
Eye-Contact
Eye contact dengan audiens/AFP via Getty Images)/ Foto: Fabrice Coffrini/AFP/Getty Images |
Pandangan jadi penanda pertama yang membuat kamu terlihat meyakinkan. Ketika berbicara, kamu harus menatap seorang audiens Saat kamu berhenti bicara atau ambil jeda sebentar, alihkan pandangan ke orang lainnya.
Sebaliknya, jika pandangan tidak fokus, tanpa eye-contact, seperti pandangan menyapu ruangan, menghadap atas ke langit-langit atau ke samping penonton, maka ini memberikan kesan kamu tidak meyakinkan.
Cara Berdiri
Cara berdiri saat public speaking/ Foto: Getty Images
Cara kamu berdiri saat berpidato juga menentukan impresi audiens. Letakkan kaki selebar bahu saat bicara di depan umum. Kemudian, hindari berpindah dari satu sisi ke sisi lain, mondar-mandir, atau bicara sambil berjalan karena pergerakan ini bisa menandakan kamu gelisah dan tidak pasti.
Jika ingin berpindah ke area lain di panggung, berjalanlah dengan yakin dan mantap sambil menatap audiensmu sebelum kamu mulai bicara.
Â
Gerakan Tangan
Gerakan tangan/ Foto: detikINET/Reno Hastukrisnapati
Tentu ketika pidato, gestur kita harus terlihat luwes atau tidak kaku. Kamu bisa menggerakan tanganmu untuk menegaskan kata-kata. Angkat tangan bersamaan di mana bagian telapak saling berhadapan layaknya kamu sedang memegang bola besar di hadapanmu. Lakukan gerakan tersebut saat kamu mengucapkan kata yang bagimu menjadi kata kunci atau penting.
Namun jika tidak dibutuhkan, pastikan agar tangan tidak saling menggenggam, tidak dimasukkan ke dalam saku, atau pun menyilangkan tangan di depan dada, melainkan rilekskan tangan dan letakkan pada sisi tubuh.
Â
Vokal Lantang
Vokal lantang/ Foto: AFP via Getty Images/MANDEL NGAN
Tak kalah penting adalah suara yang kita keluarkan. Jika volume suara terlalu kecil, maka audiens dengan jarak terjauh darimu akan sulit mendengar. Ucapkan pidato dengan suara lantang dan yakin sehingga orang duduk di paling belakang bisa mendengar. Untuk melakukannya, coba latihan bernapas dan bicara dari diafragma.
Â
Feedback
Minta feedback/ Foto: Associated Press
Meski bukan salah satu bahasa tubuh, Scinto menegaskan bahwa menerima feedback termasuk dalam teknik public speaking yang tidak boleh dilewatkan. Lakukan peer-review bersama teman atau rekam dirimu sendiri berpidato sehingga dapat kamu evaluasi dan tingkatkan.
Selamat mencoba, Beauties!
***
Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk, gabung ke komunitas pembaca Beautynesia, B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!
Eye contact dengan audiens/AFP via Getty Images)/ Foto: Fabrice Coffrini/AFP/Getty Images