5 Cara Keluar dari Survival Mode, Saatnya Keluar dari Mode Bertahan!

Budi Rahmah Panjaitan | Beautynesia
Jumat, 17 Jul 2026 17:15 WIB
3. Rawat Tubuh dengan Kebiasaan Sederhana
Tidur yang cukup, makan bergizi, dan berolahraga secara rutin dapat membantu sistem saraf kembali merasa aman dan lebih tenang/ Foto: Freepik.com/Benzoix

Survival mode bukan sekadar merasa stres atau lelah setelah menjalani hari yang berat. Kondisi ini terjadi ketika tubuh dan pikiran terus merasa berada dalam ancaman, sehingga sistem saraf sulit kembali ke keadaan tenang.

Oleh sebab itu, cara keluar dari survival mode bukanlah menghilangkan semua stres, melainkan membantu tubuh merasa aman kembali dan menyelesaikan penyebab yang membuat kita terus berada dalam kondisi siaga. Mengutip dari Psychology Today, berikut beberapa langkah yang dapat membantu proses tersebut.

1. Kenali Sumber Tekanan yang Sebenarnya

Pemulihan dimulai dengan memahami apa yang sebenarnya membebani pikiran. Mengenali akar masalah membuat solusi yang diambil menjadi lebih tepat sasaran/ Foto: Freepik.com/Lifeforstock
Pemulihan dimulai dengan memahami apa yang sebenarnya membebani pikiran. Mengenali akar masalah membuat solusi yang diambil menjadi lebih tepat sasaran/ Foto: Freepik.com/Lifeforstock

Langkah pertama adalah berhenti menganggap semua rasa cemas atau lelah sebagai masalah pada diri sendiri. Cobalah mengenali apa yang sebenarnya sedang membebani pikiran, apakah pekerjaan yang menumpuk, konflik dalam hubungan, kehilangan seseorang, masalah keuangan, atau tuntutan yang terlalu tinggi terhadap diri sendiri. Dengan mengetahui akar penyebabnya, kamu akan lebih mudah menentukan solusi yang tepat daripada hanya berusaha menghilangkan gejalanya.

2. Izinkan Diri Merasakan Emosi

Sedih, marah, atau kecewa bukanlah emosi yang harus ditekan. Memberi ruang pada perasaan justru membantu tubuh dan pikiran pulih secara lebih sehat/ Foto: Freepik.com/Senivpetro

Banyak yang berusaha mengusir rasa sedih, marah, kecewa, atau takut secepat mungkin. Padahal, emosi adalah sinyal alami yang memberi tahu bahwa ada sesuatu yang perlu diperhatikan. Memberikan ruang untuk mengakui dan memproses emosi secara sehat, misalnya dengan menulis jurnal, berbicara dengan orang yang dipercaya, atau sekadar menerima bahwa hari ini memang terasa berat, dapat membantu tubuh kembali menemukan keseimbangannya.

3. Rawat Tubuh dengan Kebiasaan Sederhana

Tidur yang cukup, makan bergizi, dan berolahraga secara rutin dapat membantu sistem saraf kembali merasa aman dan lebih tenang/ Foto: Freepik.com/Benzoix

Kondisi fisik sangat memengaruhi cara kerja sistem saraf. Tidur yang cukup, makan bergizi, berolahraga secara rutin, serta menyediakan waktu untuk beristirahat dapat membantu tubuh keluar dari kondisi siaga yang berkepanjangan. Tidak perlu mencari cara yang rumit atau mengikuti berbagai tren kesehatan. Justru, kebiasaan sederhana yang dilakukan secara konsisten sering kali lebih efektif dalam membantu proses pemulihan.

4. Jangan Memendam Semua Beban Sendirian

Berbagi cerita dengan orang yang dipercaya bukanlah tanda kelemahan. Dukungan dari orang lain dapat menjadi langkah penting dalam proses pemulihan/ Foto: Freepik.com/Tirachardz

Ketika berada dalam survival mode, seseorang sering merasa harus menghadapi semuanya sendiri. Padahal, berbagi cerita dengan keluarga, sahabat, atau orang yang dipercaya dapat membantu mengurangi beban emosional dan memberikan sudut pandang yang berbeda. Jika kondisi ini berlangsung lama hingga mengganggu aktivitas sehari-hari, jangan ragu untuk mencari bantuan dari psikolog atau psikiater agar mendapatkan pendampingan yang sesuai.

5. Fokus Menyelesaikan Penyebabnya

Menenangkan diri memang penting, tetapi pemulihan akan lebih optimal ketika akar penyebab tekanan juga mulai dihadapi dan diselesaikan/ Foto: Freepik.com/Freepik

Latihan pernapasan, meditasi, atau teknik relaksasi memang dapat membantu tubuh menjadi lebih tenang. Namun, jika penyebab utama seperti hubungan yang tidak sehat, tekanan pekerjaan, atau luka emosional belum diselesaikan, rasa tidak nyaman biasanya akan terus muncul. Oleh karena itu, selain menenangkan diri, penting juga untuk berani menghadapi dan menyelesaikan masalah yang menjadi akar dari tekanan tersebut agar proses pemulihan bisa berlangsung lebih optimal.

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI! 

(dmh/dmh)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE