5 Cara Mengembangkan 'Self-Talk', Ada yang Sudah Kamu Lakukan?

Firzaputri Maulida Maharani | Beautynesia
Rabu, 17 Apr 2024 18:15 WIB
Gunakan Sudut Pandang Orang Ketiga Saat Berbicara pada Diri Sendiri
Gunakan sudut pandang orang ketiga/Foto: freepik/lifeforstock

Beauties, pernahkah kamu menyadari monolog yang sering muncul dari dalam diri sendiri? Terkadang nadanya terdengar positif seperti "aku pasti bisa!", dan terkadang juga terdengar negatif seperti "aku payah!". Nah, itulah yang disebut sebagai self-talk atau suara batin. 

Mengutip Psychology Today, self-talk ini berasal dari gabungan antara pemikiran sadar dan nilai atau bias yang tidak disadari, sehingga otak dapat memaknai kejadian sehari-sehari.

Self-talk sebenarnya tidak berbahaya selama dilakukan dengan benar dan memberi dampak positif pada diri sendiri. Hal ini akan berbahaya jika self-talk negatif terus menerus diyakini hingga kita merasa rendah diri atau berujung mencelakai diri sendiri. 

Jadi, bagaimana sebenarnya bentuk self-talk yang baik? Berikut 5 cara mengembangkan self-talk dilansir dari Psych Central!

Dengarkan Kritik Diri Secara Kritis

Dengarkan kritik diri secara kritis/Foto: freepik/drobotdean

Menurut Ethan Kross, PhD, pemimpin Emotion & Self-Control Lab di University of Michigan, self-talk akan terus menerus muncul dan bersifat mengkritik ketika kita dihadapkan dengan situasi penuh tekanan. 

Maka dari itu, ketika self-talk mulai mengarah pada ujaran yang bersifat merendahkan atau menyalahkan diri, ada baiknya kita menenangkan diri sejenak dan mulai pikirkan cara untuk mengubah cara pandang dari self-talk yang muncul.

Gunakan Sudut Pandang Orang Ketiga Saat Berbicara pada Diri Sendiri

Gunakan sudut pandang orang ketiga/Foto: freepik/lifeforstock

Menurut Kross, menggunakan kata ganti orang pertama seperti, "Mengapa aku melakukan kesalahan ini?" atau "Seharusnya aku begini..." justru akan menimbulkan kecemasan dan rasa malu pada diri sendiri.

Alih-alih berbicara dari sisi pandang orang pertama, gunakan sisi pandang orang ketiga atau sebutkan nama saat melakukan self-talk, seperti "Mengapa kamu melakukan kesalahan ini?", "Seharusnya (nama) begini..."

Hal itu ditujukan agar kita dapat meregulasi emosi ketimbang menambah beban emosi itu sendiri. Selain itu, kita jadi menganggap masalah yang dihadapi sebagai sebuah tantangan, bukan ancaman.

 

Kembangkan Percakapan Sesuai Kebutuhan

Kata-kata motivasi/Foto: pexels/Alexas Fotos

Ketika berbicara pada diri sendiri, sesuaikanlah dengan konteks dan masalah apa yang sedang dihadapi. Menurut penelitian pada jurnal Psychology of Sport and Science, berbagai tipe self-talk akan berhasil digunakan pada berbagai konteksnya.

Misalnya, ketika kita membutuhkan motivasi, kata-kata seperti "Kamu bisa melakukan ini", "Kamu bisa melewati segala rintangan" akan menambah kepercayaan dan kekuatan diri.

Bicara pada Diri Sendiri Seperti pada Teman

Bicara selayaknyai pada teman/Foto: pexels/Yaroslav Shuraev

Self-talk yang bersifat negatif justru akan membuatmu semakin terbebani. Bicaralah dengan diri sendiri dengan kasih sayang seperti bicara pada temanmu.

Kamu bisa mengganti cara pandang melalui self-talk, misalnya dari "Kamu tidak mahir melakukan ini" menjadi "Tenang saja, kamu akan siap melakukan ini". 

 

Ucapkan Saya Tidak Mau Alih-Alih Saya Tidak Bisa

Ucapkan tidak mau alih-alih tidak bisa/Foto: freepik/benzoix

Hasil riset dari Vanessa Patrick, profesor di bidang pemasaran di University of Houston mengungkapkan bahwa orang yang bicara "Saya tidak mau" lebih cenderung tahan godaan lebih lama dibandingkan dengan orang yang bicara "Saya tidak bisa". 

Ungkapan "tidak bisa" menunjukkan adanya keterbatasan atau kendala. Sebaliknya, ungkapan "tidak mau" menunjukkan bahwa kamu memiliki kendali atas pikiran dan perilakumu sendiri. 

Itu dia beberapa cara untuk mengembangkan self-talk yang baik, Beauties. Dari kelima tips ini, ada yang sudah kamu coba lakukan?

***

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk, gabung ke komunitas pembaca Beautynesia, B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!

(naq/naq)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE