5 Hal Menarik dari Pembukaan Olimpiade Musim Dingin Milano Cortina 2026

Cindy Novita | Beautynesia
Senin, 09 Feb 2026 20:30 WIB
1. Upacara Pembukaan di Dua Kota Italia
Upacara pembukaan di dua kota Italia/Foto: instagram.com/@olympics

Italia kembali menjadi sorotan dunia lewat pembukaan Olimpiade Musim Dingin 2026, sebuah perhelatan akbar yang tak hanya menandai dimulainya pesta olahraga musim dingin, tetapi juga menghadirkan pertunjukan budaya dan visual yang memukau. Untuk pertama kalinya dalam sejarah Olimpiade Musim Dingin, upacara pembukaan digelar di dua kota sekaligus, yang terhubung secara simbolis untuk merayakan perpaduan antara kreativitas perkotaan dan semangat pegunungan.

Tak heran jika upacara pembukaan Olimpiade dirancang secara spektakuler dan penuh makna, mencerminkan identitas Italia yang modern serta berakar kuat pada tradisi. Berikut lima hal menarik dari pembukaan Olimpiade Musim Dingin 2026. Yuk, simak selengkapnya!

1. Upacara Pembukaan di Dua Kota Italia

Upacara pembukaan di dua kota Italia/Foto: instagram.com/@olympics

Obor Olimpiade Milano Cortina memulai perjalanannya dari Yunani sebelum dibawa menuju Italia, Beauties. Untuk pertama kalinya dalam sejarah Olimpiade, rangkaian estafet obor berakhir di dua kota, yakni Milan dan Cortina d'Ampezzo. Di masing-masing kota, pembawa obor terakhir menyalakan kaldron di lokasi tuan rumah sebagai simbol dimulainya pesta olahraga musim dingin tersebut.

Di kota pegunungan Cortina d'Ampezzo, mantan atlet ski alpine Italia, Gustav Thöni, menyerahkan obor kepada Sofia Goggia, peraih medali emas nomor downhill pada Olimpiade Pyongchang 2018. Goggia kemudian menyalakan kaldron, menandai momen bersejarah di kota yang dikenal sebagai ikon olahraga musim dingin Italia itu.

Sementara itu, di Milan, dua legenda ski alpine Italia, Deboran Compagnoni dan Alberto Tomba, mendapatkan kehormatan menyalakan api Olimpiade di kuali utama. Kehadiran para atlet legendaris ini menjadi simbol kesinambungan prestasi Italia di ajang Olimpiade sekaligus penghormatan bagi sejarah olahraga musim dingin negara tersebut.

2. Panggung Megah Bertabur Bintang Dunia

Panggung megah bertabur bintang dunia/Foto: instagram.com/@olympics

Upacara pembukaan Olimpiade Milano Cortina diwarnai penampilan bintang internasional yang semakin memperkuat kesan megah dan kelas dunia. Kehadiran Mariah Carey menjadi salah satu sorotan utama dan paling banyak diperbincangkan, Beauties.

Dalam penampilannya, Carey mengenakan gaun berwarna perak yang dipadukan dengan selendang bulu, sementara rambut pirangnya terurai bergelombang. Ia membawakan lagu “Volare”, yang dikenal di Italia dengan judul "Nel blu, dipinto di blu”, lalu melanjutkannya dengan lagu “Nothing Is Impossible” dari album terbarunya yang dirilis pada 2025.

Tak hanya Mariah Carey, pembukaan Olimpiade Milano Cortina turut dimeriahkan oleh sejumlah musisi dan aktris ternama Italia. Nama-nama seperti tenor legendaris Andrea Bocelli, penyanyi Laura Pausini, aktris Sabrina Impacciatore, hingga pianis Lang Lang tampil memukau dalam panggung yang megah.

3. Penghormatan untuk Giorgio Armani

Vittoria Ceretti mempersembahkan bendera Italia/Foto: instagram.com/@olympics

Sebelum penyanyi asal Italia, Laura Pausini menyanyikan lagu kebangsaan negaranya, model Vittoria Ceretti tampil membawa bendera Italia menyusuri panggung menuju Presiden Italia, Sergio Mattarella. Momen ini berlangsung dalam rangka penghormatan untuk mendiang desainer Giorgio Armani yang berpulang pada bulan September 2025.

Ceretti memimpin sekelompok perempuan yang mengenakan busana berwarna merah, hijau, dan putih berkilau yang merepresentasikan warna bendera Italia. Mengutip People, seluruh busana itu merupakan kreasi Giorgio Armani. Tak hanya membuat setelan jas ini, tetapi label mewah asal Italia tersebut juga merancang sejumlah kostum yang dikenakan para penampil upacara pembukaan serta seragam kontingen atlet Olimpiade Italia.

4. Parade Atlet yang Menghidupkan Semangat Olimpiade

Parade atlet yang menghidupkan semangat Olimpiade/Foto: instagram.com/@olympics

Sebanyak 92 Komite Olimpiade Nasional turut diwakili, dengan lebih dari 2.900 atlet yang akan berpartisipasi dalam Olimpiade ini. Upacara tersebut dipenuhi berbagai aksi atraktif, mulai dari salto, tarian, hingga momen swafoto, serta parade pakaian warna-warni yang mencuri perhatian. Sejumlah atlet terpilih mendapat kehormatan sebagai pembawa bendera negara masing-masing.

Parade-parade itu menciptakan gambaran menyentuh hati tentang kebersamaan dan persatuan. Momen ini menjadi simbol kuat yang menghubungkan para atlet, penonton di stadion, hingga masyarakat dunia yang menyaksikan dari berbagai penjuru.

5. Konsep Multi-Lokasi yang Inovatif

Konsep multi-lokasi yang inovatif/Foto: instagram.com/@olympics

Olimpiade Milano Cortina digelar di tujuh lokasi berbeda di Italia utara, Beauties. Lokasi tersebut meliputi Milan, Cortina d'Ampezzo, Bormio, Livigno, Predazzo, Anterselva, dan Verona yang dipilih sebagai tempat penyelenggaraan upacara penutupan.

Konsep multi-lokasi ini menjadi salah satu daya tarik utama karena menunjukkan bagaimana Olimpiade modern dapat berlangsung lebih inklusif, saling terhubung, dan berkelanjutan, tanpa berpusat di satu kota saja.

Itulah beberapa hal menarik dari upacara pembukaan Olimpiade Milano Cortina 2026, Beauties.

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(dmh/dmh)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE