5 Peralatan Dapur yang Harus Rutin Diganti, Jangan Disepelekan!

Cindy Novita | Beautynesia
Jumat, 03 Jul 2026 07:30 WIB
3. Sendok dan Peralatan Kayu
Sendok dan Peralatan Kayu/Foto: Magnific.com

Meski terlihat masih layak digunakan, beberapa peralatan dapur sebenarnya perlu diganti secara berkala, Beauties. Seiring waktu, peralatan yang sering bersentuhan dengan makanan dapat mengalami keausan, menumpuk kotoran, hingga menjadi tempat berkembang biaknya bakteri jika tidak diganti pada waktunya. Kondisi ini tentu bisa memengaruhi kebersihan dan keamanan makanan yang dikonsumsi.

Oleh karenanya, memperhatikan kondisi peralatan dapur sama pentingnya dengan menjaga kebersihan area memasak. Dengan mengganti peralatan yang sudah tidak layak pakai, kamu akan menciptakan lingkungan dapur yang lebih higienis dan nyaman. Melansir Eating Well, berikut lima peralatan dapur yang sebaiknya rutin diganti.

1. Spons dan Kain Lap Piring

Spons dan Kain Lap Piring/Foto: Magnific.com

Menurut ahli pangan Zachary Cartwright, Ph.D, spons merupakan salah satu peralatan dapur yang paling rentan menjadi tempat penumpukan mikroba, Beauties. Hal ini karena struktur spons yang berpori dapat memerangkap kelembapan, sisa makanan, dan bakteri, sehingga berpotensi menjadi sarang kuman jika tidak diganti secara rutin. Oleh sebab itu, Cartwright menyarankan untuk mengganti spons dapur setiap beberapa minggu sekali.

Sementara itu, kain lap piring umumnya memiliki masa pakai yang lebih lama, tetapi tetap perlu dicuci secara teratur setelah digunakan. Jika sudah menunjukkan tanda-tanda aus atau sulit dibersihkan, pertimbangkan untuk menggantinya.

2. Talenan

Talenan/Foto: Pixabay.com

Talenan juga termasuk peralatan dapur yang perlu diganti secara berkala, terutama talenan plastik yang cenderung lebih cepat aus. Seiring penggunaan, permukaan talenan bisa dipenuhi goresan yang berpotensi menjadi tempat menumpuknya sisa makanan dan bakteri. Karena itu, talenan plastik sebaiknya diganti setiap beberapa bulan sekali, tergantung pada kondisi dan frekuensi penggunaanya.

3. Sendok dan Peralatan Kayu

Sendok dan Peralatan Kayu/Foto: Magnific.com

Sendok dan peralatan dapur lainnya yang terbuat dari kayu dapat mengalami retak atau aus akibat penggunaan sehari-hari. Retakan itu bisa menjadi tempat menumpuknya sisa makanan dan bakteri sehingga lebih sulit dibersihkan secara menyeluruh.

Umumnya, peralatan dapur berbahan kayu memiliki masa pakai sekitar dua hingga lima tahun. Namun, jika sudah terlihat retak, pecah, atau menunjukkan tanda-tanda kerusakan lainnya, sebaiknya segera diganti untuk menjaga kebersihan dan keamanan saat memasak.

4. Panci dan Wajan Antilengket

Panci dan Wajan Anti Lengket/Foto: Pixabay.com

Menurut ahli gizi kuliner Helen Ohw Kim, RD, CDN, MPH, peralatan masak antilengket sebaiknya segera diganti jika mulai menunjukkan goresan atau lapisan yang mengelupas. Selain kerusakan yang terlihat secara fisik, panci atau wajan antilengket yang sudah tidak berfungsi sebagaimana mestinya juga perlu diganti. Serpihan atau residu dari lapisan antilengket yang rusak berpotensi berpindah ke makanan selama proses memasak.

5. Wadah Makanan Plastik

Wadah Makanan Plastik/Foto: Magnific.com

Wadah makanan plastik umumnya bertahan mulai dari enam bulan hingga beberapa tahun, tergantung pada cara penggunaan dan perawatannya. Seiring waktu, plastik dapat mengalami penurunan kualitas yang ditandai dengan munculnya noda, perubahan bentuk, bau yang sulit hilang, dan retakan pada permukaannya.

Ketika permukaan wadah mulai terasa kasar, retak, atau berubah bentuk, wadah akan lebih sulit dibersihkan secara menyeluruh. Kondisi ini bisa meningkatkan risiko penumpukan sisa makanan dan bakteri. Oleh sebab itu, penting untuk rutin memeriksa kondisi wadah plastik dan menggantinya, Beauties.

Nah, itu dia beberapa peralatan dapur yang perlu diganti secara rutin, Beauties.

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(dmh/dmh)

RELATED ARTICLE