5 Perilaku di Medsos yang Bikin Kamu Tidak Disukai di Kehidupan Nyata, Menurut Ilmu Psikologi

Rini Apriliani | Beautynesia
Senin, 12 Jan 2026 22:00 WIB
5 Perilaku di Medsos yang Bikin Kamu Tidak Disukai di Kehidupan Nyata, Menurut Ilmu Psikologi
Perilaku di medsos yang bikin tidak disukai di kehidupan nyata/Foto: Pexels/Cottonbro Studio

Kehadiran media sosial yang kini semakin banyak digunakan bagai pisau bermata dua. Di satu sisi sangat bermanfaat, namun sisi lainnya bisa sangat berbahaya.

Meski kamu berpikir perilaku online hanya terbatas pada layar, penelitian mengungkapkan caramu berperilaku di medsos membentuk bagaimana orang lain memandang dan memperlakukanmu secara langsung. Mungkin, kamu hanya berpikir 'membagikan momen' dan tidak memandangnya sebagai hal berbahaya. Namun, menurut ilmu psikologi, ada sejumlah perilaku di medsos yang diam-diam bisa mengikis hubunganmu di dunia nyata, yang bisa bikin kamu tidak disukai. Apa saja itu? Simak!

1. Kebiasaan Pamer

“Lelah banget setelah liburan ketigaku bulan ini.” Kalimat di atas memang terbaca seperti tidak ada masalah. Namun, kalimat itu tanpa sadar sebagai pamer terselubung yang sering kali tak sadar dilakukan di medsos.

Ilustrasi pamer/Foto: Freepik.com

“Lelah banget setelah liburan ketigaku bulan ini.” Kalimat di atas memang terbaca seperti tidak ada masalah. Namun, kalimat itu tanpa sadar sebagai pamer terselubung yang sering kali dilakukan di medsos.

Masalah pamer terselubung adalah ia mencoba mendapatkan pujian sosial karena bersikap rendah hati, sekaligus memuaskan ego dari pamer. Orang-orang bisa langsung tahu maksudmu dan menimbulkan rasa iri.

Dalam percakapan kehidupan nyata, ini diterjemahkan menjadi orang-orang yang mengeluh tentang masalah yang sebenarnya adalah hal istimewa.

2. Terlalu Banyak Drama

perilaku di medsos yang bikin tidak disukai di dunia nyata adalah mereka yang terlalu banyak drama. Entah itu drama tentang hubungan cinta, drama keluarga, pertemanan, atau drama kantor.

Ilustrasi menangis/Foto: pexels.com/Gustavo Fring

Melansir Expert Editor, perilaku di medsos yang bikin tidak disukai di dunia nyata adalah mereka yang terlalu banyak drama. Entah itu drama tentang hubungan cinta, drama keluarga, pertemanan, atau drama kantor.

Orang yang terlalu banyak drama tidak disukai karena bisa menjadi hal yang melelahkan untuk mereka yang terlibat. Jadi, mereka akan memilih lebih baik menjauhinya.

3. Terlalu Banyak Dokumentasi, Lupa dengan Menikmati Momen

Banyak orang yang kini semakin berlomba-lomba membuat dokumentasi terbaiknya untuk di media sosial. Namun, sering kali lupa untuk menikmati momennya.

Ilustrasi dokumentasi/Foto: pexels.com/rdne

Banyak orang yang kini semakin berlomba-lomba membuat dokumentasi terbaiknya untuk di media sosial. Namun, sering kali lupa untuk menikmati momennya.

Penelitian dari Journal of Experimental Social Psychology menemukan bahwa orang yang terus-menerus mendokumentasikan pengalamannya melaporkan tingkat kenikmatan dan keterlibatan yang lebih rendah terhadap pengalaman tersebut. Namun, yang lebih buruk adalah orang-orang di sekitarnya merasakan juga.

Ketika seseorang selalu merekam video, memotret, atau mengunggah sesuatu, ia mengirimkan pesan yang jelas kepada orang-orang di sekitarnya bahwa audiens digital lebih penting daripada mereka yang nyata. Hal ini menciptakan penghalang, perasaan bahwa kamu tidak sepenuhnya hadir, dan orang-orang langsung merasakannya.

Beauties, tidak ada yang salah dengan mendokumentasikan, tetapi jangan lupa untuk menikmatinya juga.

4. Kecanduan Validasi

Menurut ilmu psikologi, penggunaan media sosial yang berlebihan dikaitkan dengan peningkatan perilaku narsistik dan penurunan empati. Yakni, semakin kita mencari pengakuan secara online, semakin egois kita jadinya di dunia nyata.

Ilustrasi mencari validasi/Freepik: khroska

Menurut ilmu psikologi, penggunaan media sosial yang berlebihan dikaitkan dengan peningkatan perilaku narsistik dan penurunan empati. Yakni, semakin kita mencari pengakuan secara online, semakin egois kita jadinya di dunia nyata.

Orang lain bisa merasakan saat kamu lebih tertarik mendapatkan validasi daripada menjalin hubungan yang tulus. Berada di dekat orang yang selalu membutuhkan validasi bisa menjadi hal yang melelahkan, dan itu mencegah terbentuknya hubungan yang nyata dan tulus.

5. Persona Palsu

perbedaan persona di medsos dengan di dunia nyata juga bisa tidak disukai.

Ilustrasi main hp/Foto: Pexels.com/Ketut Subianto

Terakhir, perbedaan persona di medsos dengan di dunia nyata juga bisa tidak disukai. Misalnya, orang yang suka memposting soal hubungannya yang luar biasa, tapi sambil mengeluh kepada orang terdekatnya tentang hubungan tersebut.

Ketidaksesuaian tersebut menciptakan masalah kepercayaan. Orang bisa bertanya-tanya tentang apalagi yang disembunyikan dan mempertanyakan keaslianmu dalam setiap interaksi. Sebab, orang ingin terhubung dengan manusia sungguhan, bukan persona yang dibuat-buat.

Beauties, itu dia sederet perilaku di medsos yang bisa bikin kamu tidak disukai di kehidupan nyata. Bagaimana, kamu suka melakukannya?

____ 

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk gabung ke komunitas pembaca Beautynesia B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!

(ria/ria)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE