6 Strategi Belajar ala Pelajar Korea yang Bisa Kamu Tiru di Rumah

Retno Anggraini | Beautynesia
Sabtu, 07 Feb 2026 10:00 WIB
4. Time Blocking
Pembagian waktu belajar membantu pelajar Korea tetap fokus/Foto: Freepik.com/Freepik

Sistem pendidikan Korea Selatan dikenal ketat, kompetitif, dan menghasilkan pelajar dengan disiplin belajar yang tinggi. Namun, di balik jam belajar panjang dan tekanan akademik, ada banyak strategi belajar pelajar Korea yang sebenarnya bisa kamu terapkan secara realistis di rumah, tanpa harus belajar sampai larut malam setiap hari.

Rahasia utamanya bukan semata soal belajar lebih lama, melainkan belajar dengan sistem yang terstruktur, sadar tujuan, dan konsisten. Mulai dari perencanaan detail hingga kebiasaan rutin meninjau ulang materi, berikut 6 strategi belajar ala pelajar Korea yang bisa bantu kamu belajar lebih efektif, fokus, dan tidak mudah burnout.

1. Perencanaan Belajar yang Terperinci

Perencanaan belajar yang terperinci membantu pelajar Korea belajar lebih terarah dengan target harian yang jelas dan realistis.
Pelajar Korea terbiasa membuat perencanaan belajar yang detail/Foto: Unsplash.com/erothermel

Salah satu strategi belajar pelajar Korea adalah kebiasaan membuat rencana belajar yang sangat detail. Pelajar Korea tidak hanya menuliskan belajar matematika di agenda saja, tapi memecahnya menjadi tugas-tugas kecil seperti mengerjakan soal bab tertentu, meninjau kesalahan, hingga target waktu penyelesaian.

Perencanaan rinci ini membantu kamu mengetahui dengan jelas apa yang harus dilakukan setiap hari tanpa kebingungan. Selain itu, perencanaan belajar yang terperinci juga memberi rasa pencapaian setiap kali satu tugas selesai, sehingga motivasi belajar tetap terjaga.

2. Belajar Mandiri dan Bertanggung Jawab

Belajar mandiri menjadi kunci pelajar Korea memahami materi secara mendalam/Foto: Freepik.com/Freepik

Pelajar Korea terbiasa dengan konsep self-directed learning, yaitu kemampuan mengatur proses belajar sendiri tanpa terus bergantung pada guru atau les. Pelajar Korea aktif mencari materi tambahan, video penjelasan, atau latihan soal untuk memahami topik yang sulit.

Kebiasaan ini melatih tanggung jawab dan kesadaran diri terhadap progres belajar. Jika kamu menerapkannya di rumah, self-directed learning akan membantu kamu mengenali gaya belajar sendiri, sekaligus meningkatkan rasa percaya diri. Belajar pun tidak lagi terasa sebagai kewajiban, tapi sebagai proses pengembangan diri.

3. Membuat Mistake Notebook

Mistake notebook membantu pelajar Korea memperbaiki kelemahan dengan cara belajar dari kesalahan secara sadar.
Mencatat kesalahan membantu pelajar Korea memperbaiki kelemahan belajar/Foto: Freepik.com/Freepik

Alih-alih melupakan kesalahan, pelajar Korea justru mencatatnya dalam mistake notebook. Buku ini berisi kumpulan soal yang salah, alasan kesalahan, dan versi jawaban yang benar. Tujuannya bukan untuk menghakimi diri sendiri, melainkan memahami pola kesalahan.

Metode ini efektif karena membantu kamu menghindari kesalahan yang sama di kemudian hari. Dengan rutin membuka mistake notebook sebelum ujian, kamu bisa fokus pada kelemahan yang perlu diperbaiki. Kebiasaan ini mengubah kesalahan menjadi alat belajar yang sangat berharga.

4. Time Blocking

Pembagian waktu belajar membantu pelajar Korea tetap fokus/Foto: Freepik.com/Freepik

Time blocking adalah teknik manajemen waktu yang populer di kalangan pelajar Korea. Biasanya waktu belajar dibagi ke dalam blok-blok khusus, misalnya 50 menit belajar dan 10 menit istirahat. Selama satu blok, fokus hanya pada satu tugas.

Teknik ini membantu kamu menghindari multitasking dan distraksi, terutama dari ponsel. Dengan time blocking, waktu belajar terasa lebih efektif dan tidak melelahkan. Kamu juga bisa menyesuaikan durasi blok sesuai kemampuan fokus masing-masing.

5. Sistem Study Café

Sistem study café membantu pelajar Korea menjaga fokus melalui lingkungan belajar yang kondusif.
Sistem study café membantu meningkatkan konsentrasi/Foto: Unsplash.com/Zoshua Colah

Study café merupakan bagian penting dari budaya belajar di Korea. Tempat ini dirancang khusus untuk belajar dengan suasana tenang, pencahayaan nyaman, dan aturan ketat soal kebisingan. Lingkungan tersebut membantu pelajar masuk ke mode belajar dengan lebih cepat.

Meski tidak punya study café di rumah, kamu bisa menirunya dengan menciptakan sudut belajar khusus yang rapi dan minim distraksi. Gunakan meja khusus belajar, kursi nyaman, dan hindari membawa ponsel ke area tersebut. Lingkungan yang tepat akan sangat memengaruhi kualitas fokus kamu.

6. Pengulangan Materi

Pengulangan materi membantu pelajar Korea mempertahankan pemahaman materi dalam jangka panjang.
Pengulangan materi secara rutin membantu mengingat pelajaran lebih lama/Foto: Unsplash.com/eliottreyna

Strategi belajar terakhir yang dilakukan pelajar Korea adalah mengulang materi secara berkala. Pelajar Korea tidak menunggu sampai ujian untuk mengulang materi, tapi rutin melakukan review harian, mingguan, bahkan bulanan. Pelajar Korea percaya, materi yang diulang berkali-kali akan lebih mudah diingat dalam jangka panjang

Teknik ini memperkuat memori jangka panjang dan mengurangi stres menjelang ujian. Kamu bisa menerapkannya dengan jadwal review singkat, misalnya 15–20 menit setiap malam. Dengan review konsisten, materi akan terasa lebih familiar dan mudah diingat.

Enam strategi belajar di atas membuktikan bahwa perencanaan, kemandirian, dan kebiasaan kecil yang dilakukan rutin bisa membawa perubahan besar dalam hasil belajar. Dengan menerapkan strategi belajar ala pelajar Korea secara bertahap, belajar di rumah pun bisa terasa lebih efektif, terarah, dan tidak melelahkan.

***

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk, gabung ke komunitas pembaca Beautynesia, B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!

(naq/naq)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.