6 Tanda Bahaya dalam Persahabatan yang Harus Diwaspadai
Beauties pasti punya sahabat yang sangat dipercayai, kan? Seorang sahabat yang baik akan mendukungmu saat kamu mengalami kesulitan, dan selalu ada di sisimu kala susah maupun senang. Memiliki sahabat terbaik rasanya sangat beruntung, tapi gimana kalau ternyata persahabatan itu sepihak?
Hubungan apa pun bisa menjadi beracun seiring berjalannya waktu, bahkan persahabatan yang telah terjalin lama. Yup benar, tidak semua persahabatan itu sehat. Kadang kita terjebak dalam dinamika beracun yang menguras energi kita.
Meski wajar jika sesekali persahabatan kalian terguncang konflik, hal tersebut jika terjadi berulang kali menjadikan persahabatan yang tidak sehat bahkan beracun. Persahabatan yang sehat tidak akan membuatmu merasa lelah dan tegang sepanjang waktu.
Mengenali tanda-tanda peringatan tak selalu mudah. Dilansir dari Nigerian Tribune Online, penting untuk mengidentifikasi tanda-tanda bahaya dalam persahabatan, sehingga kamu bisa membuat keputusan apakah akan memutuskan persahabatan tersebut atau memberi sahabatmu ruang untuk memperbaiki diri.
Berikut tanda bahaya dalam  persahabatan  yang perlu diwaspadai!
1. Hanya Menghubungi Saat Membutuhkan Sesuatu
Sahabatmu menghubungi saat membutuhkan sesuatu./ Foto: pexels.com/SHVETS production
Dilansir dari Sumizeit, sahabat sejati itu selalu ada saat suka maupun duka. Tapi jika Beauties menyadari bahwa sahabatmu hanya mengirim pesan singkat ketika membutuhkan uang, dukungan emosional, atau tumpangan, itu adalah tanda bahaya yang perlu diwaspadai.
Coba deh ingat-ingat dulu, Beauties punya sahabat yang seperti itu nggak, nih? Hubungan sepihak membuatmu merasa dimanfaatkan, bukan dihargai. Jika mereka menghilang saat kamu mengalami kesulitan, tapi meraka mengharapkanmu ada di sisinya saat mengalami kesulitan, itu pertanda buruk.
Persahabatan yang sehat itu ada timbal balik. Kedua pihak memberi dan menerima. Dan sahabat sejati tidak akan menghilang saat keadaan sulit.
2. Iri dengan Kesuksesanmu
Iri dengan kesuksesanmu./ Foto: freepik.com/drobotdean
Persahabatan seharusnya tak pernah terasa seperti kompetisi. Tapi jika sahabatmu iri atau kesal setiap kali sesuatu yang baik terjadi dalam hidupmu, bisa jadi mereka tidak mendukungmu. Sahabat yang sehat dan suportif seharusnya ikut bahagia atas kesuksesanmu, dan begitu pun sebaliknya.
Persahabatan yang sehat itu ketika sahabatmu melihat kesuksesan yang kamu raih sebagai kemenangan bagi kalian berdua, bukan sebagai ancaman. Kalau sahabatmu sering cemburu atau kompetitif, itu mungkin menunjukkan rasa tidak aman yang dapat menyebabkan dinamika tidak sehat.
3. Bergosip Tentangmu
Bergosip tentangmu saat di belakangmu./ Foto: pexels.com/www.kaboompics.com
Siapa yang suka bergosip dan menjelek-jelekkan orang lain? Beauties, ingat ya, kepercayaan adalah fondasi dari setiap hubungan. Jika sahabat Beauties membocorkan rahasiamu atau membicarakan hal buruk tentangmu di belakangmu, itu menunjukkan bahwa mereka tidak bisa dipercaya.
Sulit untuk membangun kepercayaan dengan seseorang yang tidak memprioritaskan loyalitas atau kerahasiaan. Dan sahabat yang setia akan melindungi privasimu, bukan malah menyebarluaskannya.
4. Selalu Lelah Setelah Menghabiskan Waktu Bersama Sahabatmu
Lelah usai menghabiskan waktu dengan sahabatmu./ Foto: freepik.com/rawpixel-com
Dilansir dari Doclynn, kalau kamu selalu capek atau lelah setelah bertemu dengan sahabatmu, dinamika hubungan kalian mungkin tidak baik. Ini biasanya terjadi ketika ada ketidakseimbangan emosional. Misalnya, setiap kali bertemu, kamu selalu mendengarkan, menghibur, dan mendukung sahabatmu.
Tapi saat kamu berbagi, mereka malah teralihkan perhatiannya atau mengabaikanmu. Rasanya sakit bukan? Jika ini sering terjadi, hal itu membuat lelah dan membuatmu malas menghabiskan waktu bersama mereka.
5. Melanggar Batasan
Melanggar batasan./ Foto: pexels.com/Alena Darmel
Dilansir dari Ahealthier Michigan, menghormati batasan masing-masing adalah hal penting dalam setiap persahabatan yang sehat. Nah, misalnya, sahabatmu suka melanggar, tidak menghormati, atau mengabaikan batasan pribadimu, persahabatan tersebut menjadi tidak sehat dan toxic.
Jika sahabatmu marah ketika kamu mengatakan 'tidak,' memaksamu masuk ke situasi yang membuatmu tidak nyaman, atau mengabaikan batasanmu, itu adalah masalah serius yang nggak boleh kamu abaikan begitu saja.
Sahabat yang sehat akan menghargai pilihanmu, bahkan saat pilihanmu tidak sejalan dengan pilihan mereka.
6. Kamu Selalu Direndahkan
Kamu selalu direndahkan./ Foto: pexels.com/Liza Summer
Sahabat seharusnya selalu berusaha untuk saling menyemangati dan selalu mendukungmu. Jika sahabatmu sering memberikan kritik negatif, sakrasme, atau terus-menerus meremehkanmu, penting untuk mengatasi masalah tersebut dan jangan membiarkannya begitu saja. Sahabat harusnya selalu menjadi sumber positif, bukan negatif.
Jika Beauties sering dihina, kamu perlu memberi tahu mereka bahwa apa yang mereka lakukan itu menyakitkan dan tidak bisa diterima.
Beauties, kamu udah paham kan sama penjelasan di atas? Mengenali dan mengatasi tanda-tanda bahaya dalam persahabatan sangat penting untuk kesejahteraan mental dan fisikmu.
Meski tak ada namanya hubungan yang sempurna, sadar akan tanda bahaya dalam persahabatan membantumu membuat pilihan rasional tentang siapa yang kamu izinkan masuk ke dalam hidup dan perjalananmu.
Jika Beauties mendapati dirimu menghadapi tanda-tanda peringatan ini, luangkan waktu untuk berbicara secara terbuka dan jujur dengan sahabatmu tentang apa yang terjadi dan bagaimana perasaanmu.
---
Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!