6 Tips Menjaga Keuangan Tetap Aman "In This Economy" Bagi Generasi Muda

Gayuh Tri Pinjungwati | Beautynesia
Senin, 23 Mar 2026 17:00 WIB
6. Perkuat Literasi Keuangan
Perkuat Literasi Keuangan/Foto: Pexels.com/ Kaboompics.com

Kalimat "in this economy" sering kali terdengar menakutkan. Harga-harga naik, pendapatan tidak bertambah, dan masa depan terasa lebih tidak pasti.

Bagi generasi muda yang sedang membangun karier, mengelola rumah tangga, atau mengejar impian, situasi ini bisa menimbulkan kecemasan tersendiri. Tapi jangan panik. Dengan strategi yang tepat, keuangan tetap bisa dijaga agar tetap stabil, bahkan di tengah gejolak ekonomi. Yuk, simak beberapa tipsnya berikut ini.

1. Bedakan Kebutuhan dan Keinginan

Bedakan Kebutuhan dan Keinginan/Foto: Pexels.com/Yan Krukau

Ini adalah langkah awal yang paling mendasar. Saat resesi, penting untuk memperketat pengeluaran dengan cara membedakan mana yang benar-benar dibutuhkan dan mana yang hanya sekadar keinginan. Misalnya, langganan hiburan digital mungkin bisa dikurangi, sementara dana untuk kebutuhan pokok dan kesehatan tetap diprioritaskan. Belanja bijak bukan berarti pelit, tapi cerdas menentukan prioritas.

2. Bangun Dana Darurat

Bangun Dana Darurat/Foto: Pexels.com/ Tima Miroshnichenko

Jika belum punya dana darurat, sekarang adalah waktu yang tepat untuk mulai. Idealnya, dana ini cukup untuk menutupi kebutuhan selama 3-6 bulan. Tak perlu langsung besar, sisihkan sedikit demi sedikit dari penghasilan bulanan. Dana ini akan sangat membantu saat menghadapi kejadian tak terduga seperti pemutusan hubungan kerja, biaya kesehatan, atau kebutuhan mendesak lainnya.

3. Kurangi Utang Konsumtif

Kurangi Utang Konsumtif/Foto: Pexels.com/ Kurangi Utang Konsumtif

Cicilan tanpa rencana bisa jadi jebakan di masa sulit. Jika memungkinkan, hindari menambah utang baru, apalagi untuk keperluan konsumtif seperti gadget terbaru atau fashion musiman. Fokuslah melunasi utang lama, terutama yang berbunga tinggi. Keuangan yang sehat dimulai dari hidup sesuai kemampuan, bukan mengikuti gaya hidup orang lain.

4. Cari Sumber Penghasilan Tambahan

Cari Sumber Penghasilan Tambahan/Foto: Pexels.com/ Tima Miroshnichenko

Tak ada salahnya mencoba peluang baru untuk menambah pemasukan. Di era digital, banyak cara untuk mendapatkan penghasilan tambahan, mulai dari jualan online, freelance, hingga menjadi content creator. Pilih yang sesuai dengan minat dan kemampuan, lalu kelola waktunya agar tidak mengganggu pekerjaan utama.

5. Investasi Secara Cerdas

Investasi Secara Cerdas/Foto: Pexels.com/ Kaboompics.com

Jika kondisi keuangan cukup stabil, jangan takut berinvestasi. Pilih instrumen yang sesuai profil risiko, bisa mulai dari reksa dana, emas, atau tabungan berjangka. Namun ingat, pelajari dulu sebelum terjun. Jangan tergoda iming-iming cepat kaya yang justru berisiko tinggi.

6. Perkuat Literasi Keuangan

Perkuat Literasi Keuangan/Foto: Pexels.com/ Kaboompics.com

Resesi justru bisa jadi momen untuk belajar lebih dalam tentang cara mengelola uang. Baca buku, ikuti webinar, atau diskusi dengan teman yang paham soal finansial. Pengetahuan ini akan membuatmu lebih percaya diri dan tenang dalam mengambil keputusan keuangan.

Menghadapi resesi memang tak mudah, tapi bukan akhir dari segalanya. Dengan sikap tenang, kebiasaan bijak, dan niat untuk belajar, keuanganmu tetap bisa aman dan terkendali. Ingat, perempuan cerdas bukan hanya pandai mencari uang, tapi juga bijak dalam mengelolanya.

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(naq/naq)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE