7 Amalan Perempuan Haid di Bulan Ramadan untuk Datangkan Banyak Pahala

Belinda Safitri | Beautynesia
Kamis, 19 Feb 2026 10:30 WIB
2. Mengajarkan Ilmu kepada Orang Lain
Mengajarkan ilmu/ Foto: Freepik.com/tirachardz

Bulan Ramadan selalu identik dengan suasana ibadah yang lebih intens ya, Beauties. Namun, bagi perempuan yang sedang haid atau nifas, ada beberapa ibadah tertentu seperti puasa dan salat yang tidak dapat dilakukan untuk sementara waktu. Meski begitu, bukan berarti kesempatan beribadah ikut terhenti.

Dalam Islam, pintu kebaikan sangat luas dan tidak terbatas pada satu jenis amalan saja. Perempuan yang sedang haid tetap bisa mengisi Ramadan dengan berbagai aktivitas ibadah lain yang bernilai pahala. Melansir NU Online, berikut sejumlah amalan perempuan haid di bulan Ramadan! 

1. Menuntut Ilmu Agama

Menuntut ilmu agama/ Foto: Freepik.com/marymarkevich

Menuntut ilmu merupakan ibadah yang dianjurkan dalam Islam dan tidak terbatas oleh kondisi haid. Perempuan tetap bisa membaca buku-buku keislaman, mengikuti kajian, atau belajar melalui ceramah daring untuk memperdalam pemahaman agama.

Aktivitas ini memiliki nilai yang sangat tinggi, karena ilmu tidak hanya bermanfaat bagi diri sendiri, tetapi juga bagi orang lain. Dalam sebuah riwayat disebutkan, “Belajarlah ilmu, sesungguhnya belajar ilmu kerana Allah adalah suatu bentuk ketakwaan. Mencari ilmu adalah ibadah, menelaahnya adalah tasbih, dan mengkajinya adalah jihad.” (HR Ad-Dailami).

2. Mengajarkan Ilmu kepada Orang Lain

Mengajarkan ilmu/ Foto: Freepik.com/tirachardz

Selain menuntut ilmu, perempuan yang sedang haid juga bisa berbagi pengetahuan kepada orang lain. Mengajarkan ilmu, sekecil apa pun, termasuk bentuk kebaikan yang bernilai ibadah dan bisa dilakukan kapan saja.

Dalam riwayat yang disampaikan Muadz bin Jabal disebutkan, “Belajarlah ilmu pengetahuan, sebab sesungguhnya belajar merupakan kebaikan, mencarinya merupakan ibadah, menelaahnya merupakan tasbih, mengkajinya merupakan jihad, mengajarkannya kepada yang belum tahu merupakan sedekah dan menyerahkannya kepada ahlinya merupakan amal yang dapat mendekatkan kepada Allah." (As-Samarqandi, Tanbihul Ghafilin).

3. Memperbanyak Zikir

Memperbanyak zikir/ Foto: Freepik.com/rawpixel.com

Perempuan yang sedang haid tetap dianjurkan untuk memperbanyak zikir selama Ramadan. Zikir bisa Beauties lakukan kapan saja, baik setelah bangun tidur, saat beraktivitas, maupun sebelum beristirahat.

Bentuk zikir sangat beragam, seperti tasbih, tahmid, takbir, atau istigfar. Rasulullah saw. bersabda bahwa perumpamaan orang yang berzikir dengan yang tidak seperti orang hidup dan mati. Hal itu menunjukkan pentingnya amalan ini dalam menjaga kehidupan spiritual.

4. Memperbanyak Doa

Memperbanyak doa/ Foto: Freepik.com/wirestock

Doa merupakan inti dari ibadah dan bisa dilakukan oleh siapa saja, termasuk perempuan yang sedang haid. Tidak ada batasan bahasa atau waktu, sehingga doa bisa dipanjatkan kapan pun sesuai kebutuhan dan harapan.

Salah satu doa yang dianjurkan dibaca selama Ramadan, khususnya menjelang hari-hari terakhir puasa adalah:

اللهُمَّ ‌إِنَّكَ ‌عَفُوٌّ تُحِبُّ الْعَفْوَ، فَاعْفُ عَنِّي

Artinya, “Ya Allah, Engkau Maha Pengampun yang menyukai orang yang meminta ampunan, maka ampunilah aku.” 

Doa ini menunjukkan bahwa memohon ampunan tetap bisa dilakukan meski sedang tidak berpuasa.

5. Melakukan Kegiatan Sosial

Melakukan kegiatan sosial/ Foto: Freepik.com/freepik

Bulan Ramadan identik dengan semangat berbagi dan saling membantu. Perempuan yang sedang haid tetap bisa berpartisipasi dalam kegiatan sosial, seperti membantu persiapan berbuka di masjid, membersihkan lingkungan, atau membantu tetangga yang membutuhkan.

Aktivitas sederhana seperti ini memiliki nilai pahala karena termasuk perbuatan baik kepada sesama. Ramadan menjadi waktu yang tepat untuk memperbanyak amal sosial yang bermanfaat bagi orang lain.

6. Bersedekah

Bersedekah/ Foto: Freepik.com/freepik

Sedekah tidak memiliki batasan kondisi, sehingga perempuan yang sedang haid tetap bisa melakukannya. Bentuknya pun beragam, mulai dari memberikan uang, makanan, hingga bantuan lainnya sesuai kemampuan.

Dalam banyak riwayat disebutkan bahwa pahala sedekah bisa dilipatgandakan hingga ratusan kali. Di bulan Ramadan, keutamaan sedekah semakin besar karena dilakukan pada waktu yang penuh keberkahan.

7. Memberi Makan Orang Berbuka

Memberi makan orang berbuka/ Foto: Freepik.com/freepik

Amalan yang juga sangat dianjurkan di bulan Ramadan adalah memberi makan orang yang berpuasa. Perempuan yang sedang haid bisa ikut berpartisipasi dengan menyiapkan atau membagikan makanan berbuka. Amalan ini menjadi peluang besar untuk meraih pahala meski tidak sedang berpuasa.

Hal itu sesuai dengan sabda Nabi Muhammad saw., “Barangsiapa yang memberi makanan kepada orang untuk berbuka puasa, maka ia mendapatkan pahala sesuai orang yang berpuasa tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa sedikitpun.” (HR At-Tirmidzi). 

Beauties, itulah beberapa amalan perempuan haid di bulan Ramadan. Dengan memanfaatkan berbagai peluang kebaikan, bulan suci ini tetap bisa diisi dengan aktivitas yang bernilai pahala dan mendekatkan diri kepada Allah Swt.

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(ria/ria)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE