sign up SIGN UP

7 Perempuan Inspiratif dari Jepang, Salah Satunya Ada Marie Kondo!

Risqi Nurtyas Sri Wikanti | Beautynesia
Kamis, 22 Sep 2022 18:15 WIB
7 Perempuan Inspiratif dari Jepang, Salah Satunya Ada Marie Kondo!
caption

Di berbagai belahan dunia, ada sangat banyak perempuan inspiratif yang tindakan positifnya bisa ditiru oleh perempuan lainnya. Termasuk salah satu negara di Asia Timur yaitu Jepang, yang terkenal akan teknologinya yang berkembang dengan pesat.

Bukan hanya dalam bidang teknologi, para perempuan inspiratif dari Jepang juga ada yang bergelut dalam bidang lainnya. Contohnya adalah Marie Kondo yang berfokus dalam bidang tata ruang, dia adalah salah satu perempuan Jepang yang terkenal secara internasional.

Untuk tahu lebih jelas, berikut adalah tujuh perempuan inspiratif yang berasal dari Jepang, sebagaimana dikutip dari laman Culture Trip.

Toshiko Kishida

Toshiko Kishida/ Foto: twitter.com/@JapanCons_NY
Toshiko Kishida/ Foto: twitter.com/@JapanCons_NY

Lahir pada tahun 1863 dan meninggal dunia pada tahun 1901, Toshiko Kishida adalah seorang perempuan yang diklaim menjadi salah satu dari feminis pertama di Jepang. Pada masa pemerintahan Kaisar Meiji, dirinya berkeliling Jepang untuk menyuarakan hak-hak perempuan.

Periode yang dipimpin Kaisar Meiji adalah antara tahun 1868 hingga 1912. Akibat keberanian Toshiko Kishida dalam memperjuangkan hak-hak perempuan, dirinya bahkan beberapa kali sampai ditangkap oleh pihak berwenang. 

Salah satu kalimat Toshiko Kishida yang masih diingat oleh banyak orang sampai saat ini adalah, "Jika memang benar pria lebih baik daripada perempuan karena mereka lebih kuat, mengapa pegulat sumo kita tidak ada di pemerintahan?”

Ichiyo Higuchi

Ichiyo Higuchi / Foto: twitter.com/@Wikipatia
Ichiyo Higuchi / Foto: twitter.com/@Wikipatia

Ichiyo Higuchi lahir pada tahun 1872 dan meninggal dunia pada tahun 1896. Usianya baru 24 tahun ketika dia pergi dari dunia ini. Perempuan Jepang ini adalah seorang penulis terkenal di zamannya. Ichiyo Higuchi adalah nama penanya, nama aslinya adalah Natsuko Higuchi.

Karya-karya Ichiyo Higuchi membuatnya dikenal sebagai penulis perempuan pertama di era modern. Kisah yang ditulis berfokus pada penderitaan para perempuan dan kaum miskin, dengan gaya penulisan yang dipengaruhi oleh puisi klasik dan cepatnya perubahan sosial masyarakat di zaman modern.

Yayoi Kusama

Yayoi Kusama / Foto: twitter.com/@thecurrentart
Yayoi Kusama / Foto: twitter.com/@thecurrentart

Apakah kamu pernah mengunjungi Museum MACAN di Jakarta Barat? Di sana ada Infinity Mirrored Room yang merupakan seri instalasi karya dari Yayoi Kusama. Banyak orang yang berfoto dengan karya seni cantik dengan banyak bentuk polkadot tersebut.

Perempuan kelahiran 1929 ini sangat berpengaruh dalam dunia seni kontemporer sejak tahun 1960-an di New York. Akan tetapi, baru belakangan ini dia terkenal secara mainstream berkat karya seni instalasi dan patungnya yang unik terkenal di kalangan masyarakat awam.

Chiaki Mukai

Chiaki Mukai / Foto: twitter.com/@astro_benny_
Chiaki Mukai / Foto: twitter.com/@astro_benny_

Perempuan yang lahir tahun 1952 ini adalah seorang astronot JAXA (Japan Aerospace Exploration Agency) dan dokter ahli bedah kardiovaskular. Dia adalah perempuan Jepang pertama yang pergi ke luar angkasa di tahun 1994.

Dalam misi keduanya ke luar angkasa tahun 1998, Chiaki Mukai menjadi orang Jepang pertama yang berpartisipasi dalam dua penerbangan luar angkasa yang berbeda.

Kathy Matsui

Kathy Matsui / Foto: twitter.com/kathymatsui
Kathy Matsui / Foto: twitter.com/kathymatsui

Kathy Matsui adalah seorang perempuan yang lahir di Amerika Serikat pada tahun 1965. Orangtuanya adalah imigran yang berasal dari Nara, Jepang. Di usia yang ke-25 tahun, Kathy Matsui kembali ke Jepang untuk berkarier sebagai ahli strategi keuangan.

Dia disebut sebagai perempuan yang menciptakan istilah "womenomics" dari sebuah laporan yang ditulisnya pada tahun 1999. Perannya dalam dunia ekonomi adalah mempromosikan partisipasi perempuan Jepang dalam angkatan kerja. 

Kathy Matsui menyampaikan bahwa para perempuan Jepang membutuhkan dukungan untuk kembali bekerja setelah memiliki anak. Ini akan menutup kesenjangan antar gender dalam pekerjaan sambil mendorong ekonomi dan membantu mengatasi penurunan angka kelahiran di Jepang. Usulannya tersebut diterima dan dipromosikan oleh mantan Perdana Menteri Jepang, mendiang Shinzo Abe.

Renho Saito

Renho Saito / Foto: @FNFSEEAsia
Renho Saito / Foto: @FNFSEEAsia

Di setiap negara di dunia pasti ada partai oposisi. Di Jepang, ada seorang perempuan bernama Renho Saito yang bergelut dalam bidang politik. Dia pernah menjadi ketua dari Partai Demokrat Jepang yang merupakan partai oposisi dan bertahan sekitar satu tahun lamanya.

Dia menjadi perempuan pertama (yang juga seorang campuran Jepang-Taiwan) yang menjadi ketua partai dalam sejarah negara Jepang. Perempuan yang biasa disebut dengan nama depannya yaitu Renho ini dulunya adalah seorang jurnalis dan pembawa berita. 

Marie Kondo

Marie Kondo/ Foto: twitter.com/@MarieKondo
Marie Kondo/ Foto: twitter.com/@MarieKondo

Nama Marie Kondo mulai dikenal berkat serial Netflix yang dibintanginya berjudul Tidying Up with Marie Kondo ditonton orang-orang di seluruh dunia. Perempuan kelahiran tahun 1984 ini adalah seorang konsultan tata ruang yang sudah menerbitkan empat buku dengan topik yang dikuasainya.

Disebut sebagai “Perempuan Paling Rapi di Dunia”, Marie Kondo memiliki berbagai trik jitu dalam hal merapikan rumah. Nama metode merapikan rumah miliki Marie Kondo adalah KonMari. Beauties bisa mulai mencoba mengikuti trik-trik tersebut dengan membeli bukunya atau mengunjungi situs resminya.

***

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk, gabung ke komunitas pembaca Beautynesia, B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!

(naq/naq)

Our Sister Site

mommyasia.id