7 Tanda Mantan Ingin Balikan

Gayuh Tri Pinjungwati | Beautynesia
Jumat, 06 Feb 2026 19:30 WIB
7. Mengakui Kesalahannya
Mengakui Kesalahannya/Foto: Freepik.com/ Benzoix

Hampir semua perempuan pernah punya satu cerita tentang mantan kekasih. Entah itu kisah cinta pertama yang polos, hubungan panjang yang penuh rencana, atau cerita singkat yang meninggalkan bekas mendalam.

Mantan kekasih sering kali menjadi topik yang sensitif, kadang bikin senyum sendiri, kadang juga membuat hati terasa sedikit nyeri tanpa alasan jelas. Tapi pernahkah kamu mendengar kata mantan ingin balikan?

Tidak ada yang benar-benar siap saat mantan tiba-tiba muncul lagi. Bisa lewat chat singkat bertanya kabar, reaksi di Instagram Story, atau pesan panjang penuh nostalgia. Rasanya campur aduk, kaget, penasaran, senang, tapi juga waspada. Saat mantan ingin balikan, banyak dari kita berada di persimpangan yang sama, antara memberi kesempatan kedua atau justru menjaga jarak demi diri sendiri.

Di titik ini, wajar kalau kamu bertanya-tanya, apakah dia sekadar iseng atau sebenarnya ingin balikan? Supaya tidak salah menafsirkan, ada beberapa tanda umum yang sering muncul saat mantan masih menyimpan keinginan untuk kembali, seperti yang telah dilansir dari Pinkvilla berikut ini. 

1. Berusaha Berbagi Kabar

Berusaha Berbagi Kabar/Foto: Freepik.com/ Senivpetro

Mantan yang ingin balikan biasanya mencari alasan untuk tetap terhubung. Awalnya mungkin sederhana, seperti memberi tahu bahwa dia baru ganti pekerjaan, pindah rumah, atau sedang sibuk dengan proyek baru. Lama-lama, kabar yang dibagikan makin personal, perasaannya, kegagalannya, atau hal-hal yang membuatnya bangga. Tanpa disadari, kamu kembali menjadi orang pertama yang ingin ia ceritakan tentang hidupnya.

Berbagi kabar ini bukan hanya soal informasi, tapi tentang keterikatan emosional. Saat seseorang masih merasa dekat secara batin, ia cenderung ingin melibatkan orang tersebut dalam kesehariannya. Mantan yang ingin balikan sering berharap, lewat cerita-cerita ini, kedekatan lama bisa tumbuh kembali secara perlahan dan natural

 

2. Menunjukkan Kecemburuan Halus

Menunjukkan Kecemburuan Halus/Foto:Freepik.com/ Benzoix

Kecemburuan halus ini sering muncul saat kamu mulai bercerita tentang hidup barumu. Misalnya ketika kamu menyebut rekan kerja pria, teman baru, atau sekadar aktivitas yang melibatkan orang lain. Mantan mungkin tidak langsung marah, tapi responsnya berubah. Bisa berupa candaan yang sedikit menyindir, nada bicara yang dingin, atau komentar singkat yang terasa berbeda dari biasanya.

Tanda lainnya adalah saat dia terlihat terlalu penasaran dengan kehidupan pribadimu. Dia bertanya apakah kamu sedang dekat dengan seseorang, tapi dibungkus dengan nada santai. Pertanyaan ini mungkin terdengar wajar, tapi jika terlalu sering muncul, bisa jadi itu bentuk kecemburuan yang sedang ia tahan.

Mantan yang masih cemburu juga sering bereaksi terhadap media sosial. Ia mungkin tiba-tiba aktif melihat atau menanggapi unggahanmu, terutama jika kamu terlihat bahagia. Ada yang langsung memberi reaksi, ada pula yang justru diam tapi kemudian menghubungimu secara pribadi. Semua ini bisa menjadi cara tidak langsung untuk menunjukkan bahwa ia masih peduli, bahkan merasa terusik.

3. Berusaha Membuatmu Cemburu

Berusaha Membuatmu Cemburu/Foto: Freepik.com/ Lookstudio

Mantan yang ingin membuatmu cemburu biasanya tiba-tiba rajin membicarakan orang baru. Entah itu teman dekat lawan jenis, rekan kerja, atau seseorang yang katanya sedang dekat dengannya. Ceritanya sering terdengar berlebihan, seolah ingin menunjukkan bahwa hidupnya baik-baik saja, bahkan lebih seru tanpamu. Padahal, bisa jadi tujuan utamanya adalah melihat reaksimu.

Selain lewat cerita langsung, media sosial juga sering dijadikan alat. Ia mungkin mengunggah foto nongkrong berdua, story makan malam romantis, atau caption ambigu yang mudah disalahartikan. Jika sebelumnya ia jarang aktif, lalu mendadak sering pamer momen kebersamaan dengan orang lain, itu bisa menjadi sinyal bahwa ia ingin menarik perhatianmu.

4. Ingin Berteman Denganmu

Ingin Berteman Denganmu/Foto: Freepik.com/ Lifestylememory

Mantan yang benar-benar sudah selesai biasanya menjaga jarak yang sehat. Mereka sopan, tapi tidak terlalu terlibat dalam hidupmu. Berbeda dengan mantan yang ingin berteman karena masih punya rasa. Mereka cenderung ingin tetap hadir, tahu kabarmu, dan terlibat dalam keseharianmu. Berteman menjadi jalan aman untuk tetap dekat tanpa harus terlihat terlalu agresif.

Salah satu tandanya adalah frekuensi komunikasi yang cukup sering. Ia menghubungi kamu bukan hanya saat ada urusan penting, tapi juga untuk hal-hal sepele. Obrolannya pun terasa personal, bukan sekadar basa-basi ala teman jauh. Dari sini, batas antara teman dan mantan mulai terasa samar.

Selain itu, mantan yang ingin balikan lewat jalur pertemanan biasanya tetap menunjukkan perhatian emosional. Ia ingat hal-hal kecil tentangmu, peduli saat kamu sedang lelah, dan menjadi tempat curhat yang selalu tersedia. Perhatian seperti ini sering kali lebih dalam daripada perhatian teman biasa, karena masih dibumbui rasa memiliki.

5. Ingin Bertemu Denganmu

Ingin Bertemu Denganmu/Foto: Freepik.com/ Ijeab

Ajakan bertemu dari mantan sering dibungkus dengan alasan yang terdengar santai. Mulai dari “ngopi aja” hingga “makan sebentar.” Alasannya mungkin terlihat sederhana, tapi jika ajakan ini datang berulang kali dan terasa personal, besar kemungkinan dia ingin membangun kembali kedekatan emosional yang dulu pernah ada.

Mantan yang ingin balikan biasanya merasa komunikasi lewat chat saja tidak cukup. Ia ingin melihat ekspresimu, mendengar suaramu langsung, dan merasakan kembali chemistry yang dulu ada. Pertemuan tatap muka memberi ruang yang lebih besar untuk nostalgia, tawa kecil, dan percakapan mendalam yang sulit tercipta lewat layar ponsel.

6. Memantau Media Sosialmu

Memantau Media Sosialmu/Foto: Freepik.com/ Tirachard

Awalnya mungkin terasa biasa saja. Mantan selalu jadi orang pertama yang melihat story-mu, rutin menyukai unggahan, atau tiba-tiba muncul dengan reaksi kecil. Tapi jika ini terjadi terus-menerus, ada kemungkinan itu bukan sekadar kebetulan.

Mantan yang sudah benar-benar move on biasanya tidak terlalu peduli dengan aktivitas online mantannya. Sebaliknya, mantan yang masih punya rasa cenderung ingin tahu bagaimana hidupmu sekarang.

Memantau media sosial adalah cara aman untuk tetap dekat tanpa harus berkomunikasi langsung. Lewat unggahanmu, ia bisa menebak suasana hatimu, kesibukanmu, bahkan kondisi hubunganmu. Saat kamu terlihat bahagia, ia memperhatikan. Saat kamu terlihat sedang sendirian atau galau, ia mungkin merasa punya kesempatan.

7. Mengakui Kesalahannya

Mengakui Kesalahannya/Foto: Freepik.com/ Benzoix

Saat hubungan berakhir, tidak semua orang langsung menyadari di mana letak kesalahannya. Ada yang memilih menyalahkan keadaan, ada pula yang menutup mata demi menjaga ego. Namun, ketika seorang mantan benar-benar ingin balikan, salah satu tanda paling kuat yang sering muncul adalah keberaniannya mengakui kesalahan di masa lalu.

Pengakuan ini biasanya datang tanpa paksaan. Ia tidak lagi defensif atau sibuk membenarkan diri. Mantan yang ingin kembali cenderung berbicara lebih jujur dan terbuka tentang sikapnya dulu, mulai dari kurangnya komunikasi, emosi yang tidak stabil, hingga keputusan yang menyakitkan. Nada bicaranya pun berbeda, lebih tenang dan reflektif, bukan menyudutkan.

Pada akhirnya, mantan ingin balikan atau tidak, keputusan tetap ada di tanganmu. Kamu berhak memilih hubungan yang datang dengan kejelasan, usaha nyata, dan rasa aman. Karena cinta yang sehat tidak membuatmu bertanya-tanya terus, melainkan membuatmu merasa yakin dan dihargai.

***

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk, gabung ke komunitas pembaca Beautynesia, B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!

(naq/naq)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE