8 Cara Membangun Empati agar Lebih Peka dengan Sekitar

Gayuh Tri Pinjungwati | Beautynesia
Sabtu, 10 Jan 2026 19:30 WIB
1. Mulai Mendengarkan dengan Hati
Mulai Mendengarkan dengan Hati/Foto: Pexels.com/Ivan Samkov

Beauties, dalam kehidupan sehari-hari, memiliki empati bisa jadi kunci untuk hubungan yang lebih baik, baik dengan keluarga, teman, maupun rekan kerja. Empati bukan hanya soal memahami apa yang orang lain rasakan, tetapi juga tentang bagaimana kita merespons perasaan mereka dengan penuh perhatian.

Melansir dari Calm, membangun empati itu memang tidak instan, tetapi dengan langkah-langkah tertentu, kamu bisa jadi lebih peka dan mendalam dalam berinteraksi dengan orang sekitar. Yuk, simak cara yang bisa membantu kamu membangun empati dalam hidup agar lebih peka dengan sekitarmu.

1. Mulai Mendengarkan dengan Hati

Mulai Mendengarkan dengan Hati/Foto: Pexels.com/Ivan Samkov

Terkadang, saat seseorang berbicara kepada kita, kita sudah terlalu sibuk memikirkan tanggapan atau respons yang akan kita berikan, bukan? Nah, mulai sekarang, coba, deh, fokuskan perhatianmu sepenuhnya pada orang yang sedang berbicara.

Jangan terburu-buru memberikan nasihat atau solusi. Cukup dengarkan dengan sepenuh hati, dan biarkan mereka merasakan bahwa kamu benar-benar peduli. Dengan mendengarkan dengan aktif, kamu bisa lebih peka terhadap emosi dan kebutuhan orang lain.

2. Cobalah untuk Menempatkan Dirimu pada Posisi Mereka

Cobalah untuk Menempatkan Dirimu pada Posisi Mereka/Foto: Pexels.com/ Chuot Anhls

Supaya kamu lebih memahami perasaan orang lain, penting untuk bisa melihat situasi dari sudut pandang mereka. Cobalah untuk berpikir, "Jika aku berada di posisi mereka, bagaimana aku akan merasa?"

Dengan memposisikan dirimu dalam situasi orang lain, kamu akan lebih mudah meresapi emosi mereka dan memberikan respon yang lebih empatik. Bahkan, hal sederhana seperti memahami rasa takut, cemas, atau bahagia yang mereka rasakan bisa mempererat hubunganmu dengan mereka.

3. Pahami Bahwa Setiap Orang Memiliki Cerita yang Berbeda

Pahami Bahwa Setiap Orang Memiliki Cerita yang Berbeda/Foto: Pexels.com/Monstera Production

Terkadang kita sulit memahami perasaan orang lain karena kita melihat dunia dengan cara kita sendiri. Namun, setiap orang memiliki pengalaman hidup dan latar belakang yang berbeda, yang membentuk cara mereka merespon situasi.

Cobalah untuk menghargai perbedaan ini dan jangan terburu-buru menilai atau menghakimi. Dengan memahami bahwa setiap orang membawa cerita unik, kamu bisa lebih terbuka dalam menghadapi berbagai perasaan orang di sekitarmu.

4. Ajukan Pertanyaan yang Tepat

Ajukan Pertanyaan yang Tepat/Foto: Pexels.com/Sam Lion

Ketika kamu ingin lebih memahami perasaan seseorang, cobalah untuk bertanya dengan cara yang tidak menghakimi. Hindari pertanyaan yang terkesan memaksa, seperti “Kenapa sih kamu seperti itu?”

Sebaliknya, coba ajukan pertanyaan yang membuka ruang untuk mereka berbicara lebih banyak, misalnya, "Apa yang membuat kamu merasa seperti itu?" atau "Boleh cerita lebih lanjut tentang apa yang terjadi?" Pertanyaan yang terbuka bisa membantu orang merasa lebih dihargai dan diterima.

5. Perhatikan Bahasa Tubuh

Perhatikan Bahasa Tubuh/Foto: Pexels.com/Liza Summer

Sering kali, kata-kata tidak sepenuhnya mencerminkan perasaan seseorang. Oleh karena itu, memperhatikan bahasa tubuh bisa sangat membantu.

Ekspresi wajah, gerakan tangan, dan postur tubuh sering kali memberikan petunjuk penting tentang bagaimana seseorang benar-benar merasa. Jadi, perhatikan hal-hal ini dengan seksama agar kamu bisa lebih peka terhadap perasaan orang lain, meski mereka tidak mengungkapkannya secara verbal.

6. Praktikkan Kesabaran

Praktikkan Kesabaran /Foto: Pexels.com/Edmond Dantès

Empati memerlukan waktu dan kesabaran. Terkadang, kamu mungkin tidak bisa langsung memahami perasaan seseorang atau memberikan solusi yang tepat. Namun, menunjukkan bahwa kamu ada untuk mereka dan bersedia mendengarkan dengan penuh kesabaran bisa sangat berarti. Dengan memberi ruang bagi orang lain untuk mengekspresikan dirinya, kamu sudah membantu mereka merasa lebih dihargai.

7. Berlatih dengan Diri Sendiri

Berlatih dengan Diri Sendiri/Foto: Pexels.com/Rio Kuncoro

Membangun empati tidak hanya soal bagaimana kita berinteraksi dengan orang lain, tetapi juga tentang bagaimana kita berhubungan dengan diri sendiri. Cobalah untuk lebih peka terhadap perasaan dan kebutuhanmu sendiri. Dengan memahami diri sendiri, kamu akan lebih mudah merasakan dan memahami perasaan orang lain. Ingat, empati dimulai dari diri kita sendiri!

8. Jangan Lupa Memberikan Dukungan

Jangan Lupa Memberikan Dukungan/Foto: Pexels.com/Charlotte May

Terkadang, yang dibutuhkan oleh orang lain bukanlah nasihat, tetapi dukungan emosional. Memberikan pelukan, kata-kata penyemangat, atau hanya sekedar duduk bersama mereka bisa sangat membantu. Tindakan kecil ini menunjukkan bahwa kamu peduli dan siap untuk berada di sisi mereka, meskipun dalam situasi sulit sekalipun.

Beauties, membangun empati memang membutuhkan waktu dan usaha, tetapi ini adalah investasi yang sangat berharga dalam hubungan kita. Dengan lebih peka terhadap perasaan orang di sekitar, kita tidak hanya bisa mempererat hubungan, tetapi juga menciptakan lingkungan yang lebih suportif dan penuh kasih.

Jadi, yuk, mulai praktikkan langkah-langkah ini dan jadilah lebih peka terhadap perasaan orang lain. Sebagai perempuan, kita bisa saling menguatkan dengan membangun empati, bukan?

***

Ingin jadi salah satu pembaca yang dapat ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk, gabung ke komunitas pembaca Beautynesia, B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!

 

(naq/naq)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE