8 Tempat Mustajab untuk Berdoa di Tanah Suci, Jemaah Haji Wajib Tahu!

Natasha Riyandani | Beautynesia
Kamis, 14 May 2026 15:30 WIB
5. Hijir Ismail
Hijir Ismail/ Foto: Unsplash.com/Haidan

Melaksanakan ibadah haji merupakan impian bagi setiap umat Muslim di dunia. Bukan sekadar memenuhi rukun Islam yang kelima, tetapi menjadi momen spiritual untuk berdoa dan mendekatkan diri kepada Allah.

Meskipun, berdoa dapat dilakukan di mana pun dan kapan pun. Namun, terdapat beberapa tempat di Tanah Suci yang diyakini sebagai tempat mustajab untuk berdoa, sehingga banyak jemaah haji yang memanfaatkan momen ini untuk memanjatkan doa dan memohon ampunan.

Dengan mengetahui tempat-tempat mustajab ini, diharapkan dapat membantu jemaah haji memaksimalkan perjalanan spiritual saat berada di Tanah Suci. Melansir dari detikJatim, berikut daftar lengkapnya. Simak!

1. Padang Arafah

Padang Arafah/ Foto: Unsplash.com/ekrem osmanoglu

Padang Arafah merupakan tempat di mana puncak dari ibadah haji dilaksanakan. Di tempat inilah jutaan umat Islam berkumpul untuk melaksanakan salah satu rukun haji, yaitu wukuf. 

Rasulullah SAW menyebutkan bahwa sebaik-baiknya doa adalah berdoa pada hari Arafah (9 Dzulhijjah), menjadikannya puncak spiritual untuk berdoa dan memohon ampunan kepada Allah Swt. Dengan waktu mustajabnya sejak terbit matahari hingga terbenam matahari.

Tidak ada area khusus untuk berdoa karena seluruh areanya adalah tempat mustajab, termasuk area sekitar Jabal Rahmah (Bukit Kasih Sayang) dan Masjid Namirah.

2. Muzdalifah dan Mina

Mabit di Muzdalifah/ Foto: Flickr.com/Al Jazeera English

Selain Arafah, Muzdalifah dan Mina juga termasuk tempat krusial dalam rangkaian ibadah haji. Di tempat ini para jemaah dianjurkan untuk memaksimalkan ibadah karena diyakini sebagai tempat yang mustajab.

Muzdalifah, yang digunakan untuk mabit (bermalam) setelah wukuf di Arafah, kerap dimanfaatkan sebagai lokasi berdoa, berzikir, dan beristighfar, terutama pada malam hari (malam 10 Dzulhijjah). Di tempat ini juga, jemaah akan mengumpulkan kerikil untuk digunakan melempar jumrah.

Sementara di Mina, lokasi ini digunakan untuk menginap pada malam-malam Tasyrik (11, 12, 13 Dzulhijjah). Jemaah biasanya memanfaatkan waktu ini untuk memperbanyak doa dan zikir setelah melakukan lempar jumrah.

3. Area Jamarat

Jamarat/ Foto: Flickr.com/Al Jazeera English

Jamarat merupakan tempat melempar jumrah di Mina, yang terdiri dari tiga pilar (Ula, Wusta, dan Aqabah). Tempat ini termasuk salah satu yang mustajab selama ibadah haji, sehingga para jemaah dianjurkan untuk memanjatkan doa setelah melempar jumrah.

Menurut sejarah, ketiga pilar tersebut dulunya digunakan oleh Nabi Ibrahim untuk melempar setan yang menggodanya agar tidak mengorbankan putranya, Nabi Ismail. Sebab itulah, area ini disebut melambangkan penolakan terhadap godaan setan dan perlawanan hawa nafsu.

4. Multazam

Multazam/ Foto: Flickr.com/Umar Shahzad

Kawasan yang terdapat di sekitar Masjidil Haram merupakan tempat yang istimewa, di mana segala doa yang dipanjatkan mustahil untuk ditolak. Salah satunya adalah Multazam.

Area yang terletak di antara Hajar Aswad dan pintu Ka’bah itu dianggap sebagai tempat berdoa paling mustajab, menjadikannya titik paling dicari jemaah untuk memohon ampunan dan melangitkan hajat.

Multazam dianggap mulia karena merupakan tempat Rasulullah SAW pernah berdoa. Jemaah pun disunnahkan menempelkan dada, pipi, dan kedua telapak tangan di dinding Ka’bah sambil memanjatkan doa.

5. Hijir Ismail

Hijir Ismail/ Foto: Unsplash.com/Haidan

Hijir Ismail terletak di sebelah utara Ka’bah, bentuknya setengah lingkaran. Banyak ulama meyakini tempat ini sebagai lokasi khusus, yang masih termasuk bagian dari bangunan Ka’bah, sehingga salat dan memohon ampunan di dalamnya dinilai sangat mustajab.

Dikutip dari detikHikmah, Hijir Ismail dibangun Nabi Ibrahim AS sebagai tempat berteduh sewaktu membangun Ka’bah. Kemudian, menjadi area tempat tinggal dan makan Nabi Ismail dan Ibunda Hajar.

6. Maqam Nabi Ibrahim

Maqam Nabi Ibrahim/ Foto: Saudi Press Agency

Meskipun bernama “Maqam Ibrahim”, tempat ini bukanlah makam sungguhan. Melainkan, sebongkah batu bekas pijakan kaki Nabi Ibrahim AS saat membangun Ka’bah.

Menurut sejarah, di atas batu ini Nabi Ibrahim berdiri dan meletakkan batu pertama pembangunan Ka’bah bersama Ismail. Letaknya pun berdekatan dengan Ka’bah.

Para sejarawan menyebutkan, pada awalnya jejak kaki Nabi Ibrahim berada di dalam Ka’bah. Namun, beliau memindahkannya beberapa meter di samping Ka’bah pada zaman Nabi Muhammad SAW.

Peletakkan Maqam Ibrahim dilindungi dengan rumah kaca berwarna emas. Tempat itu pun diyakini sebagai salah satu lokasi mustajab untuk memanjatkan doa kepada Allah Swt.

7. Bukit Shafa dan Marwah

Masjidil Haram di Makkah, Arab Saudi (Haris/detikcom)

Foto: Masjidil Haram di Makkah, Arab Saudi (Haris/detikcom)

Salah satu rangkaian dalam ibadah haji dan umrah adalah Sa’i. Jemaah akan berlari-lari kecil di antara bukit Shafa dan Marwah sebanyak tujuh putaran. Bukit ini merupakan saksi perjuangan Siti Hajar ketika mencari air untuk Nabi Ismail.

Berdoa di puncak kedua bukit ini, terutama saat memulai dan mengakhiri rangkaian Sa’i, diyakini sebagai tempat mustajab untuk memanjatkan doa dan mustahil ditolak karena merupakan bagian dari syiar Allah.

8. Raudhah

Raudhah/ Foto: Flickr.com/Batuta Travel

Mengunjungi Raudhah menjadi salah satu puncak emosional bagi jemaah haji saat berada di Madinah. Raudhah disebut sebagai tempat paling mustajab untuk berdoa di dalam Masjid Nabawi.

Tempat ini dikenal sebagai “Taman Surga”, area antara makam Rasulullah SAW dan mimbarnya diyakini sebagai tempat di mana doa dikabulkan dan ibadah di dalamnya membawa berkah besar.

Raudhah ditandai dengan karpet berwarna hijau, membedakannya dari bagian masjid lainnya. Namun karena areanya sangat terbatas dan selalu ramai, akses masuknya memerlukan izin atau antre dahulu.

Saat berada di Raudhah, jemaah dianjurkan melakukan salah sunnah, memperbanyak zikir, dan berdoa dengan khusyuk.

Nah, itulah beberapa tempat mustajab untuk berdoa saat ibadah haji. Meskipun berdoa dapat dilakukan di mana saja, tetapi berdoa di tempat-tempat yang diyakini mustajab bisa menjadi salah satu mudah dikabulkannya doa oleh Allah Swt.

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(ria/ria)

RELATED ARTICLE